Polwan Cantik

Polwan Cantik
#61


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 12.00 siang, safitri bersama sahabatnya masih berada dirumahnya, kini mereka bertiga sedang ngerujak bersama ibu didapur, ibu membuatkan bakwan jagung & sirup rasa pandan untuk mereka.


" duh ibu memang terbaik deh, gak dianggurin kita disini dibikinin bakwan " (kata Ega)


" emmmm, enak banget lo bu bakwannya " (kata Risya)


" ayo dimakan ini masih banyak lo adonannya nak " (kata ibu)


" iya bu " (kata Ega)


" lo gak makan Fit " (kata Risya)


" gue masih kenyang makan rujak kita " (kata Safitri)


" nak abi gak kesini nduk? " (kata ibu)


" gak tau bu, sibuk kayanya bang Abi " (kata Safitri)


" memang gak ada ngabarin lo beb? " (kata Ega)


" hp gue mati beb, lo kaya gak tau gue aja, " (kata Safitri)


" percuma lo punya hp beb, punya hp dianggurin " (kata Risya)


" hahahahaha, tapi syukurnya kalo dihubungi buat diminta tolong cepet dia ya beb " (kata Ega)


" Safitri memang jarang megang hpnya nak, pokonya semenjak dia ikut tes polwan keterima sampe sekarang " (kata ibu)


" apalagi semenjak masuk asrama SPN gak pernah megang hp, jadi kebiasaan deh, hihihi " (kata Safitri)


" kalau gue gak bisa hidup tanpa hp " (kata Ega)


" ih lebay lo beb, lo dulu juga keluar lahir dari dalam perut hidup gak bareng hp " (kata Risya)


" kalau gue bareng hp bisa jadi viral emak gue, ngelahirin bayi kembar hp " (kata Ega)


Tidak lama kemudian suara adzan berkumandang, mereka segera melaksanakan ibadah sholat dzhuhur.


" ayo sholat dulu sana " (kata ibu)


" iya bu " (kata mereka bersama)

__ADS_1


Merekapun segera berwudhu & melaksanakan ibadah sholat dzuhur. Safitri & dua sahabatnya sholat secara bergantian sedang ibu sholat dikamarnya sendiri, dua sahabat Safitri sudah selasai sholat & keluar kamar menuju dapur melanjutkan makan yang sempat tertunda karena harus menunaikan sholat, sedang Safitri masih menunaikan ibadah sholatnya, didapur sudah ada ibu yang melanjutkan menggoreng adonan bakwan yang sisa sedikit. Suara mobil terdengar berhenti didepan pekarangan rumah, ibu Safitri menyuruh Ega untuk melihat siapa yang datang bertamu.


" nak Ega tolong dilihat siapa yang bertamu nak, nanti kalo ibu tinggal ini bisa gosong " (kata ibu)


" oh iya bu " (kata Ega)


Sahabat Safitri Ega menuju pintu depan yang sudah diketuk, ia segera membukakan pintu, ternyata Bripka Abimana yang datang bertamu.


" assalamualaikum " (kata Abimana)


" wa'allaikumsalam, eh bang Abimana, masuk bang, Safitri masih sholat dikamar " (kata Ega)


" iya, oh dia masih sholat " (kata Abimana)


" iya bang dikamarnya "(kata Ega)


" hmmm " (kata Abimana)


" kalau gitu Ega tinggal kedapur ya bang " (kata Ega)


" iya " (kata Abimana)


#* Bripka Abimana Prasetiya


" baru selesai sholat sayang? " (kata Abimana yang baru masuk)


" eeeh, iya bang, bang Abi gak kerja?, jam istirahat kan sudah habis " (kata Safitri)


" bang Abi sudah izin sayang " (kata Abimana sambil tersenyu & duduk diujung ranjang)


" kok izin Mulu sih, sudah sholat belum? " (kata Safitri)


" bang Abi tadi sholat dijalan sayang mampir dimasjid, besokkan adek sudah berangkat jadi bang Abi izin " (kata Abimana)


" yuk keluar bang, kita kedapur ngadem disana sambil makan bakwan buatan ibu sama rujak " (kata Safitri)


" yo sayang " (kata abimana menggandeng Safitri)


Mereka berdua segera menuju kedapur, Bripka Abimana terus memandang kearah kekasihnya saat berjalan menuju dapur, sesekali ia cium puncak kepala kekasihnya. Saat mereka sudah sampai didapur ibu tersenyum pada Bripka Abimana, dia sudah sangat akrab dengan ibu Safitri.


" bang minum dulu " (kata Safitri memberikan gelas berisi es sirup)

__ADS_1


" makasi sayang, tau aja bang Abi haus banget " (kata Abimana sambil tersenyum)


" nak Abi ayo dimakan bakwan buatan ibu " (kata ibu)


" iya bu " (kata Abimana)


" bang Abimana kalau ngomong irit banget ya, tapi kalau ngomong sama Fitri boros banget loh ,hahahaha " (kata Ega)


" husssttttt, mau pecah kepala lo beb didorrr " (kata Risya sambil menyikut Ega & melotot)


" hahahahahaha " (Safitri hanya tertawa mendengar dua sahabatnya)


" hemmmmmm " (kata Abimana sambil memencet hidung kekasihnya)


" apa sih bang, sakit tau " (kata Safitri)


" kamu kenapa ketawa sayang, kan bang Abi dikatain malah diketawain " (kata Abimana)


" ya habis Ega sama Risya lucu, bang Abi tuh juga, maknanya kalau ngomong sama orang lain jangan keiritan " (kata Safitri)


" sudah Nduk, kamu ngetawain nak Abi terus ,nanti dia pulang loh " (kata ibu)


" ditinggal pulang mewek lo " (kata Ega)


"emang bang Abi mau ngambek pulang? " (kata Safitri kepada Abimana)


" gak tuh sayang, bang Abi kan baru dateng " (kata Abimana)


" kira beneran mau ngambek pulang bang " (kata Safitri)


" mana bisa abang marah sama kamu sayang " (kata Abimana)


" ehem, ehem, serasa deh dunia milik berdua, yang lain mah cuman numpang lewat " (kata Ega)


" sirik aja lo beb, lo pang kalau lagi sama Ariel kita disamping lo gak lagi kaya obat nyamuk deh, kalau obat nyamuk kan masih diliat bentuknya ini gue sama Safitri sama kaya angin " (kata Risya)


" hahahahaha, lebay lo beb " (kata Ega)


" hi lo mah, kalau sudah berdua Ariel gak liat-liat gak kasian sama jiwa-jiwa jomblo kita, yakan beb "(kata Risya)


" ehem, " (Abimana merasakan gatal ditenggorakannya)

__ADS_1


" eh lupa gue kalau bebeb gue yang satu sudah gak jomblo lagi " (kata Risya sambil menggaruk kepalanya).


__ADS_2