
#* BRIPKA ABIMANA PRASETIYA
Apel telah selesai dilaksanakan, barisan pun telah dibubarkan, satu-persatu polisi memisahkan diri mencari kesibukannya masing-masing, Bripka Abimana masuk kedalam ruangannya & mendudukan dirinya disofa yang ada diruangannya, ia sedang sangat fokus dengan beberapa berkas yang sedang ia baca saat ini karena harus segera ditangani olehnya sebelum dikirim kepusat, tidak lama kemudian ponsel miliknya berbunyi tanda panggilan masuk.
***kring...kring...kring****
*__call name Papa
" halo,bassalamuallaikum pa " (kata Abimana)
" wa'allaikumsalam, jadi gimana bi acara tunanganmu? " (kata papa Abimana)
" rencananya dua hari lagi acara tunangannya pa, seperti yang tempo hari sudah Abi bicarakan sama papa mama " (kata Abimana)
" Alhamdulillah, rencannya papa sama mama juga adek mu Bara mau terbang sore nanti sambil nunggu adek mu pulang sekolah " (kata papa), " ini mamamu mau ngomong Bi "(lanjut papa)
Sebelumnya memang Bripka Abimana telah menceritakan hubungannya dengan kekasihnya kepada orang tua & keluarganya, papa mamanya juga tau bahwa kekasihnya adalah calon polwan yang sedang mengikuti pendidikan. Papalah yang memberi ide supaya Bripka Abimana harus segera bertunangan dengan kekasihnya, ia pun menyetujui saran papanya & mereka merencanakan hari yang tepat jika lamarannya diterima kekasihnya.
" halo sayang, apa yang harus mama bawa buat calon tunanganmu sayang " (kata mama Abimana)
" terserah mama aja mau bawain apa ma, apa yang mama bawa pasti istimewa " (kata Abimana)
" kalau gitu mama bakal bawain hadiah kalung berlian kesayangan mama untuk calon tunanganmu, dia bakal jadi calon mantu kesayangan mama nanti nya " (kata mama)
" mm, ma apa mba Reina bakal datang di acara pertunangan Abi kan? " (kata Abimana)
" jelas mbamu itu bakal datang sayang, mana mungkin mbamu gak datang keacara pertunanganmu, dia bakal berangkat besok sama mas Bagas, mba mu Reina sama mas Bagas gak mau berangkat sore ini soalnya sampe sana pasti malam kasian sama Rizki kan " ( kata mama)
" ma jangan lupa ajak Alin, aku mau kasih dia sedikit hukuman "b(kata Abimana)
" ada apa lagi kamu sama Alin sampai kamu mau kasih dia hukuman?, jangan iseng sama sepupumu itu Bi, lebih baik carikan juga dia jodoh tantemu selalu mengeluh sama mama sama kebiasaan adek sepupumu itu " (kata mama)
" Abi sudah dapat jodoh buat dia ma, mama gak usah khawatir , dia pasti bakal dapat pasangan sebentar lagi " (kata Abimana)
" yang bener bi? " (kata mama)
" ya ma, tunggu aja kabar dari Abi ma, oh iya ma tuh si bontot masih suka ribut gak ma ? " (kata Abimana)
__ADS_1
" mm bukan Bara namannya sayang kalau gak dipanggil ke ruang BK, adek mu itu memang beda banget sama kamu sayang, dia terus-terusan ngebuat mama sama papa bolak balik kesekolah buatmenemuin Kepseknya " (kata mama)
" masih tetep suka ribut ma "(kata Abimana)
" ya gitulah, tapi alasannya selalu sama katanya bukan dia yang mulai dia cuman ngebalas " (kata mama)
" ck, dasar anak bandel, mau dia yang mulai atau enggak tapi dia tetep aja bikin keributan " (kata Abimana)
" tapi kalau masalah cewek Bara mirip banget sama kamu loh sayang, hahaha "(mama tertawa)
" maksut mama? " (Abimana bertanya)
" kamu pasti gak bakal percaya sama kejadian minggu kemaren, waktu ada Cewek datang kerumah ngerengek nangis kaya anak kecil soalnya cintanya ditolak Bara, sama kaya kamu dulu suka nolak cewek, hahaha " (kata mama)
" ha bisa gitu ya, kok sama " (kata Abimana)
" ya sudah ya sayang mama mau siap-siap " (kata mama)
Perbincangannya dengan orang tuanya pun telah diakhiri karena orang tuanya harus segera berbenah untuk segera terbang ke sini.
#* Safitri
" pulang bareng gue yu " (kata Widia)
" boleh, bentar gue kirim WhatsApp dulu ke bang Abi " (kata Safitri)
Belum sempat Safitri mengeluarkan ponselnya untuk mengirim pesan WhatsApp kepada Bripka Abimana, kekasihnya itu sudah berada disis belakang mereka.
" kenapa sayang " (kata Abimana)
" eh ini bang, Safitri pulang bareng Widia aja ya? " (kata Safitri)
" apa ade lupa sayang sudah ada janji sama abang, kitakan mau kerumah abang sayang " (kata Abimana)
" oh iya, aku lupa bang " (kata Safitri)
" kenapa bisa lupa, mm " (sambil mengeluh kepala safitri)
__ADS_1
" Wid gue gak bisa bareng Lo, sory ya " (kata Safitri tersenyum)
" oke, kalau gitu gue pulng duluan ya, daaaa! " (kata widia kepada safitri), " mari bang " (kata Widia kepada Abimana)
Setelah Widia pergi Safitri digandeng Abimana menuju ruangannya, sambil menunggu jam istirahat siang.
" bang inikan kamu kerja sampe sore, terus aku cuman disuruh duduk diam disinini ngeliatin abang? " (kata Safitri)
" gak sayang, bentar lagi kan istirahat siang kita pulang kerumah bang Abi sekalian sholat sama makan siang " (kata Abimana sambil membaca berkas yang baru saja ada dimejanya)
" habis itu antar Safitri pulang ya bang, Safitri gak mau ikut kesini lagi cuma nunggu bang abi diruangan kaya gini " (kata Safitri)
" gak lah, kita sampe sore dirumah bang Abi, soalnya bang Abi izin setengah hari kerja hari ini " (kata Abimana)
" emang bang Abi mau kemana ko ijin setengah hari " (kata Safitri)
" mau berduaan aja dirumah seharian sama adek sayang " (kata Abimana sambil tersenyum)
" gak ah, Safitri gak mau " (kata Safitri)
" kenapa, kamu gak mau berduan sama bang Abi " (kata Abimana)
" kan kata orang gak boleh berduaan bang nanti yang ketiganya setan " (kata Safitri)
" ah gak apalah ada setan, bang Abi gak takut setan ko, asal ada adek " (kata Abimana)
" ya justru karena ada aku bang makanya ada setan " (kata Safitri)
" bang Abi janji gak bakal ada setan sayang, hahaha " (Abimana sambil tertawa)
" malah ketawa lagi, mencurigakan " (kata Safitri)
Istirahat siangpun telah tiba, Safitri kini telah berada didalam mobil bersama Abimana menuju rumahnya, adzanpun berkumandang tepat saat mereka telah sampai didepan rumah Bripka Abimana.
" ayo sayang kita masuk sholat dulu baru kita pesan makan digofood aja ya " (kata Abimana)
" mm ayo " (kata Safitri)
__ADS_1
Safitri segera berwudhu & masuk kedalam musholah yang ada dirumah Bripka Abimana, ia sholat dengan di imami oleh Bripka Abimana, ia tidak menyangka pria yang belum resmi menjadi suaminya ini telah menjadi imam sholatnya saat ini.