Polwan Cantik

Polwan Cantik
#68


__ADS_3

*****wiu*****wiu*****wiu********


Bunyi sirine yang salalu menjadi alarm calon bintara polwan selama mengikuti pendidikan di asrama SPN telah terdengar menandakan pukul 03.30 pagi, karena untuk pertama kalinya setelah kembali dari agenda IBL ada saja yang bangun kaget & memakai seragam dengan berjalan seperti waktu pertama masuk, kegiatan rutin pun segera dilakukan seperti biasa. Olahraga pagi sudah menjadi rutinitas mereka sebelumnya jadi ini bukanlah hal yang baru, berlari sambil menyanyikan lagu menjadikan semangat untuk mereka, kelak ini pasti sangat mereka rindukan saat pendidikan yang mereka jalani telah usai & terpisah.


Safitri saat ini telah kembali fokus dengan pendidikan yang ia jalani, ia berusaha menjalani semua pendidikannya dengan santai tetapi santai bukan artinya main-main. Safitri selalu berpasangan dengan bela no 16 karena safitri no 17, melakukan sit-up, pus-up & gerakan dasar lainnya, ia selalu berpasangan dengan bela. Selama berada diSPN Safitri & Bela adalah rekan terbaik dalam melakukan apapun, kerja samanya dengan Bela selalu menjadi nomer satu, Safitri & Bela dijuluki sebagai duo Srikandi karena mereka berdua sama-sama cekatan. Tidak terasa adzan subuh berkumandang langit sudah terlihat tidak terlalu gelap lagi, Safitri & calon bintara polwan lainnya yang beragama muslim segera bersiap menunaikan sholat subuh berjamaah dimusolah.


Sebelum melaksanakan sholat calon bintara polwan membersihkan diri terlebih dahulu mandi & mengganti pakaian yang lebih bersih lalu pergi ke musolah, sepertia biasa dimusolah sudah ada salah satu instruktur atau gading yang menjadi imam, kali ini telah berdiri didepan AIPTU Husin sebagai imam nampak beberapa instruktur pria & gading di balakangnya, sholat berjamaah dimusolah seperti ini adalah salah satu favorit Safitri, disni adalah tempat yang paling nyaman untuk mencurahkan kebimbangan & rasa lelahnya kepada sang maha kuasa, setelah malaksanakan ibadah sholat subuh Safitri & calon bintara polwan lainnya kembali ke barak untuk mengganti pakaian mereka dengan seragam kebesaran, seperti biasa kegiatan akan dimulai sesudah mereka melakukan sarapan pagi, sarapan pagi dilakukan pukul 07.00 mereka diberi waktu dua puluh menit untuk mengahabiskan sarapan lalu mereka melakukan kegiatan selanjutnya.


" masih ada sekitar tiga puluh menit nih buat siap-siap " (kata Fira)


" kalian sudah selesai " (kata Naya)


" gue tinggal pakai sepatu " (kata Adilla)


" kalau sudah selesai kita keluar duluan yu " (kata Widia)


" iya kita diluar barak aja sambil menunggu waktu sarapan " (kata Naya)


" Fit lo sudah " (kata Widia)


" emmmm, gue sudah kok, yuk " (kata Safitri)


Safitri & keempat temannya telah keluar dari barak, masih beberapa calon bintara polwan berada didalam barak yang masih bersiap-siap. Diluar sudah ada Bripda Alin berdiri tersenyum kearahnya.

__ADS_1


" hai kak Alin " (sapa Adilla)


" hai, gimana ni rasanya habis balik dari libur? " (kata Bripda Alin)


" tadi sempat kaget sih waktu bangun jam 03.30 kan selama satu minggu dirumah gak pernah denger suara sirine " (kata Widia)


" iya gue juga lupa kalau sudah ada di asrama,hahaha " (kata Fira)


" lo gimana dek, gak kaget? " (kata Bripda Alin kepada Safitri)


" engga sih kak, tapi tadi waktu bangun memang agak ngantuk soalnya semalam hampir gak bisa tidur " (kata Safitri)


" hmmmm, nanti pasti bakal biasa lagi, tetep semangat ya " (kata Bripda Alin sambil tersenyum)


" kak hari ini kegiatan kita baris berbaris kan? " (kata Naya)


" iya hari ini memang kegiatannya baris berbaris, nanti bakal ada tamu dari luar kota, polisi muda yang punya prestasi sangat baik, usianya masih muda tapi dia sudah dapat pangkat brigadir polisi kepala terus sebentar lagi beliau bakal naik pangkat jadi AIPDA berkat prestasinya " (kat Bripda Alin)


" wow, pasti istri sama anak-anaknya bangga banget tuh " (kata Safitri)


" beliau belum berkeluarga, tapi beliau sudah punya calon istri sih " (kata Bripda Alin)


" wah penasaran gue " (kata Widia)

__ADS_1


" kak alin mukanya ganteng gak? " (kata Naya)


" wah pokoknya super ganteng banget " (kata Bripda Alin)


" ka Alin pernah naksir gak? " (kata Fira)


" enggak sih tapi intinya kakak kagum banget sama beliau, ya udah kalian siap-siap ya " (kata Bripda Alin)


" siap kak " (kata mereka bersama-sama)


Mereka bersiap & berbaris sebelum meraka masuk kedalam ruang makan untuk sarapan pagi, berbaris rapi & masuk berurutan.


#*Bripda Randito Dwi Mahendra


Bripda Randito sedari tadi mengawasi apa yang diperbincangkan wanita lesbi itu kepada Safitri & teman-temannya, ia sangat benci melihat wanita jadi-jadian itu bersikap baik kepada Safitri untuk menjeratnya kedalam dunia menyimpangnya, tersenyum seolah-olah dia adalah wanita biasa yang perduli kepada sesama wanita padahal ia adalah seorang lesbi yang sedang mengicar Safitri karena menyukainya. Melihat pemandangan ini membuat mood-nya tidak baik, ia sengaja tidak datang mengahampiri karena tidak ingin mood-nya menjadi semakin buruk karena harus berhadapan dengan rubah licik.


" dasar rubah licik " (gumam Bripda Randito dalam hati)


Bripda Randito segera melangkahkan kakinya mendekati ruang makan, ia berada disisi pintu bersama para gading & instruktur lainnya, dilihat nya Bripda alin berdirinya didekat meja makan Safitri.


"kenapa tuh cewek jadi-jadian makin deket-deket sih sama Safitri, sok akrab banget lagi, megang-megang gitu " (gumam Bripda Randito dalam hati)


Bripda Randito sangat cemburu melihat Bripda Alin menyentuh Safitri, hatinya sangat panas terbakar api cemburu, matanya melotot tangannya mengepal.

__ADS_1


__ADS_2