
Satu bulan kemudian.....
Satu bulan telah berlalu ia mulai bekerja seperti biasanya kembali meskipun rasa mual & pusing masih ia rasakan, ia semakin terlihat cantik meskipun ia sedang hamil muda bahkan ia sangat suka berdandan selama mengandung anak pertamanya membuat suaminya semakin posesif kepadanya, selama ia hamil ia tidak mengizinkan siapapun yang dekat dengannya mengenakan farfum dengan merek apapun bahkan suaminya juga tidak ia ijinkan memakai wewangian karena ia akan mual jika mencium bau minyak wangi kecuali minyak wangi untuk bayi, bahkan terkadang ia sengaja membawa minyak telon & minyak wangi bayi kemanapun ia pergi. Saat ini ia berada diruangan didepan mejanya sambil mengecek hasil ketikannya, setelah dirasa benar ia lalu memasukan kedalam file untuk segera diprin keruang prin & dicopinya, ia berdiri menuju ruang prin disana sudah ada widia yang sedang mengkopi beberapa berkas bersama agung.
"tumben lo cepet wid?"(kata safitri)
"bukan cepet dia fit, lo yang kayanya lambat sekarang, hihihi"(kata agung)
"eh,...iyaya...masa sih gue lambatan"(kata safitri)
"udah si namanya juga lagi hamil fit,...yang penting kan selesai,....lo jangan capek-capek ya, kalo tugas lo gak selesai lo gak sanggup kasih gue aja"(kata widia)
"gue juga dong wid"(kata agung)
"lo juga hamil gung?"(kata widia)
"eh...ya gak lah, guekan cowo tumijan masa iya gue hamil, lo kan nawarin safitri**"(kata agung
"ya dia hamil rohaye...makanya gue mau bantu kerjaannya diakan butuh istirahat yang banyak"(kata widia)
"lah kenapa rohaye,..."(kata agung)
"lah lo kenapa ganti nama gue tumijan"(kata widia)
"hahahahah"(safitri tertawa)
Safitri merasa lucu karena tingkah widia & agung, salah satu sahabatnya ini memang sangat lucu sehingga siapapun yang akan dekat dengannya seketika akan menjadi seperti pelawak juga bahkan agung & putra saat ini ketularan lucu seperti widia.
"apa sih fit malah ketawa gitu, orang cantik dilarang ketawa ngakak kaya gitu tar kebablasan mba kunti loh yang masuk"(kata agung)
"husssttt,...sembarangan lo gung, lo sodaraan apa sama kunti?"(kata widia)
"enak aja,...ya gak lah,...masa iya gue sodaraan sama kunti"(kata agung)
"lah itu tadi ngapain lo manggil kunti pake sebutan mba,...hahahahha"(kata widia)
"is nih orang emang ngajak ngelawak ya,....lo kira gue genderuwo gitu sodaraan sama kunti"(kata agung)
__ADS_1
"ya allah,...kalian ini apaan sih,...hahahha"(kata safitri)
"ya ini lo temen lo aneh banget"(kata widia)
"gue temen safitri temen lo juga paijo"(kata agung)
Mereka bertiga tertawa terbahak-bahak bersama, saat meraka masih asik tertawa tiba-tiba ada suara deheman seorang pria yang tak asing ditelinganya.
"eheeeemmmmmmm"(kata suara seorang pria)
Lalu serentak ia & widia serta agung serenta melihat kearah suara deheman tersebut.
#*Bripka abimana prasetiya
Ia sedari tadi sibuk mencari istrinya yang tidak ada dimeja kerjanya, ia menyuruh aidan untuk mencari istrinya, bahkan ponsel milik istrinya ditinggal didalam laci meja kerjanya, ia kemudian berkeliling untuk mencari istrinya karena cemas dengan keadaan istrinya karena masih dalam keadaan mabuk karena sedang hamil muda bahkan terkadang rasa mual istrinya tak terkondisikan, ia bahkan mencari istrinya didalam toilet wanita tetapi tak ditemukan, kemudian ia bertanya kepada salah satu teman dekat istrinya yaitu putra ia mengatakan jika safitri berada diruang print & copy bersama widia & agung, ia bergegas mengecek keruangan tersebut ternyata benar istrinya sedang tertawa terbahak-bahak bersama widia & agung mbahas seorang pria yang bernama paijo, ia bertanya-tanya siapa paijo.
"siapa itu paijo, apa paijo pria yang lagi viral, atau seorang artis baru, atau paijo juga lagi naksir sama istriku"(gumam abimana dalam hati)
Ia buru-buru berdehem agara istrinya & yang lainnya menyadari kedatangannya.
"ehem,....."(kata abimana berdehem)
"sayang ade kenapa gak bawa hp kamu?"(kata abimana)
"kan aku cuman mau ngeprin ini sayang ngpain bawa hp"(kata safitri)
"abang kuatir sama ade, ade gak mual kan, masih pusing gak?"(kata abimana)
"gak sayang"(kata safitri)
"ok kalo gitu abang pergi dulu ya keruangan, nanti kalo ini selesai langsung keruangan abang aj"(kata abimana)
Ia lalu berlalu pergi tanpa berbasa-basi denga widia & agung karena masalah paijo.
#*safitri
"gue rasa laki lo marah fit"(kata agung)
__ADS_1
"iya gak kaya biasanya kita gak diajak ngomong, laki lo makin posesif selama lo hamil, ambekan banget herman gue"(kata widia)
"herman....herman.....itu kan sales alat elektronik disebrang jalan wid, lo lagi naksir herman wid?"(kata agung)
"kampretos emang lo gung,....pacar gue seribu kali lebih ganten dari pada herman-herman yang lo sebut sales yang gak gue kenal ya,...panjul-panjul"(kata widia)
"hahahha"(kata agung)
"hahahah,...ya terusin aja ngelawak, tar gak selesai tugas gue lo berdua yang tanggung"(kata safitri)
Setelah selesai mengantarkan tugasnya ia pergi keruangan abimana, ia mengetuk & masuk kedalam, ia duduk disofa sambil bersender, suaminya mendekat duduk disampingnya.
"sayang mau makan apa?"(kata abimana)
"aku lagi gak pengen makan nasi sayang,...tapi pengen makan bakso sama es campur"(kata safitri)
"ok,..bentar kita cari, tapi sebelum kita cari boleh abang tanya?"(kata abimana)
"tanya apa bang?"(kata safitri)
"jawab yang jujur siapa paijo?"(kata abimana)
"paijo?"(kata safitri mengulang)
"iya sayang siapa paijo, apa itu cwo tercakep dikota xxx, atau pelajar yang suka minta foto atau apa dia sayang & siapa?"(kata abimana)
"aku kayanya gak kenal orang yang namanya paijo sayang, emang abang kenal darimana?"(kata safitri)
"itu tadi,...emmmm...abang gak sengaja denger omongan kalian yang ujungnya menyebutkan nama paijo terus ade sama widia sama agung ketawa"(kata abimana)
"paijo"(kata safitri sambil mengingat)
Setelah mengingat-ngingat nama paijo ia langsung beroh ria & tertawa terbahak.
"ohhhh...paijo,...hahahhahah"(kata safitri)
"kenapa ketawa sayang, emang siapa paijo?"(kata abimana)
__ADS_1
"abang cemburu sama paijo, itu candaannya agung sayang mlesetin nama widia dengan nama paijo"(kata safitri)