
Safitri duduk bersama suaminya & anak mereka zayn duduk ditaman belakang sambil bercanda gurau, tanpa terasa anaknya kini tumbuh besar umurnya sudah tiga tahun & sudah bersekolah di TK paud, zayn tumbuh menjadi anak yang cerdas & tampan, zayn asik bermain sepeda berkelilingi mengitari taman.
"zayn,...jangan laju-laju ya sayang nanti jatuh"(kata abimana)
"iya pi"(kata zayn)
"zayn liat kedepan sayang"(kata safitri)
Ia & suaminya duduk berdua diayunan sambil memperhtikan anak mereka berdua sembari berbincang-bincang, kehidupannya sangat bahagia, mempunyai suami yang baik & anak yang luar biasa cerdasnya, karirnya didalam kepolisian juga baik, meskipun menjadi seorang polwan awalnya bukan cita-citanya tapi setelah menjadi seorang polwan ia sangat mencintai pekerjaannya ini, tidak mudah memang menjadi pengabdi negara & pengayom masyarakat tetapi selama ini ia telah mencintai pekerjaannya sebagai polwan, ia terus tersenyum memandang suaminya begitu juga dengan suaminya yang terus tersenyum kearahnya sambil memeluknya dengan satu tangannya.
"kenapa senyum-senyum,...hmmmmm"(kata abimana sambil mencium kening safitri)
"gakpapa bang"(kata safitri tersenyum) "gak terasa ya anak kita sudah besar, dia tumbuh jadi anak yang cerdas juga tampan"(kata safitri)
"kaya papinya kan ganteng"(kata abimana tersenyum)
"hmmmmm,....memang bener zayn mirip banget sama abang"(kata safitri)
Jika dipikir ia tak pernah menyangka perkenalannya dengan suaminya saat mengikuti tes masuk polisi bisa berahir jodoh seperti ini.
#* Abimana prasetiya
Ia & safitri sedang mengambil cuti tahunan, mereka berdua akan menikmati masa liburnya dengan bersantai & menikmati kebersamaan bertiga, ia akan mengajak istri & anaknya berlibur keluar kota kerumah kedua orangtuanya sore nanti, saat ini mereka bertiga masih bersantai ditaman belakang menemani zayn yang sedang bersepeda mengelilingi taman, dilihatnya istrinya selalu tersenyum kearahnya, ia sangat bahagia bisa menikahi safitri & memiliki zayn, sudah sekitar tiga tahun lebih usia pernikahan mereka.
"sayang,...aku gak sabar pengen ketemu mama, papa, mba reina, mas bagas, keponakan kamu sekarang pasti udah gede sayang, ini juga sayang pengen ketemu ka alin, bang sofiyan, anak mereka seumuran anaknya ega kan sayang"(kata safitri)
"mereka disana sudah gak sabar nunggu kedatangan kita sayang, baru kali ini kan kita pulang lagi kerumah papa-mama"(kata abimana)
"iya sayang, lama banget gak kesana, pumpung disana bisa gak jalan-jalan kerumah teman waktu diSPN sayang?(kata safitri)
__ADS_1
"iya sayang,...abang anter kemanapun kamu mau pergi"(kata abimana)
"makasi sayang,...emuaaaahhh"(kata safitri sambil mengecup pipi suaminya)
Sudah sering ia mendapatkan ciuman mendadak seperti ini tetapi rasanya masih sama seperti melayang-layang diudara.
"ih kurang sayang,...masa cuman dipipi doang"(kata abimana)
"malu ah,....ada zayn tuh"(kata safitri)
#*safitri
Rasanya baru kemarin ia lulus dari sekolahnya, hidupnya bagaikan mimpi tak menyangka dari hasil coba-cobanya mendaftar polisi ia mendapatkan takdir yang luar biasa, takdir sebagai seorang polwan & dipersunting seorang komandan, dalam sekejap bak dongeng seribu satu malam hidupnya berubah, hidupnya sangat bahagia, mempunyai suami yang tampan & mapan meskipun suaminya seorang yang sangat posesif tapi ia sangat mencintai & menyayangi suaminya, bangga sebagai istri seorang AIPTU abimana prasetiya, muda berprestasi & tampan wajar saja jika anaknya menurun wajah papanya.
"sayang kayanya zayn udah cocok ya kalo punya ade"(kata abimana)
Mendengar kata-kata suaminya membuatnya terkaget & malu, kenapa tiba-tiba suaminya membahas soal adik buat zayn.
"jadi gimana sayang,...apa abang mau nambah anak?"(kata safitri)
"berusaha aja dulu sayang, sedikasihnya aja sama allah, pumpung abang juga masih belum terlalu tua sayang"(kata abimana)
"tapi aku pengen cwe ya bang"(kata safitri)
"emang boleh request sayang"(kata abimana)
"ya engga si, cuman abang yang kira-kira aja kalo mau punya anak cwe itu bagai mana"(kata safitri)
"hahahahhaha"(kata abimana memencet hidung istrinya)
__ADS_1
Ia masih duduk bercerita sambil dipeluk suaminya sesekali kepalanya dielus oleh suaminya & dikecupnya berkali-kali kening & pipinya.
"ade sudah 24thn tapi masih aja kaya abg, abang tambah was-was ni kayanya"(kata abimana)
"ih was-was apa coba sayang"(kata safitri)
"terlalu banyak penggemarmu sayang, abang cemburu, bisa gak itu penggemar cwo ditenggelamkan"(kata abimana)
"hahahahah....ada-ada aja si sayang"(kata safitri)
"terlalu banyak pemuja rahasia mu sayang"(kata abimana), "zayn cepat gede dong sayang anak papi, bantu papi jaga mami kamu dari penggemar-penggemarnya"(kata abimana pad zayn)
"emang mami artis pi?"(kata zayn bertanya)
"engga sayang mami kamu ini, polwan cantik"(kata abimana)
"apa....polwan cantik"(kata zayn)
Anaknya nampak kebingungan dengan kata-kata abimana tentang polwan cantik.
"sayang,...aku gak perduli mau sebanyak apa penggemar aku, pemuja rahasiaku, aku cuman sayang & cinta sama kamu seumur hidupku, dulu, sekarang, nanti & sampai mati"(kata safitri)
"sayang,....terimakasi ade sudah milih & nerima abang jadi suami sekaligus imam kamu sayang, trimakasi sudahkasih cinta & sayangmu cuman buat aku & anak kita,....i love u so much,...i love u more"(kata abimana)
Ia hanya tersenyum mendengar kata-kata suaminya.
"trimakasi ya allah kau telah memberikan kebahagiaan yang luar biasa untukku, kau berikan aku suami yang sangat bijak pengganti sosok ayahku, dia begitu menyayangi keluarga & juga ibuku, kau sangat baik memberikan aku keluarga kecil & menjadikanku sebagai seorang ibu bagi seorang malaikat kecil pemberianmu, ya allah abadikan cinta kami sampai menuju jannahmu ya allah"(gumam safitri dalam hati)
Perjalanan hidupnya sangat berwarna, ia hidup dengan bahagia, para sahabatnya juga hidup bahagia, risya & ega mendapatkan kebahagian yang sama begitu pula widia. Hidupnyapun kini sangat sempurna, ia berharap hidupnya akan selalu seperti ini sampai akhir hayatnya, sampai nanti sampai mati.
__ADS_1
*********TAMAT********