Polwan Cantik

Polwan Cantik
#41


__ADS_3

Malam hari telah tiba, jam menunjukan pukul 07.00 malam, Safitri akan pergi keluar dengan dua sahabatnya, kali ini ayah mengijinkannya untuk pergi menghabiskan waktu bersama dua sahabatnya itu karena ayah tidak ingin selama libur satu minggu dirinya tidak menghabiskan waktunya dengan baik. Dua sahabatnya kini telah tiba dihalaman, mereka bertiga akan pergi dengan naik mobil milik Risya.


" Nduk pokoknya kalau pulang jangan malam-malam " (kata ayah)


" beres yah " (kata Safitri)


" nak Risya jangan ngebut-ngebut ya bawa mobilnya " (kata ibu)


" siap Bu " (kata Risya)


" ini mau kemana toh kalian bertiga " (kata ayah)


" mau ke tepian kayanya pak " (kata Ega)


" ya sudah berangkat sana nanti kemalaman " (kata ayah), " kalian bertiga jaga diri, kalau ada yang stopin mobil dijalan jangan stop takutnya begal " (kata ayah)


" siap yah, tenang aja kita bakal jaga diri kok, kalau gitu kita berangkat dulu ya yah, Bu " (pamit safitri)


" Assalamualaikum " (pamit mereka bertiga)


" wa'allaikumsalam " (kata ayah & ibu)


Seperti biasa sebelum berangkat mereka bertiga mengatur formasi tempat duduk mereka agar nyaman & bisa mengobrol dengan leluasa.


" duduk didepan aja deh berdua ga usah ada yang dibelakang " (kata Risya)


" lo serius Ris?, tar ditilang loh " (kata Ega)


" iya serius, lagian gak asik kalo satu dibelakang gitu, kan muat juga tuh kalo duduk berdua didepan, gak bakalan juga malem-malem ada razia " (kata Risya)


" tapi itu namanya melanggar peraturan berkendara Ris " (kata Safitri)


" duh polwan kita udah pinter aja soal yang beginian " (kata Ega)


" gak papa lah sekali ini kan gak sering " (kata Risya)


" ok " (kata Safitri & Ega sama-sama)


Meraka pun duduk berderet didepan dengan posisi Risya mengendarai mobil, Safitri ditengah & Ega dipinggir dekat jendela. Mobil yang dikendarai Risya melaju dengan kecepatan sedang, diputarnya lagu kesukaan mereka bertiga yang berjudul kepompong yang dinyanyikan oleh Sindentoska, lagu lama tapi cukup asik untuk didengar.


dulu kita sahabat


teman begitu hangat


mengalah kan sinar mentari


dulu kita sahabt


berteman bagai ulat


berharap jadi kupu-kupu

__ADS_1


Mereka bertiga bernyanyi bersama-sama, sambil sesekali tertawa.


" Ega lo jadi tunangan sama Ariel? " (kata Risya)


" jadi tapi masih sekitar dua bulan lagi " (kat Ega)


" ya kalo dua bulan lagi gue gak ada disini " (kat Safitri)


" is gak asik lo, masa lo ga datang, kan lo yang nyaranin gue buat terima tunangan sama Ariel " (kata Ega)


" ya lo kan tau gue masih perlu ngelanjutin pendidikan lagi empat setengah bulan lagi loh terus ditambah setengah bulan, anggap aja lima bulan lagi lah baru gue bisa balik " (kata Safitri)


" gue juga pas lagi sibuk-sibuknya kuliah tuh beb " (kata Risya)


" kompakan kalian ya beb gak bisa dateng, ya udah deh nanti gue bilang sama Ariel tunda aja " (kata Ega)


" enteng banget lo beb minta diundur, kaya gak niat lo " (kata Risya)


" bisa-bisanya dia aja mah tuh Ris minta diundur padahal dia juga belum siap " (kata Safitri)


" gue emang belum siap sih, lo sendiri kenapa sih buru-buru mau tunangan? " (kata Ega)


" em, pacaran baru tiga bulan beb, yakin Lo mau tunangan? " (kata Risya)


" bang Abi mau lebih serius katanya, jadi ngajak tunangan, harus yakin beb, kedepannya gue serahin sama Allah aja yang penting gue jalanin semampu gue " (kata Safitri)


" lo punya laki tua banget sih umurnya, ahahaha " (kata Risya sambil tertawa)


" hahahahaha, jangan gitu Ris ketulahan lo entar, dapat yang tua juga " (kata Ega ikut tertawa)


" nah kan diem-diem lo kagum juga ama laki gue, laki gue tuh kharismatik " (kata Safitri)


" jangan bangga punya cowok sebening itu beb, tiati loh pelakor merajalela " (kata Ega)


" dih amit-amit ya beb, jangan sampe laki lo diembat pelakor " (kata Risya)


" kalo bang Abi mau sama pelakor ya udah mah gue kasih aja beb, berartikan takdir berkata lain intinya gak jodoh udah gitu aja " (kata Safitri)


" nah lo lebih enteng dari pada Ega beb, masa iya mau dikasih pelakor gitu aja , kalo udah direbut baru lo nangis bombay Lo " (kata Risya)


" gak mungkin ada pelakor diantara mereka beb, kalo pebinor gue yakin bakal ada, lo gak liat muka sahabat kita ini yang super duper bak ratu sejagad " (kata Ega)


" mulai lagi deh bahas muka, jangan suka buat gue GR " (kata Safitri)


" hahahaahha, mulai deh timbul rasa gak percaya dirinya " (kata Risya)


" gak peka ama diri sendri dia mah beb, hahaha " (kata Ega)


Setelah menempuh perjalanan beberapa puluh menit akhirnya kini mereka sampai juga ditempat tujuan mereka, mereka bertiga berjalan bersama sambil saling menggandeng satu sama lain, terjajar deretan penjual menjajakan berbagai macam makanan. Ini untuk pertama kalinya Safitri berjalan dengan dua sahabatnya dimalam hari.


" disana aja yuk " (kaya Risya)

__ADS_1


" oke ayo " (kata Ega)


Safitri hanya mengikuti dua sahabatnya ini, dia terus ditarik kemana pun dua sahabatnya melangkah, tiba-tiba ponselnya berbunyi tanda notifikasi pesan WhatsApp masuk, ia melepaskan tangannya dari sahabatnya & mengambil ponselnya sambil terus berjalan, setelah didapatnya ponsel miliknya ia kembali menggandeng tangan sahabatnya sambil membuka pesan tersebut.


* pesan WhatsApp name bang Abimana


Abimana: de sudah jalan ya


Safitri: iya bang ini lagi ditepian


Abimana: jangan malam-malam ya sayang pulangnya


Safitri: iya bang


Abimana: oke, love u 😘


Safitri: love u to ❤️


Safitri meletakan ponsel miliknya kembali kedalam tas miliknya lagi dengan satu tangannya & tangan lainnya masih terus menggandeng tangan sahabatnya. Safitri merasa agak aneh dengan dua sahabatnya yang tiba-tiba jadi pendiam tak bersuara padahal biasanya ada saja bahan pembicaraan mereka, tiba-tiba seorang menarik satu tangan safitri yang lainnya sambil memanggil namanya yang terdengar seperti suara Ega yang membuatnya spontan menoleh.


" fit, ini siapa? " (kata Ega)


" aaaaaaaaaa, maaa....maaf ya, gue kira BF gue " (Safitri terkejut & melepas tangannya yang menggandeng seorang pria)


" gak papa ko, gue juga salah, lo gandeng gue tapi malah gue biarin lo tetep gandeng tangan gue dari tadi " (kata pria yang berada didepan Safitri)


" sekali lagi maaf ya? " (kata Safitri yang merasa malu)


" iya gak papa kok, oh ya kenalin nama gue Bara, nama lo siapa? " (kata Bara)


" panggil saja bunga, maaf ya Bara kita berdua harus cepet pergi takut ketinggalan kereta, daaa " (kata Ega ngacok sambil manarik Safitri)


" eh tunggu dulu " (kata Bara)


Safitri & Ega mempercepat langkahnya agar tidak dikejar oleh Bara menerobos diantara segerombolan orang sampai tak bisa dilihat Bara lagi.


" lo gimana sih beb, bisa-bisanya salah gandeng, untung yang lo gandeng cakep, coba yang lo gandeng laki orang, habis dah Lo " (kata Ega)


" ya mana gue tau beb, gue gak liat, gue pikir juga itu kalau gak Lo ya Risya, lagian gue gandeng diem aja, is ini konyol tau bikin malu ah " (kata Safitri)


" hahahaha, masa lo gak liat sih? " (kata Ega memastikan)


" sumpah gue gak liat & gak tau beb, mudahan gue gak bakal ketemu tuh cowok lagi, malu gue " (kata Safitri sambil tertawa)


" hahahahahaha, parah lo, bisa ngakak Risya kalo dengar ini " (kata Ega)


" jadi bahan bulian lagi dah gue, terus mana Risya " (kata Safitri)


" dia udah nunggu tuh disonono " (kata Ega sambil menunju)


Safitri & ega tertawa terbahak-bahak sampai perut mereka terasa sakit karena kejadian konyol yang di alami Safitri, Risya yang telah duduk menunggu sedari tadi menjadi penasaran karena melihat Safitri & Ega tertawa terbahak-bahak, Ega menceritakan kepada Risya tentang kejadian konyol yang dialami Safitri yang sontak membuat tawa mereka bertiga pecah.

__ADS_1



ini penampilan bara saat menggandeng safitri


__ADS_2