
Dua bulan kemudian...
Dirumahnya saat ini sudah banyak orang berlalu lalang mempersiapkan acara pernikahan mereka besok yang diadakan disebuah gedung, setelah menunggu dua tahun lebih akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga, hari ini ia melakukan acara siraman adat jawa karena kedua orangtuanya memang orang jawa, selama dua tahun perjalanan hubungannya dengan calon suaminya ini tidak sedikit lika liku, setelah dua bulan lalu ia ditabrak lari oleh pengendara bermotor juga sampai akhirnya bertemu dengan dua lelaki yang benar-benar membuat hubungannya dengan Bripka Abimana sedikit kacau karena salah satu dari pria tersebut yang tidak lain adalah Levin satu bulan yang lalu menculiknya.
Safitri disekap selama dua hari disebuah kamar dengan jendela bertralis besi & pintu terkunci, ia tidak menyangka jika Levin bisa sangat terobsesi dengannya sampai seperti seorang psikopat, selama dalam penculikan dirinya hanya bisa terus memikirkan ibunya beserta tunangannya, disaat dalam sekapan selama dua hari ia sangat bersyukur badannya kembali dengan utuh tanpa ada kekurangan sama sekali walaupun saat itu ia hampir dinodai oleh Levin, bersyukur saat itu tunangannya berhasil menemukannya dengan bantuan Biru yang tidak lain adalah sahabat Levin, tapi naasnya Levin berhasil melarikan diri entah kemana rimbanya, dari kejadian itu dirinya tidak berani berangkat maupun pulang bekerja sendiri. Kembali lagi pada acara siraman, setelah ritual siramana selesai kini Safitri berada dikamarnya dengan pakaian santai ia berada dikamar bersama dua sahabatnya beserta Widia.
" hemmmm,...calon manten " (kata Ega)
" siap gak lo beb? " (kata Risya)
" siap kayanya mah dia Ris " (kata Widia)
" siap gak siap harus siap, yakan beb Ega " (kata Safitri)
" kenapa kegue lagi " (kata Ega)
" ya lo kan yang ngajarin kita bikin balon diperut " (kata Risya)
" ais, kena gue " (kata Ega)
Mereka berempat tertawa bersama-sama, saat ini keempat wanita ini berpisah dengan para pria mereka karena para pria menemani Bripka Abimana dirumahnya, Safitri & Bripka Abimana sudah satu minggu tidak saling menghubungi karena acara pingitan, ponsel Safitri telah disita oleh mas Min satu minggu yang lalu ia juga tidak boleh bepergian kemana-mana, selama dipingit Safitri terkadang merindukan Bripka Abimana tetapi karena ada Rani yang menemaninya, berkat Rani ia sedikit-sedikit melupakan rasa rindunya.
" bahagia banget lo beb, senyum-senyum terus " (kata Risya)
" ya gimana gak bahagia, satu minggu bok gak boleh ketemu sama telponan " (kata Ega)
" hahahah,...iya bener kalian " (kara Widia)
" coba selama satu minggu gak ada kalian datang nemani gue mah gak bakal kuat gue " (kata Safitri)
" jangan rindu, rindu itu berat, lo gak bakal kuat hahahah " (Widia)
Mereka tertawa bersama didalam kamar Safitri sambil duduk diatas ranjangnya, tidak lama ponsel milik Widia berbunyi.
" eh Bara VC, angkat gak Fit?, yakin mah gue disuruh bang Abi dia " (kata Widia)
__ADS_1
" hemmm jangan Wid biarin " (kata Ega)
" jahat lo beb,...hahahha " (kata Risya)
" kita kerjain aja yo beb, angkat aja deh Wid " (kata Ega)
#* Bripka Abimana Prasetiya
Saat ini ia duduk bersama adiknya Bara beserta Aidan & Dito, Bripka Abimana sudah satu minggu tidak bisa menghubungi kekasihnya, bahkan tidak bisa bertemu dengannya, kadang mereka mendapatkan informasi tentang Safitri dari Bara, karena Bara rajin mengunjungi Safitri, saat ini dirumah Bara sudah ada kedua orang tuanya & masih banyak yang lainnya.
" bang Abi mah gak sabaran besok mau malam pertama belah duren " (kata Bara)
" Bar lo Bar ati-ati, bahasa lo masih kecil belum pantes " (kata Aidan)
" bang lo mau sampe kapan bilangin gue kecil terus, Safitri juga masih kecil udah mau dinikahin aja sama abang gue " (kata Bara membela)
" rejeki gue mah itu Bar " (kata Abimana tersenyum), " kangen banget gue sama Safitri, lagi apa ya dia " (kata Abimana)
" lagi kumpul mereka bang " (kata Dito)
" bang lo mau tau Safitri ngapain gak, emm....gimana kalo gue telponin Widia, dia ada disana nih " (kata Bara)
Dilihatnya adiknya kini telah menekan panggilan vidio calk kepada Widia tetapi tak kunjung diangkat setelah melakukan lagi akhirnya tersambung juga, Bripka Abimana sengaja tidak memperlihatkan wajahnya dilayar ponsel milik Bara sebelum kekasihnya berada disana.
" yang lagi apa? " (kata Bara)
" lagi kumpul nhi, sama Ega sama Risya, tuh safitri " (kata Widia)
" haiii,...calon kakak ipar comel, kangen gak lo sama gue " (kata Bara)
Mendengar kata-kata Bara Abimana langsung menyikut Bara untuk mengingatkan bukannya malah bertanya calon istrinya itu rindu atau tidak dengan Bara.
" hahahha,...eh sori ada yang marah, salah tanya gue, hemmmm,... Fit abang gue kangen banget sama lo, katanya gak sabar besok malam, lo siap gak mau diajak begadang sama abang gue " (kata Bara)
Seketika mereka tertawa terbahak-bahak mendengar kata-kata Bara yang sangat fulgar, adiknya ini memang pandai menggoda Safitri bahkan ia sering membuat Safitri ngambek karena kejailannya.
__ADS_1
#Safitri
Mendengar tawa dari para pria didalam sambungan vidio call membuat Safitri malu wajahnya seketika merah seperti tomat, lagi-lagi Bara menjadi biang keladi, membuat pertanyaan konyol begitu fulgar, seketika rencana mereka untuk mengerjai para pria gagal.
" Bara " (kata Safitri yang teriak sambil menutup wajahnya dengan bantal)
" yang apaan sih omongannya itu lo dijaga yang " (kata Widia yang tersenyum)
" yang aku cuman nyampein pesan bang Abi sayang soalnya dia gak bisa ngomong sama Safitri secara langsungkan " (kata Bara)
" Bara, tanggung jawab lo bikin sahabat gue malu " (kata Ega)
" ega, kata bang Dito lo harus lajarin dia posisi-posisi yang enak " (kata Bara)
" kampret,....mana kak Dito " (kata Ega)
" apa sayang " (kata Dito)
" kak dito ngasih private ke bang Abi ya masalah ranjang, nanti sebelum pulang jangan lupa minta bayarannya ya sayang " (kata Ega bercanda)
" dih lo Ga, gue pikir mau marah sama laki Lo hahahaha " (kata Aidan)
" gak lah bang Aidan " (kata Ega)
" hai sunshine,...i love u " (kata aidan pada Risya)
" love u to sayang " (kata Risya)
" oke,...sudah ya acara katakan cintanya, sayang,....bang Abi boleh gak ngomong langsung nih sama Safitri, kangen dia " (kata Bara)
" gak boleh yang, kasih tau bang Abi besok juga ketemu " (kata Widia)
" ya udah nih, bang Abi tapi boleh ngomong ya, Fit denger nih abang gue mau ngomong " (kata Bara)
Bripka Abimana meraih ponsel yang diberikan Bara & segera berbicara.
__ADS_1
" de...i love u sayang,...abang pengen cepet-cepet tidur biar besok kita cepet sah " (kata Abimana)
*****ciiiiiiiiieeeeehhhh""""""kata mereka bersama.