Polwan Cantik

Polwan Cantik
#169


__ADS_3

#*ABIMANA PRASETIA


Saat ini ia mengajak istri & anaknya beserta ibu, mas min & keluarga kecilnya ke taman bermain menikmati akhir pekan, disini sudah banyak para pengunjung yang sama dengannya menikmati akhir pekannya bersama sanak keluarganya, ia berjalan bersama mas min sambil menggendong anaknya sedang istrinya menggandeng tangn ibunya, sedari tadi saat keluar dari mobil sudah banyak mata lelaki memandang kearahnya, ia berkali-kali menggerutu didalam hatinya menyumpah serapah semua mata laki-laki yang menatap nanar kearah istrinya mencoba menggoda.


"aaaah...ahhhh,...siaaaalaaaannnnn,..itu kenapa si mata gak bisa banget dijaga ngeliatin bini orang sampe mata kaya mau lepas, pengen gue congkel rasanya,...dasar taaaaaaaiiiiiiiiii"(gumam abimana dalam hati)


Ia tak bisa mendekati istrinya karena mas min masih mengajaknya mengobrol ditempat duduk meskipun tak jauh dari tempat ibu & istrinya berdiri mengobrol bersama mba nunik, ini lah hal yang paling tidak ia suka jika harus berjalan-jalan keluar bersama, disaat ia tak ingin merepotkan istrinya dengan membawa anak mereka kemana-mana justru itu membuat pria hidung belang dengan leluasa mencuri pandang kearah istrinya, abimana yakin jika pria-pria tersebut tak tau jika safitri telah mempunyai anak & suami, memang jika diperhatikan istrinya ini tidak terlihat seperti orang yang sudah berumah tangga meskipun sudah memiliki satu anak tapi tubuhnya sangat terawat masih sama seperti anak umur 17tahunan. Saat masih terus memperhatikan istrinya tiba-tiba istrinya terjatuh karena tertabrak oleh seorang pria, ia langsung berdiri kearah istrinya yang terjatuh.


#*safitri


Weekend kali ini ia & suaminya beserta anak mereka mengajak ibu beserta yang lainnya berjalan-jalan ketaman, ia menggandeng ibunya karena anaknya digendong suaminya, safitri asik mengobrol dengan ibu beserta mba nunik sedangkan suaminya mengobrol dengan mas min ditempat duduk tidak jauh dari tempat kami berdiri mengawasi revi & airin yang asik bermain.


"si rani kenapa tadi gak ikut si bu?"(kata safitri)


"anu nduk katanya dia mau jalan sama temennya"(kata mba nunik)


"dijaga ya adek mu itu nik selama gak ada ibu, anak perawan gak boleh kluyuran malam-malam apalagi sama cowo"(kata ibu)


"selama ibu tinggal sama safitri si rani gak pernah keluar rumah malem-malem ko bu, cuman sekarang ada cwo yang ngapelin dia kalo malam minggu"(kata mba nunik)


"serius mba, sirani ko gak cerita sama aku, cwonya orang mana mba?"(kata safitri)


"mbak nda tau eh nduk"(kata mba rani)


Saat asik mengobrol ada yang menubruknya dari arah belakang membuatnya tersungkur kebawah.


"auuu"(kata safitri merasakan sakit dibagian lutut)

__ADS_1


"eh maaf ya de"(kata seorang pria)


"hati-hati dong mas, ini anak saya jadi jatoh lo"(kata ibu)


"iya maaf bu"(kata pria tersebut) "sini gue bantu berdiri yo"(kata pria itu lagi)


Tiba-tiba dari arah belakang suara suaminya terdengar & menepis tangan pria yang menjulurkan tangannya ingin menolongnya.


"maaf mas kayanya gak perlu, biar saya aja yang bantu"(kata abimana)


"eh tapi gue yang udah bikin celaka adenya lo mas"(kata pria itu lagi)


"iya tapi saya bilang gak usah ya gak usah"(kata abimana agak meninggi) "sana pergi"(kata abimana mengusir)


"masnya ini galak banget si, mending mas urusin anaknya mas aja, biar adenya gue yang nolongin"(kata pria tersebut)


"mas sudah mas mending masnya pergi aja, ini gak papa ko dengkul doang yang luka"(kata safitri)


"yaudah kalo gitu gue bantu berdiri"(kata pria tersebut)


Pria tersebut mendekati safitri & berusaha menyentuh saat akan menyentuh safitri suaminya kembali menepis & mendoring pria tersebut.


"mas sudah saya bilang gak usah bantu ya,...biar saya aja yang bantu, ini istri saya masnya ko nekat si mau pegang-pegang istri saya lagi"(kta abimana)


"haaaaa....apa.....istri"(kata pria tersebut agak kaget)


"iya ini istri saya & ini anak kita, masih aja ngeyel disuruh jauh gak jauh-jauh,...sana deh mas mending pergi"(kata abimana mulai naik pitam)

__ADS_1


"sabar sayang"(kata safitri sambil mengelus tangan suaminya) "sudah mas lebih baik pergi" (kata safitri)


"jadi bener ni de suaminnya?"(kata pria tersebut memastikan)


"eeehhh masih gak percaya, sialan udah nabrak bini orang dikasih tau masih ngeyel"(kata abimana)


"sudah pi, jaga emosi sayang"(kata safitri pada abimana) "maaf ya mas ini memang suami saya, ini anak kami, tolong masnya pergi dari pada suami saya emosi"(kata safitri)


"ok,...sekali lagi maaf ya"(kata pria tersebut & pergi)


Setelah pria tersebut pergi ia lalu berdiri dibantu suaminya, ia tau suaminya saat ini pasti cemburu karena kejadian tadi, ia hanya tersenyum agak malu karena meskipun mereka telah memiliki seorang anak sifat cemburu suaminua tak pernah hilang.


"apa yang sakit sayang?"(kata abimana)


"ga ada banag, lutut aku aja kayanya luka"(kata safitri)


"jatuh dikit doang ko istri kamu bi"(kata mas min)


"dia mah mas memang gitu biar jatuh dikit kuatirnya kaya aku jatuh dari ketinggian"(kata safitri)


"hussstttt kamu ni nduk"(kata ibu)


"kamu mah nduk diperatiin laki bukannya seneng"(kata mba nunik)


Ia hanya menggaruk-garuk kepalanyabyang tidak terasa gatal.


"sayang please jangan jauh -jauh dari abang"(kata abimana)

__ADS_1


"ehem,......ya wes ayo kita main lagi"(kata mas min sambil tersenyum)


__ADS_2