
Safitri telah berdiri diatas ring, ia berdiri bersiap sudah ada Bripda Sofiyan diatas bersamanya, ia menunggu aba-aba tetapi sudah beberapa menit berdiri bripda sofiyan tidak bersiap hanya berdiri dipojok ring, ia terus menatap kearah Bripda Sofiyan.
" apa lo liat-liat gue, bukan gue lawan lo " (kata Bripda Sofiyan)
Safitri hanya tertegun mendengar kata-kata Bripda Sofiyan, kenapa bukan Bripda Sofiyan lawannyan lalu siapa yang akan menjadi lawannya.
" itu lawan lo " (kata Bripda Sofiyan menujuk pria yang sedang berjalan keatas ring)
Safitri tercengang melihat pria yang berjalan kearahnya, memakai baju yang sama dengan yang ia kenakan hanya saja warna sabuk yang dikenakannya berbeda dengan yang dikenakan Safitri ia mengenakan sabuk hitam yang menununjukan sisi akhir kematangan jiwa seorang taekwondo sedangkan Safitri mengenakan sabuk putih yang artinya pemula, ia benar-benar tak percaya akan melawan kekasihnya kali ini, untuk kedua kalinya setelah beberapa lama tak bertemu kini ia muncul menjadi lawannya diatas ring.
" ya tuhan, bang Abi " (kata Safitri lirih)
#*Bripka Abimana Prasetiya
Beberapa hari lalu ia telah mempersiapkan keberangkatannya untuk menuju SPN karena ada beberapa laporan yang harus ia dapatkan, ia juga sudah menyuruh Bripda Alin untuk mengatur keberadaannya di SPN, ia telah mengetahui dari Bripda Alin jika kali ini kegiatan yang akan dilakukan adalah bertanding diatas ring sehingga ia menyuruh alin untuk membuat Safitri bertanding dengannya diatas ring. Bripka Abimana melihat kekasihnya tengah bersiap diatas ring tak menyadari kehadirannya tetapi saat instrukturnya menunjuk kearah dirinya adalah lawan yang sesunggunya ia malah terkaget & mengangakan mulutnya, membuat Bripka Abimana ingin tertawa, ia berjalan keatas ring & berdiri disebelah Safitri sambil berbicara lirih sehingga hanya mereka berdua yang mendengar.
" aku ada disini mau tau seberapa besar kemampuanmu sekarang " (sambil tersenyum sambil mengedipkan satu matanya)
Ia bersiap saling memberi hormat & mengambil kuda-kuda, ia melihat safitri tersenyum padanya sebelum Safitri memberinya serangan. Beberapa jurus dilakukan Safitri & ia tangkis.
" lumayan juga gerakanmu sayang " (kata Abimana lirih & kembali tersenyum)
Bripka Abimana melakukan serangan kepada Safitri jurus pemula saja yang ia lakukan karena ia tak serius bertanding diatas sini ia hanya ingin mengetahui seberapa kemampuan kekasihnya dalam bela diri karena yang ia tahu dari bripda alin jika ilmu bela diri kekasihnya sudah sangat terampil.
#*Bripda Afrila Alin Aizahra
Ia duduk bersama Bripda Randito, ia tersenyum melihat kearah ring & berbicara kepada Bripda Randito.
" lo lihat kearah ringkan, lo tau siapa bang Abi sebenarnya? " (kata Bripda Alin)
" iya gue lagi meratiin, emang dia siapa? " (kata Bripda Randito)
" dia abang gue, dia alasan kenapa dua bulan yang lalu gue pura-pura bilang suka sama lo, tapi sekali lagi maafin gue atas kesalahan gue ke lo " (kata Bripda Alin)
" Lin gue sudah bilng kita lupain masalah itu, gue gak pernah mempermasalahkan itu mau lo pura-pura atau gak, tapi sekarang gue cinta sama lo " (kata Bripda randtito)
" Ran, maafin gue Ran gue gak bisa nerima lo, gue sudah bilang waktu itu, gue sama sofiyan bakal nikah " (kata Bripda Alin)
*****flashback on dua bulan yang lalu
" Ran, gue mau minta maaf sama lo, sebenernya gue bohong kalau gue suka sama lo, terserah lo mau benci atau gak sama gue yang jelas gue mau mengakui kesalahan supaya kita gak salah faham terus-terusan " (kata Bripda Alin)
" lo tau gak apa yang lo perbuat?, lo mainin perasaan gue tau " (kata Bripda Randito)
__ADS_1
" gue tau Ran makanya lebih baik gue ngaku sekarang " (kata Bripda Alin)
" Lin, lo bener-bener buat gue bingung sama tingkah lo selama ini, lo bilng suka tapi lo cuek padahal gue mulai buka hati gue buat lo tapi ternyata lo gak bener-bener suka sama gue, gue kecewa Lin " (kata Bripda Randito)
" iya gue tau lo bakal kecewa sama gue, tolong maafin gue Ran, gue pengen temenan sama Lo baik-baik " (kata Bripda Alin)
" ok gue maafin lo, meskipun gue kecewa, anggap aja gak pernah terjadi " (kata Bripda Randito)
" lo maafin gue " (kata Bripda Alin)
" mm, gue maafin lo, tapi please Lo jangan jauhin gue, Lo harus kaya biasa sebelum kita ada masalah ini " (kata Bripda Randito)
" oke " (Bripda Alin sambil tersenyum)
******flashback on....
Bripda Alin tersenyum kearah Bripda Randito, lalu melihat kearah ring kembali memperhatikab pertandingangan Bripka Abimana & Safitri.
" Ran gue pernah bilang kan lo harus jauhin Safitri sebelum gue bilang kalo gue suka sama lo padahal gue terpaksa ngomong begitu, gue cuman gak mau lo deketin Safitri soalnya dia tunangan abang gue " (kata Bripda Alin)
" maksut lo Bripka Abimana? " (kata Bripda Randito)
" mm, Bripka Abimana abang sepupu gue tunangannya Safitri, gue juga ada disini diperintah Abang gue buat jaga Safitri, mereka berdua saling cinta " (kata Bripda Alin tersenyum)
" gue seneng lo bisa ngelepas Safitri, gue harap lo juga lupain gue, cari pendamping buat lo ya " (kata Bripda Alin)
" gue belum tau Lin, dihati gue cuman ada lo sekarang, mungkin salah gue yang lambat sadar, waktu gue sadar gue suka sama lo malah lo udah sama Sofiyan " (kata Bripda Randito)
" gue yakin lo pasti bakal dapat yang lebih baik dari gue, awalnya gue Ama Sofiyan emang cuman terpaksa ngaku kalau kita berdua pacaran soalnya keadaan orang tua Sofiyan yang shok berat gara-gara pertunangan Sofiyan dibatalkan, tunangannya hamil sama orang lain, tapi sekarang kita berdua jadi sama-sama serius & saling sayang " (kata Bripda Alin)
*****flashback on dua bulan lebih yang lalu
" gue aja yang nyetir ya bang, lo diem aja disitu, tunjukin aja nanti yang mana rumah lo " (kata Bripda Alin)
" lo serius mau ngantar gue pulang? " (kata Bripda Sofiyan)
" iya lah bang, liat muka lecek lo, lagian orang dirumah lo juga pasti butuh lo, lo harus yakinin ke mereka kalo lo baik-baik aja bang " (kata Bripda Alin)
" gue cuman kasian sama mama Lin, mama shok banget, gak berenti nangis, kondisinya drop " (kata Bripda Sofiyan)
" lo bang sudah tau nyokap lo lagi drop tapi lo bisa-bisanya malah datang ke SPN, lo gak sayang nyokap lo bang " (kata Bripda Alin)
" ya sayang lah lin, kalo gue gak sayang orang tua gue, gak mungkin gue mau nerima pertunangan yang udah diatur orang tua gue " (kata Bripda Sofiyan)
__ADS_1
" terus kemana nih arah rumah lo? "(kata Bripda Alin)
" belok " (kata Bripda Sofiyan)
Setelaha beberapa saat akhirnya mereka sampai dirumah Sofiyan.
" senyum lo bang, jangan tunjukin kalo Lo juga galau, lo harus lebih kuat dari orang tua lo " (kata Bripda Alin)
" mm, ayo masuk " (kata Bripda Sofiyan)
Mereka segera masuk, disana sudah ada orang tua Bripda Sofiyan yang benar-benar sangat kacau, mamanya yang saat itu sakit karena shok.
" mama jangan terlalu khawatir, Sofiyan baik-baik aja, mungkin dewi bukan jodoh Sofiyan ma, mama jangan terlalu mikir lagi " (kata Bripda Sofiyan)
" mama sedih Sofiyan, gimana mungkin mama sama papa jodohkan kamu sama perempuan gak baik, mau ditaro mana muka mama sama papamu nak " (kata mama)
" sudah ma, gak usah dengarin omongan orang, mungkin ini sudah takdir " (kata Bripda Sofiyan)
" sayang maafin mama ya? " (kata mama sambil menangis)
" mama jangan nangis lagi, kita lupain aja kejadian ini, Sofiyan gak mau mama sakit kaya gini, mama harus sembuh " (kata Sofiyan)
" sofiyan, siapa dia? " (kata mama menunjuk kearah Bripda Alin)
Pada saat itu dirinya & Bripda Sofiyan hanya saling memandang dalam hatinya tergugah iba melihat keadaan orang tua Sofiyan segingga ia mengannguk memberi kode sofiyan mengiyakan kata-kata ibunya.
*******flashback off
" lo yakin lo cinta sama Sofiyan? " (kata Bripda Randito)
" mm, gue cinta sama dia, gue sayang sama dia, begitu juga dia ke gue " (kata Bripda Alin)
" lo bakal nikah sama dia? " (kata Bripda Randito)
" iya Ran, gue bakal nikah sama Sofiyan secepatnya " (kata Bripda Alin)
" kapan? " (kata Bripda Randito)
" mungkin setelah pendidikan calon bintara polwan selesai " (kata Bripda Alin)
" secepat itu, apa benar-benar gak ada kesempatan buat gue? " (kata Bripda Randito)
" maafin gue Ran, gue gak bisa sama lo " (kata Bripda Alin
__ADS_1