
******
Seorang pria menatap layar dilaptopnya yang tersusun rapi foto Safitri, dipeganngya dagunya & dielusnya lembut, Biru tak menyangka pertemuan singkatnya dengan Safitri membuatnya tak bisa melupakan Safitri, sudah satu bulan setelah pernikahan Safitri dengan Bripka Abimana tapi ia tak kunjung bisa melupakan polwan cantik ini, terlebih saat satu bulan sebelum pernikahannya dengan Bripka Abimana sebuah insiden yang tak pernah ia lupakan membuatnya sangat khawatir mengetahui Safitri disekap oleh Levin, dia tak menyangka sahabatnya Levin bisa senekat itu lantaran pernyataan cintanya ditolak Safitri, sebelumnya Levin memang tidak pernah ditolak wanita manapun terlebih karena ia seorang pria yang berwajah lumayan serta seorang pengusaha tambang batu bara, Levin bahkan kadang bisa sangat kesal jika melihat Safitri bersama Abimana saat tak sengaja bertemu, ia juga menyukai Safitri tapi ia tak seperti Levin obsesinya membuat Safitri menjadi trauma selama beberapa hari.
Bagi Biru cinta itu tidak harus memiliki meskipun melihat orang yang dicinta bahagia dengan orang lain memang menyakitkan tapi setidaknya ia tak memaksakan cinta karena kemauannya, dihembuskannya nafas kasar dari hidungnya lalu ditutupnya laptopnya. Memikirkan wanita yang telah menjadi istri orang lain baginya sungguh sangat tidak berfaedah ia tidak ingin menjadi pebinor ia lalu melangkahkan kakinya keluar dari ruangannya, saat ini ia berada dipabrik triplek miliknya, dilihatnya para karyawan sedang sibuk bekerja ia melalui para karyawan kakinya terus melangkah menuju keluar pabrik, setelah sampai diluar ia menuju arah parkiran & segera melaju jauh dari pabrik dengan mengendarai mobilnya, dilihatnya jam ditangannya menunjukan pukul 11.00siang ia akan menemui kliennya disebuah kafe ternama di kota xxx, tanpa menunggu waktu lama ia telah sampai di kafe 12 dilihatnya dari kejauhan disebuah meja dua orang kliennya telah duduk menunggunya di sana, ia melangkahkan kakinya berjalan menuju kearah dua pria yang entah sejak kapan telah menunggunya disini.
" hemmmm,....maaf gue terlambat ya " (kata Biru)
" oohhh.....engga bro,...gimana nih sehat? " (kata salah satu pria)
" bukan main bapak pengusaha satu ini, makin keren aja lo bro " (kata pria lainnya)
Dua orang kliennya ini kebetulan adalah teman dekatnya yaitu Esa & Aldi, mereka bertiga dulunya adalah teman saat berada di perguruan tinggi berada di jurusan yang sama membuat mereka akrab satu sama lain, dua temannya ini telah berkeluarga, etsa memiliki satu anak sedang Aldi baru dua bulan menikah.
" jadi gimana ni bro rencana kita buka tambang diblok satu? " (kata Aldi)
" semua sudah kita perhitungkan sebelumnya kan? " (kata Esa)
__ADS_1
" jadi lah bro, warga sekitar juga sudah setuju " (kata Biru)
Saat berbincang-bincang dengan kedua kliennya ini ia melihat beberapa grombolan polisi muda masuk kedalam kafe & duduk tidak jauh dari tempat duduknya, betapa terkejutnya ia dilihatnya ada Safitri didalam rombongan polisi muda tersebut, dipandangnya Safitri yang memperhatikan polisi lainnya sambil tersenyum, saat ini Safitri tak memperhatikan adanya dirinya dimeja lain, ada yang aneh karena diantara rombongan polisi itu tidak ada suami Safitri.
"kemana suami Safitri yang posesif itu " (gumamnya dalam hati)
" biasanya suaminya itu bakal ngekori kemana Safitri pergi selama 24jam, bahkan mungkin ketoilet dia juga pasti bakal ikut, gue yakin " (gumamnya lagi dalam hati)
" ehemmmmm,....bro lo gak dengerin kita ngomong ya? " (kata Esa)
" eh...apa....maaf " (kata Biru)
" liat apa sih lo? " (kata Aldi menoleh), " oh pasti lo liat dua polwan itu ya?, eh tunggu polwan Cantik tuh yang satunya " (kata Aldi lagi)
" eh itu kan Polwan Cantik yang viral itu ya " (kata Esa)
" iya namanya Safitri, sayang aja sudah merid, lakinya galak lagi " (kata Biru)
" lah lo kenal bro? " (kata Esa)
" hemmm,...gue kenal tiga bulan lalu, dua bulan sebelum dia kawin & satu bulan lalu dia kawin " (kata Biru)
__ADS_1
" jangan-jangan lo cinta bertepuk sebelah tangan ya bro? " (kata Aldi)
" hahahahha,begitulah " (kata Biru)
" wah....serius lo,...gak nyangka gue, ada juga cwe gak mau sama lo " (kata Esa)
" eh gue belum ngomong sama dia kalo gue suka sama dia, tapi gue yang mundur alon-alon gak mau jadi pebinor gue " (kata Biru)
" weiiiisssss,....kaya lagu tuh mundur alon-alon " (kata Aldi)
" salut gue sama lo bro,...gila tuh Polwan emang Cantik banget, gue aja baru ketemu bisa naksir " (kata Esa)
" inget lo bro,...punya bini " (kata Biru)
Mereka bertiga tertawa bersama saat itu Safitri melihat kearahnya lalu tersenyum memanggutkan kepalanya menegur, ia juga membalas senyum Safitri sambil memanggutkan kepalanya.
" wah...gila manis banget senyumnya " (kata Aldi)
" lo bisa aja move on bro dari Polwan Cantik itu " (kata Esa)
" namanya Safitri, kalian mah Polwan Cantik mulu, emang kalo gue gak bisa move on gue harus ngapain, harus jadi pebinor gitu, ogah gue " (kata Biru)
__ADS_1
Mereka pun tertawa bersama-sama lagi, kesepakatan mereka untuk menjalin kerjasama membuka lahan batubara disebuah desa telah diputuskan beberapa bulan lagi mereka akan memulai proyek ini.