Polwan Cantik

Polwan Cantik
#31


__ADS_3

Adzan sholat magrib pun berkumandang, seperti biasa ayah pergi ke masjid untuk menunaikan ibadahnya, sedang Safitri & ibu menunaikan ibadah sholat di rumah saja, setelah selesai sholat safitri & ibu duduk diruang tengah didepan televisi seperti kebiasaan mereka sebelumnya bersantai bersama, tidak terlalu lama ayah juga pulang dari masjid & ikut duduk disana.


Waktu menunjukan pukul 07.00malam terdengar rintik hujan diluar rumah, Safitri masuk kedalam kamar untuk mengambil ponselnya.


**tok***tok***tok***


Tak lama kemudian bunyi ketukan pintu terdengar dara arah pintu depan, ayah segera beranjak untuk membukakan pintu.


" assalamuallaikum " ( kata suara dari balik pintu)


" wa'llaikumsalam, eh nak Abi, ayo silahkan masuk " (kata ayah mempersilahkan)


" iya pak " (kata Abimana ikut masuk kedalam)


" kami lagi santai diruang tengah sambil nonton tv nak, seperti biasa " (kata ayah)


Saat safitri tidak berada di rumah selama mengikuti pendidikan di SPN Bripka Abimana selalu datang & mengobrol bersama kedua orang tua Safitri diruang tengah sambil berlesehan seperti ini, bahkan pernah suatu ketika karena paksaan kedua orang tua Safitri Bripka Abimana menginap di rumah Safitri & tidur dikamarnya, orang tua Safitri sudah sangat akrab dengan Bripka Abimana.


" eh nak Abi, ayo silahkan duduk, sebentar ibu bikinkan teh hangat " (kata ibu)


" gak usah repot-repot bu " (kata Abimana)


" ah cuman teh aja, gak ngerepotin kok, kamu sudah sering kesini jangan sungkan gitu lah nak " (kata ibu & masuk ke dapur)


" iya bu " (kata Abimana)


" iya nak Abi, jangan sungkan-sungkan lagi, lagian ini bukan pertama kalinya kan nak Abi kesini " (kata ayah)


" iya pak, ngomong-ngomong Safitri mana ya pak? " (kata Abimana)


" tuh lagi dikamar dia, mungkin lagi balas pesan dari Ega sama Risya, ketuk aja pintunya nak masuk aja " (kata ayah)


" ah enggak pak, saya enggak berani masuk ke kamarnya " (kata Bripka Abimana)

__ADS_1


" hahahahaha, enggak apa-apa nak, kamu kan juga sudah pernah masuk kedalam kamarnya " (kata ayah)


" tapikan beda pak, ini ada Safitri dikamarnya, gimana saya bisa masuk sedangkan saya & Safitri bukan mahram " (kata Bripka Abimana)


" bapak mengijikan kamu keluar masuk bebas di rumah ini nak, kamu pacar anak bapak kan bapak tau kamu tau batasan-batasannya " (kata ayah)


Ibu pun keluar membawakan nampan yang berisikan teko teh hangat & gelas serta cemilan.


" silahkan nak Abi " (kata ibu), " Safitri kok belum keluar yah? " (kata ibu)


" panggil dulu sana bu, nak Abi ayah suruh masuk kekamar ngelihat anak kita katanya malu belum mahram, hahahaha " (kata ayah lagi)


(Bripka Abimana hanya tersenyum & menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal)


" ah bapak ini malah ngejek nak Abi " (kata ibu kepada ayah), " sebentar ya nak Abi ibu panggilkan dulu dia " (kata ibu kepada Abimana)


Ibupun masuk kedalam kamar Safitri yang pintunya berada disamping ruang tengah.


" hujan diluar jadi tambah deras ya nak Abi, padahal bentar lagi sholat isya nih " (kata ayah)


" ah bapak malu nak naik mobil segala " (kata ayah)


" tapi kalau kita naik motor pasti baju kita basah pak " (kata Abimana)


" bener juga nak " (kata ayah)


Ini bukan untuk pertama kalinya ayah berangkat ke masjid bersama Bripka Abimana meskipun sebelum nya mereka berboncengan naik motor ayah. Pintu kamar Safitri terbuka kembali terlihat ibu keluar dari kamar tersebut.


" mana bu Safitri kok belum keluar " (kata ayah)


" ketiduran dia yah, tapi sudah ibu bangunkan " (kata ibu)


" maaf bu kayanya gak usah dibangunin aja Safitri biar dia istirahat dulu, pasti dia capek, apalagi selama di SPN dia kurang istirahat " (kata Abimana)

__ADS_1


" gak apa-apa nak Abi juga sudah jauh-jauh kesini buat nemuin Safitri, masuk aja nak Abi lihat apa dia sudah bangun apa dia tidur lagi " (kata ibu)


" boleh bu? " (kata Abimana)


" iya nak, gak apa-apa, ibu sama ayah percaya sama kamu, kamu pasti akan jaga Safitri " (kata ibu)


" masuklah nak sebelum kita berangkat ke masjid " (kata ayah)


#*Bripka Abimana Prasetiya


Ia berdiri lalu membuka perlahan pintu kamar Safitri & masuk kedalam, ia tak menemukan kekasihnya di atas tempat tidurnya.


"oh mungkin lagi di kamar mandi " (gumam Abimana dalam hati)


Bripka Abimana duduk ditepi ranjang sambil menunggu Safitri, kamar Safitri memang tidak terlalu luas dengan ukuran sedang & kamar mandi yang berada di dalam, Bripka Abimana sudah hapal dengan kamar ini pasalnya saat ia menginap di rumah Safitri ia tidur dikamar kekasihnya ini beberapa kali, kamarnya sangat rapi, penuh dengan gambar-gambar kartun lucu yang menempel didindingnya, ada bintang-bintang dilangit-langit kamarnya, jika dimatikan lampunya bintang-bintangnya akan menyala, ada kupu-kupu menempel di dinding atas di samping ranjang Safitri, meja dengan ukuran kecil diatasnya ada lampu tidur & beberapa foto Safitri dengan keluarga & dengan dua sahabatnya. Saat terus memperhatikan kamar ini kembali tiba-tiba Safitri keluar dari kamar mandi.


#* Safitri


" loh bang Abi, kenapa masuk ke kamar? " (kata Safitri)


Safitri kaget saat ia keluar dari kamar mandi untuk mencuci mukanya menghilangkan rasa kantuknya karena sudah ada Bripka Abimana yang duduk ditepi ranjangnya.


" bang Abi di suruh ibu sama bapak liat adek kenapa lama keluar " (kata Abimana sambil garuk-garuk kepala)


" serius ayah sama ibu nyuruh bang Abi masuk? " (kata Safitri yang belum beranjak dari tempatnya masih didepan pintu kamar mandinya)


" iya dek, mana berani bang Abi masuk kalau gak disuruh, yu keluar yu, kamu ngapain sih malah diam aja disitu sayang " (kata Abimana)


" beneran kan disuruh ayah sama ibu, awas kalau bohong " (kata Safitri)


" ya Allah, iya sayang beneran, Sumpah, ayo ah keluar dek, lama-lama di dalam nanti ayah sama ibu curiga loh " (kata Abimana tersenyum)


" curiga apaan? " (kata Safitri)

__ADS_1


" ya pikir aja cewek sama cowok berduaan di kamar lama gak keluar ya pasti ada apa-apanya, ayo ah nanti keburu abang jadi hulk " (kata Abimana tidak mau berdebat & meraih tangan Safitri)


__ADS_2