
Hari ini ia bersama Risya telah mendampingi sahabatnya Ega yang telah melangsungkan pernikahannya dengan Bripda Randito, mereka bertiga berada dikamar Ega mendengarkan prosesi ijab kabul yang akan segera berlangsung diluar.
" kok gue yang gugup ya " (kata Risya)
" beb, jangan bikin gue ikut nervous " (kata Ega)
" hahahaha, tenang-tenang, ayo kita sama-sama tarik napas dalam-dalam, keluarin,...tarik...keluarin,...bismillah semoga lancar " (kata Safitri)
" ampuh juga cara lo beb " (kata Risya)
" gak nyangka gue nikah duluan " (kata Ega)
" hahahahah, harusnya lo seneng nikah duluan lo bisa kasih tau gimana rasanya malam pertama kekita berdua, ahaydeeeee,...apa kita berdua perlu rekam malam pertama lo, beb gimana kalau kita cari tempat persembunyian " (kata Risya)
" hahahaha, sembunyi lo dalam lemari baru gue kunciin, biar lo berdua bisa denger suara ranjang gue bergoyang, hahahaha, ogah gue cerita-cerita sama kalian berdua, biar kalian juga penasaran biar cepat nyusul gue " (kata Ega)
" kampret bahasa lo beb ranjang bergoyang, hahahaha, kaya iya aja lo, pasrah bener malam ini " (kata Safitri)
" gue yakin mah beb, aslinya Ega yang gak sabaran mau malam pertama, pengen ngerasain wikwik, kebelet banget soalnya dia, hahaha " (kata Risya)
" is...is...jahat lo beb, sumpah gue penasaran tapi gue takut, please ah jangan ngomongin itu lagi " (kata Ega)
" hahahahah, ayo beb tunjukin taring lo, biasa lo yang paling semangat kalo bahas ginian " (kata Safitri)
" hahahahha, bener beb, dia biasanya yang lebih antusias kalo kita bahas beginian " (kata Risya)
" hahahah, lo berdua sih cuman teori nah gue mau praktek gimana gue gak takut, ini pula prakteknya dadakan baru tiga bulan deket udah disuruh sahin aja, cinta juga belum " (kata Ega)
" ah tar juga lo bakal cinta beb kalo udah keenakan " (kata Risya)
" aih, lo beb kaya iya pernah aja, lo udah pernah sama bang Aidan?, awas lo macem-macem " (kata Ega)
" hahahahah, sialan lo beb gue belum pernah lah sama bang Aidan, Fitri tuh kali yang udah sama bang Abimana secara bang Abimana lebih tua dari bang Aidan " (kata Risya)
" kena lagi deh gue, bedua kalo bawa umur paling menang deh pokonya ya, oke buly aja gue, pacar gue emang tua kok tapi babyface kan, hahhahaha,...gak urus deh mau kalian buly tua kek kakek-kakek kek, yang penting gue cinta " (kata Safitri)
" uuhhhhh,....bucin lo beb,...hahahhaha " (kata Ega)
" ehhhhh...sssssttt....denger gak " (kata Safitri)
********saaaaaahhhhhh*******(terdengar dari )
" Alhamdulillah " (kata mereka bertiga)
" yuk keluar beb " (kata Safitri)
Safitri & Risya menggandeng Ega keluar dari kamarnya mendatangi suaminya Bripda Randito, kini ia telah sah menjadi istri dari Bripda Randito, Safitri berharap sahabatnya ini akan bahagia menjalani hidup barunya tanpa ada masalah satupun.
#*Bripda Randito Dwi Mahendra
Ia sangat merasa lega saat prosesi ijab kabul yang ia lakukan dianggap sah, sedari tadi sebenarnya ia sangat gugup takut salah dalam pengucapannya saat ijab kabul, kini ia sedang duduk menunggu istrinya keluar karena telah sah, beberapa menit kemudian dilihatnya istrinya telah keluar dengan digandeng oleh dua sahabatnya, istrinya begitu cantik dengan balutan kebaya putih matanya tak bisa berkedip melihat kecantikan istrinya.
" *istri gue ternyata cantik juga ya " (kata Bripda Randito dalam hati)
__ADS_1
" kok jantung gue jadi dekdekan gini, kesenengan " (kata Bripda Randito dalam hati*)
Dia terus memandang istrinya yang cantik yang telah duduk disebelahnya kini, prosesi tukar cincin serta sungkem telah dilakukan acara berjalan sangat lancar, setelah berjam-jam acara resepsipun berjalan sangat lancar, jam telah menunjukan pukul 08.00malam acara telah selesai, ia & Ega telah berganti baju dengan baju santai bergabung dengan dua sahabat Ega yang telah ditamani oleh pasangan mereka masing-masing, ia terus menggandeng istrinya ini, meskipun ia tau istrinya saat ini belum mencintainya.
#* Safitri
Hari ini adalah hari yang sangat panjang, meskipun lelah ia sangat bahagia, melihat senyum sahabatnya ega selalu terpancar bahagia. Saat ini ia telah duduk bersama risya & kekasih mereka berdua.
" aih,...tinggal kita berdua deh beb " (kata Risya)
" emmm,...makin susah nih jangan-jangan ketemunya " (kata Safitri)
" hemmm...kalian berdua nih gimana sih temen nikah malah sedih " (kata Bripda Aidan)
" eh bukannya sedih apa yang, seneng, bahagia pasti lah kita juga, sedihnya pasti kita bisa jarang ketemu " (kata Risya)
" ya namanya juga udah nikah sih yang, ya emang gitu " (kata Bripda Aidan)
" gue juga kalo nikah sama Safitri gak bakal tuh biarin bini gue kluyuran kumpul-kumpul " (kata Abimana)
" isss....tega deh bang " (kata Safitri)
" hahaha,...nasib lo beb " (kata Risya)
" ah...kalo gitu aku gak mau nikah ah sama bang Abi " (kata Safitri)
" loh kok gitu " (kata Abimana)
" ya habis bang Abi mau nikahin cuman mau bikin kaya dipenjara " (kata Safitri)
" hahahah, perang dunia ke sepuluh nih " (kata Risya)
" kampret,...hahahah " (kata Safitri)
" ya gak gitu sayang, kan abang cuman gak mau istri abang ada yang gangguin " (kata Abimana)
" ya udah mending nikah sama yang lain aja deh " (kata Safitri)
" eh...engga-engga sayang, ok ade boleh jalan tapi bang Abi harus selalu ikut " (kata Abimana)
Ini adalah momen yang sangat jarang terjadi bisa berbincang bersama sahabatnya beserta pasangan mereka berdua, asik membahas soal pernikahan sahabatnya Ega & suaminya yang telah memakai pakaian santai juga menghampiri mereka untuk bergabung.
" ehem,...geser lah beb,...pengantin baru kita datang nih " (kata Risya)
" emmmm,...ok...ok,...silahkan,...tuan & nyoya Randito " (kata Safitri)
" his lo beb " (kata Ega tersenyum)
" hahahahahah,...cieh yang malu-malu " (kata Risya)
" bisa juga dia malu-malu kucing beb " (kata Safitri)
" gila lo bedua beb " (kata Ega)
__ADS_1
" ehem,...kak Dito,...sebagai sahabat Ega, Safitri minta ke kak Dito tolong jaga Ega sepenuh hati kak Dito, jangan sakiti dia, sayangi dia, tolong bahagiain dia ya kaj,...kak Dito tau kan Safitri sama Risya sayang banget sama Ega,...mulai sekarang kita titipin Ega ke kakak ya, kita percaya kakak pasti bakal jadi suami yang baik buat Ega " (kata Safitri menangis)
" emmmmm,...gue janji Fit,...gue bakal jaga dia dengan segenap jiwa raga gue, gue gak bakal nyakitin dia, gue bakal berusaha bahagiain dia, lo sama Risya jangan kuatir gue gak bakal sia-siain sahabat lo " (kata Bripda Randito)
" kak Dito,...kita sudah kenal lama,...kita bertiga tau banget kakak,...tolong jangan pernah kecewakan kepercayaan kita kekakak ya, jadi imam yang baik buat Ega " (kata Risya juga menangis)
" beb lo harus terus bahagia, lo gak boleh sedih-sedih, jalani hidup lo kaya air mengalir, jangan lo denger omongan orang, sekarang kak Dito suami lo, lo harus bisa jadi istri yang baik buat dia, ok bebcu " (kata Safitri masih menangis)
" meskipun lo udah nikah kita tetep akan sahabatan kan beb? " (kata Risya masih menangis)
" bebeb......makasi udah jadi sahabat-sahabat terbaik gue kita bertiga akan tetep bersahabat sampai kita mati " (Ega yang telah memegang tangan Safitri & Risya ia juga ikut menangis)
" ehem....duhhhhh,...jadi nangis gini sih, jangan sedih-sedihan gitu dong, kasian nih bini gue udah cantik malah nangis " (kata Bripda Randito)
" hahahah,...lo kak gak tau banget sih, ini momen ter sedih, kita itu sahabatan udah lama & pada akhirnya kita harus pisah, pasti Ega bakal ikut kak Dito kan tinggal di luar kota " (kata Safitri)
" siapa bilang sih Fit, gue yang bakal pindah tugas disini, gue pindah tugas di polsek, kakek udah atur semuanya " (kata Bripda Randito)
" Alhamdulillah " (kata Safitri & Risya)
Safitri sangat lega ternyata sahabatnya tidak akan pergi keluar kota untuk mengikuti Bripda Randito tetapi sebaliknya Bripda Randito lah yang akan pindah kekota xxx.
" sayang udah ya nangis-nangisnya nanti mata ade bengkak " (kata Abimana menghapus air mata Safitri)
" hemm,... " (kata Safitri)
" ran lo tadi sudah minum jamu belum, kuning telor habis berapa lo, persiapan malam pertama " (kata Bripda Aidan)
" ssssttt bang " (kata Risya menyenggol pacarnya)
" hahahah,....gue gak perlu minum kayanya bang, soalnya gue yakin tanpa minum jamu juga gue bisa begadang sampe pagi " (kata Bripda Randito sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal)
" hahahahhaha,.....lo yakin stamina lo sekuat itu? " (kata Abimana)
Safitri Ega & Risya hanya tatap-tatapan & nyengir merasa merinding dengan pembahasan para pria ini.
" ma...ma...maaf ya semuanya, kita perempuan boleh gak pisah meja,...disana,...kayanya kita agak ngeri sama pembahasan yang kalian omongin barusan " (kata Safitri meminta ijin sedang Risya & Ega hanya manggut-manggut)
" sayang disini aja de, lagian ngeri apa sih, ade tuh harus denger kalo malam pertama itu suami maunya dilayani sampe pagi, ini pelajaran lo sayang kamu harus tau " (kata Abimana)
" hhhhhmmm,...bener " (kata Bripda Aidan)
" ya allah.... nih badan makin merinding " (kata Risya)
" ayo sayang duduk " (kata Abimana)
" tapi gue terserah Ega nya lagi sih bang, seharian ini dia juga pasti capek banget, gak mungkin gua ajak begadang " (kata Bripda Randito
" hahahahahh, lo bisa kasih ampun, kalo gue bakal gue gas, yakan bang? " (kata Bripda Aidan kepada Abimana)
Safitri hanya terdiam menelan salifanya & memandang kearah Bripka Abimana yang tersenyum dengan penuh arti dengan memanggut-manggutkan kepalanya.
" oh tuhan...ternyata cwo itu lebih nyeremin dari pada setan " (kata Safitri lirih)
__ADS_1