
2 bulan kemudian
Safitri & semua calon Bintara Polwan hidup dengan gaya baru selama dua bulan disini, terbagi dalam peleton-peleton, tidur di barak, bangun pukul 03.30 setiap hari, menanggung setiap kesalahan bersama, makan dengan cepat, melipat pakaian dan selimut dengan ukuran yang sama setiap orang, tak menggunakan ponsel, tak berkomunikasi dengan keluarga, dan tak boleh keluar dari gerbang SPN selangkah pun.
Sebanyak 335 calon Polwan itu berasal dari 18 Kepolisian Daerah dari seluruh Indonesia. Pernah suatu ketika mereka jalan berjongkok bersama karena menanggung kesalahan salah satu calon bintara polwan yang tak benar melipat pakaian pasalnya labih satu senti dari yang lainnya, bukan hanya sekali bahkan calon bintara polwan lain juga mulai melakukan kesalahan yang sama & kesalahan lainnya membuat mereka semua menerima hukuman bersama-sama, tak hanya itu mereka kerap bangun dengan terburu-buru bahkan mereka dibangunkan dengan cara yang tak biasa.
Tetapi setelah dua bulan berlalu Safitri & semua calon bintara polwan mulai terbiasa & mulai tidak melakukan kesalahan-kesalahan lagi. Selama dua bulan terakhir Safitri sangat akrab dengan Bripda Alin yang ia panggil ka, pasalnya ia selalu perhatian dengannya, tidak hanya itu Safitri juga dua bulan terahir ini mulai akrab dengan Dito lagi, tak jarang teman-teman dekat Safitri selalu memberitahunya bahwa sepertinya Bripda Randi menyukainya tetapi dirinya selalu enggan berkomentar & tak memperdulikan karena selama berada di SPN dirinya hanya menganggap Dito sebagai teman sekaligus instruktur di asrama itu saja tidak lebih.
Dua bulan sudah berlalu kini sebentar lagi agenda IBL akan diberikan kepada calon bintara polwan, mereka boleh keluar dari SPN atau pulang ke rumah masing-masing selama 6hari & setelah itu mereka harus kembali untuk mendapatkan pelajaran selanjutnya.
" akhirnya, ah mak, i am come back " (kata Fira)
" hiihhh, berisiknya lo, belum juga ada agendanya udah bilang come back " (kata Naya)
" sebentar lagi kita pisah 6hari terus kita ketemu lagi "(kata Adila)
" heemm, setelah kita balik kesini lanjut pendidikan 4setengah bulan lagi " (kata Safitri)
__ADS_1
" semangat banget Safitri, ciye,....yang mau ketemu pak komandan, hahahaha " (kata Widia)
" ciye " (mereka berempat bersama-sama menggoda Safitri)
" mulai deh, mulai " (Safitri sambil tersenyum)
" lo itu cantik manis baik pula, lengkap banget si lo, wajar lo jadi rebutan bang Randi sama bang Sofyan " (kata Naya berbicara kepada Safitri)
" iya dia kan calon bintara polwan tercantik " (kata Fira)
" stop ya, stop, makin jadi deh kalian, ni kepala bentar lagi meletus loh, muji-muji ya bikin gue GR, nanti kalau sudah terbang tinggi jatuhin aja gue ke tong sampah, hahaha " (kata Safitri sambil tertawa)
" kalian tuh percuma bilang kaya gitu, nih anak kalo dikasih tau mana pernah percaya kalo dia cantik, gue pikir ga pernah ngaca memang dia, kalo gak ya mungkin dirumahnya gak ada kaca, biasanya ni ya kata-kata yang gue omongin ni buat orang yang sok cantik tapi malah terbalik gue omongin ke orang cantik biar dirinya sadar " (kata Widia panjang lebar sambil menggelengkan kepala)
" hahaha, bener loh kata-kata lo itu biasanya buat orang yang sok cantik tapi ini malah kebalik " (kata Adila)
" nih gue baru ceritain yah pengalaman gue jalan sama si Narto pas berangkat bareng waktu ikut tes sebelum terpilih jadi calon bintara polwan " (kata Widia meleset kan nama Safitri), "waktu itu gue boncengan ama ni anak pake motor, pas kita berdua baru sampe diparkiran mata cowo-cowo calon peserta yang ikut tes tuh pada kedia semua & gak cuman itu parahnya lagi abang-abang polisi juga pada ngeliat kearahnya, nih anak gue kasih tau kalo dia diliatin malah tanya balik gak percaya " (kata Widia lagu panjang lebar sambil tepok jidat)
__ADS_1
" Asem Narto pula, gak ada nama yang bagusan kah buat ganti nama gue" (kata Safitri)
" hahahaha, panjul " (kata Naya)
" bisa ya ada anak begini, kalo gue jadi lo Fit bingung dah gue mau pilih cowok yang mana " (kata Adila)
" dih, kesannya jadi murahan lo kalo begitu " (kata Fira menoyor kepala Adila)
" Fit menurut lo, lo itu cantik gak, atau gini deh Seengganya lo pernah sadar gak kalau lo itu cantik " (kata Naya)
" ya gimana ya, menurut gue yang lain juga cantik ko, kalian berempat juga cantik, Airin juga cantik, Nila ,Ratu , Sofi, Erna, Ella, bahkan Bripda Alin juga cantik tuh " (kata Safitri)
" iya yang lain juga cantik tapi lo sadar gak kalo lo itu lebih dari kita-kita semua, heran deh sama lo, hahahaha " (kata Adila sambil tertawa)
" sudah gue bilang percuma nyadarkan Sugiyono supaya sadar diri, sudah hampir 1tahun lebih kenal sama ni anak suka aneh sendiri guenya,kadang kita harus menyadarkan orang sok buat jadi bener nah ini buat menyadarkan orang cantik yang merasa gak cantik, padahal ya, kalo dia aja ngerasa dirinya gak cantik, terus apa kabarnya kita yang mukanya pas-pasan, hahahah " (kata Widia tertawa)
Disela-sela waktu senggang sambil mencuci baju obrolan mereka berlima semakin menjadi, sekarang jam telah menunjukan pukul 05.00 pagi, selesai mencuci mereka bersiap untuk sarapan pagi, masih sama seperti hari-hari sebelum nya mereka harus berbaris rapi melakukan bermacam-macam kegiatan bahkan menyanyikan yel-yel atau lagu-lagu yang mereka dapat selama di sana.
__ADS_1
Saat sesi sarapan pagi Bripda Randi melangkah kearahnya, meskipun mantan kekasihnya kerap berada disampingnya setiap saat tanpa terduga ia tak pernah merasa terganggu, malah anehnya setiap Bripda Randi mendekatinya Bripda Alin juga akan mendatanginya, dirinya mulai beranggapan jik keduanya mempunyai kedekatan yang lebih dari sekedar profesi mereka disni.
Setelah sarapan kegiatan selanjutnya pun segera dimulai, sebelum dimulai kegiatan selanjutnya pengumuman untuk jadwal agenda IBL telah ditentukan, tiga hari lagi mereka semua akan dipulangkan untuk bertemu kedua orang tua & orang-orang terkasih lainnya selama 6hari.