
Pagi telah tiba jam menunjukan pukul 07.00 pagi, di rumah Safitri semua orang telah bersiap-siap menyambut kedatangan Bripka abimana & kelurganya, hari ini hari pertunangan safitri & bripka abimana, acara pertunangan diadakan secara sederhana, hanya dihadiri keluarga & teman-teman terdekat. Safitri tengah berdandan didalam kamarnya saat ini ia sudah ditemani dua sahabatnya Risya & Ega serta ada temannya juga Widia, ia memakai kebaya merah tua dengan mengenakan jilbab, kata ayah karena ini acara resmi lebih baik jika ia mengenakan jilbab agar lebih sopan.
" lo cantik banget beb, sumpah " (kata Risya)
" cocok banget ya dia Ris pakai baju ini? " (kata Ega)
" beneran ni, cocok gue pakai ini, gak kaya hudok kan gue? " (kata Safitri)
" ga Fit lo cantik kok " (kata Widia)
" nih orang gak percayaan diri banget sih, emang gitu juga Wid kalo di SPN? " (kata Risya)
" gak usah tanya ris sudah pasti gue yakin, yakan Wid " (tanya Ega)
" hehehehe, apalagi kita di sana mati-matian muji-muji dia cantik tapi dia malah ngeyel kalo dia biasa aja " (kata Widia)
" hahahahahahaha, dia ini memang begini Wid, jadi kalau lo berteman sama Safitri jangan heran ya " (kata Ega)
" kalian nih bukannya hibur gue yang dekdekan malah asik ghibah gue " (kata Safitri)
" beb ghibah itu kalau gak ada orangnya, nah ini lo jogrok disini " (kata Risya)
" hahahahaha, mulai oonnya kambuh " (kata Ega)
" beb pegang ni tangan gue dingin banget, nervous gue " (kata Safitri)
" dingin banget Fit " (kata Widia)
" mm dingin banget, gue ambilin teh dulu ya beb " (kata Risya)
" Ris gue juga ya sama Widia, hahahah " (kata Ega)
" iya bos " (kata Risya)
" jam berapa guys? " (kata Safitri)
" jam 10 Fit, calon lo jam berapa datang? " (kata Widia)
" harusnya sih sudah datang ya beb " (kata Ega)
" eh tuh kayanya udah rame diluar, kayanya udah datang deh bang Abimana " (kata Ega)
__ADS_1
#*Bripka Abimana Prasetiya
Mobil yang dikendarainya bersama kelurganya telah sampai dipekarangan rumah Safitri, Bripka Abimana membawa rombongannya dengan dua mobil, mobil Bripda Aidan yang dikendarai oleh Bripda Aidan sendiri & mobil sportnya yang dikendarai mas Bagas. Di rumah kekasihnya kini sudah ramai meskipun tidak terlalu ramai mengingat acara ini hanya dihadiri sanak kelurga & para sahabat terdekat, mereka disambut oleh kakak Safitri mas Min & mas Har yang segera menyuruh mereka masuk kedalam rumah yang kini sudah tidak ada sofa & hanya ada permadani disepanjang ruangan. Bripka Abimana tak sabar untuk melihat kekasihnya, mengapa kekasihnya tak kunjung keluar juga batin nya, setelah beberapa menit acara dimulai & acara tukar cincin pun tiba baru lah dipanggil kekasihnya oleh kakak iparnya untuk keluar. Betapa berbinar-binar matanya menatap kekasihnya yang sangat anggun & cantik.
" masyallah sungguh luar biasa indahnya cipataanmu ya allah " (gumam Abimana dalam hati sambil tersenyum)
" aduh mandangnya jangan gitu banget dong, baru tunangan loh ya belum sah, hahahahahaha " (kata mas Har)
Mereka semua tertawa karena melihat Bripka Abimana yang tak berkedip melihat kekasihnya.
#* Andriawan Abara Brilian
" ha tuh kan bunga cewek itu, pantes tadi didepan om-om itu berasa kaya kenal, jadi dia calon bang Abi, god dunia sempit banget sih, tapi kata bang Abi calonnya namanya Safitri, wah gimana gak bikin penasaran coba beneran gak tertarik sama gue dia bahkan nama juga gak kasih tau nama sebenarnya " (gumam Bara dalam hati)
"gimana kalo bang abi tau kalau cewek yang gue suka ternyata tunangannya, terus siapa om-om yang ada didepan tadi? " (gumam Bara)
Melihat wanita yang masih membuatnya jatuh cinta bersanding dengan abangnya ada rasa dihatinya sedikit merasakan sakit karena cemburu.
"oh tuhan, kenapa gue ngerasa sakit ya liat cewek itu disamping bang Abi, gimana bisa gue suka sama calon kakak ipar gue sendiri " (gumam Bara dalam hati)
Bara tidak menyangka jika ia akan bertemu lagi dengan Bunga alias Safitri sebagai tunangan abangnya.
Acara tukar cincin pun sudah selesai, kini Safitri telah diperkenalkan dengan kedua orang tua kekasihnya, ia begitu terkejut saat ada Bripda Alin yang diperkenalkan sebagai sepupu bripka Abimana, bagaimana mungkin selama dua bulan berada diasrama bripda alin tidak mengatakan jika dia adalah sepupu dari kekasihnya, atau ini hanya kebetulan pikirnya, dan tak kalah terkejutnya lagi Safitri karena ada sosok Bara yang diperkenalkan Bripka Abimana sebagai adiknya, dunia begitu sempit pikirnya. Orang tua serta keluarga berbincang mengakrabkan diri satu sama lain, sedang Bara adik Bripka Abimana duduk bersebelahan dengan Bripda Aidan, wajah Bara agak murung, sedang Bripda Alin masih bersama Safitri & Bripka.
" ka Alin disini juga ada Widia loh " (kata Safitri)
" iya tadi gue juga liat, mana ya dia dek? " (kata Bripda Alin)
" dibelakang kayaknya " (kata Safitri)
" kalau gitu gue kesana ya mau cari Widia " (kata Bripda Alin)
Bripda Alin pergi untuk mencari Widia, sedangkan kini ia hanya duduk berdua dengan pria yang telah menjadi tunangannya ini.
" bang Abi kenapa sih ngeliatnya dari tadi begitu banget " (kata Safitri merona)
" kamu cantik banget sayang " (kata Abimana)
" mulai gombalnya " (kata Safitri)
" enggak sayang beneran " (kata Abimana tersenyum sambil mencium punggung tangan Safitri lembut)
__ADS_1
" bang boleh tanya? " (kata Safitri)
" jelas aja boleh sayang, kamu mau tanya apa sih? " (kata Abimana)
" apa selama di asrama ka Alin sebenarnya tau kalau aku pacar abang? " (kata Safitri)
" mm, iya dia tau, abang yang nugasin dia disana buat ngejaga adek, soalnya abang gak bisa disana buat jagain adek " (kata Abimana)
" astaga,pantes aja ka Alin beda banget dari yang lain " (kata Safitri)
" bang Abi cuma gak mau pacar bang Abi didekati cowok lain waktu bang Abi jauh dari adek sayang, makanya cuman pakai cara ini bang Abi jaga kamu, selain itu bang Abi juga nyuruh Alin buat gak ngomong sama Adek siapa sebenarnya dia & juga nyuruh dia buat gak cerita kehidupan pribadi kita sama siapapun, bang Abi gak mau ngeganggu proses belajar adek disana sayang " (kata Abimana panjang lebar)
" ih bang Abi kenapa segitunya sih " (kata Safitri sedikit ngambek sambil menyilangkan tangannya)
" calon istri bang Abi jangan ngambek dong, kalau ngambek nanti bang Abi cium loh biar ngambeknya ilang " (kata Abimana menggoda)
" awas macem-macem "(kata Safitri)
" peluk sayang " (kata Abimana)
" is malu bang " (kata Safitri)
" kangen sayang " (kata Abimana)
" ya inikan lagi sama-sama bang " (kata Safitri)
" pengen peluk " (kata Abimana)
" ihhhhhh " (kata Safitri mencubit pinggang Abimana sambil tersenyum)
" adek sakit, bang Abi kan mau peluk bukan cubit sayang " (kata Abimana)
" biarin " (kata Safitri)
penampilan safitri saat memakai kebaya
ini penampilan bripka abimana
__ADS_1