Polwan Cantik

Polwan Cantik
#129


__ADS_3

# Bripka Abimana Prasetiya


Dirinya kini telah menghubungi Bripda Randito & Bripda Sofiyan untuk menanyakan perihal wanita-wanita mereka, apakah bener mereka akan menghabiskan waktu bersama, ternyata benar tunangannya sedang pergi bersama dua sahabatnya, Bripka Abimana memutuskan untuk bertemu Bripda Randito & Bripda Aidan, untuk sekedar mengobrol sambil meminta saran tentang acara pernikahannya yang tinggal menunggu beberapa bulan lagi, memang setalah Bripda Randito pindah bertugas setelah menikah mereka jadi saling akrab, karena para wanita yang mereka sayangi bersahabat baik, bahkan akhir-akhir ini Bripda Randito kerap curhat kepadanya & Bripda Aidan perihal istrinya yang sedang nyidam bahkan mengatakan badannya bau kenalpot mobil truk yang berhasil membuat bripka abimana terpingkal-pingkal & membuat perutnya sakit, padahal yang dikatakan Ega tidak benar bahkan menurut Abimana jika Bripda Randito terlalu banyak memakai farfum sampai menyengat.


Ia jadi berfikir apakah saat nanti ia menikah & istrinya hamil akan bertingakah seperti itu juga, bahkan semenit saja ia tak melihat tunangannya ia tak bisa apalagi sampai seperti Bripda Randito yang dijauhi istrinya. Jam telah menunjukan jam 03.00 sore sudah berjam-jam kekasihnya tak menghubunginya & membalas pesan darinya bahkan tak juga menjawab telpon darinya, meskipun ia tau kekasihnya bersama dua sahabatnya tetapi ia tetap saja cemas membuatnya sedari tadi mondar mandir.


" lo kenapa sih bang? " (kata Bripda Aidan)


" bini gue yang hamil bang, gue cemas tapi gak segitunya kaya lo " (kata Bripda Randito)


" ya gimana dong, mereka sudah pergi berjam-jam kan tapi Safitri belum ada hubungi gue, ditelpon dichat juga gak dibalas " (kata Abimana)


" bang bukan lo aja, yang jelas kita bertiga senasib " (kata Bripda Randito)


" cwe emang suka gitu ya? " (kata Abimana)


" gue gak tau bang, gue mah gak playboy yang banyak mantan " (kata Bripda Randito)


" hemmm, lo bisa gak, gak bahas soal mantan, lo mau liat gue cemburu inget lo mantannya calon bini gue " (kata Abimana)


" selow bang itu cuman masalalu, lagian gue juga cuman cinta sama bini gue, buktinya dia bunting " (kata Bripda Randito)

__ADS_1


" aih,...pamer apa lo, pamer bisa kuda-kudaan, gak kaya kita yang belum sah " (kata Bripda Aidan)


" wah salah lagi gue, hahah,...buruan nikah deh kalian " (kata Bripda Randito)


" gue yang bakal ngenes nih, habis nih tinggal gue yang gak nikah habis bang Abi nikah " (kata Bripda Aidan)


" sabar bro, belum cukup umur " (kata Bripda Aidan)


" hahah,..songong lo Ran, jelas-jelas gue lebih tua dari lo " (kata Bripda Aidan)


Mereka bertiga bercengkrama seperti biasa karena telah akrab satu sama lainnya, mengbrol seperti ini tak membuat mereka puas kerena tak kunjung mendapatkan kabar Bripka abi Abimana mengajak keduannya untuk menuju kesebuah restoran untuk mencari makan, jam telah menunjukan pukul 07.00 malam, mereka bertiga langsung menuju kesebuah restoran tanpa disangka disana telah ada kekasihnya yang duduk berdua dengan Bara, betapa emosinya tidak meluap ia langsung berjalan kearah mereka berdua & menarik Bara lalu menghajar Bara habis-habisan.


****buggghhhh******bughhhhhhh*****


Melihatnya memukul Bara membuat Bripda Aidan & Bripda Randito segera melerainya & menahannya, sedangkan tunangannya malah membantu Bara yang telah jatuh tersungkur menahan sakit dipipinya & bibirnya yang telah mengeluarkan darah.


" kamu sudah gila ya bang " (kata Safitri marah)


" lepas " (kata Abimana)


Ia memberi peringatan kepada tunangannya untuk melepaskan diri dari adiknya Bara, ia sungguh tak percaya tunangannya ini berbohong dibelakangnya & diam-diam menemui Bara bahkan berduaan seperti ini, padahal pernikahan mereka tinggal beberapa bulan lagi dengan persiapan yang sudah mencapai 50%.

__ADS_1


" Lepas gak, ayo sini " (kata Abimana menarik Safitri)


" bang sabar bang " (kata Aidan)


" jangan kasar bang sama Safitri " (kata Bripda Randito)


" lo Bara, kenapa lo bisa berdua sama calon kakak ipar lo disini?, apa lagi yang mau lo bilang ha? " (kata Abimana emosi)


" bang aku bisa jelasin " (kata Safitri)


" apa yang mau kamu jelasin?, tadi kamu bilang kamu mau pergi sama Ega sama Risya mana mereka?, mana....?, kenapa cuman ada Bara? " (kata Abimana penuh emosi)


Ia sungguh kecewa bahkan tak bisa menahan amarahnya lagi, tatapannya kosong seakan ingin membunuh Bara meskipun Bara adalah adiknya sendiri tetapi sebegitu teganya ia menusuknya dari belakang bahkan ia berhasil menghancurkan hubungannya dengan safitri sebelum mereka menikah. Ia tak perduli lagi dengan apa yang terjadi malam ini bahkan jika ia harus membayar semua kerugian yang ia buat didalam restoran ini. Saat aka menghajar bara kemabali tiba-tiba Safitri menarik tangannya menghalanginya.


" kalo kamu berani sentuh Bara lagi sumpah aku gak bakal mau kenal kamu lagi " (kata Safitri)


" kamu malah belain dia, jelas-jelas aku calon suami kamu " (kata Safitri)


" aku baru calon kamu tapi Bara itu adik mu, walau dicuci darah kalian pake air satu lautan dibumi, yang namanya saudara tetap saudara, kenapa kamu cemburu banget kaya gini sama Bara? " (kata Safitri mulai menangis)


" kamu sama dia itu salah tapi kamu masih berani marah sama aku, kamu sudah bohong sama aku " (kata Abimana masih tetap emosi)

__ADS_1


" kenapa bang?, apa salah kalau aku dekat sama Bara, dia calon adik iparku kan " (kata Safitri), " aku kecewa sama kamu bang " (kata Safitri lagi)


Abimana semakin emosi, safitri justru membela Bara sedangkan Bara hanya diam saja tidak bisa berkata apa-apa & menundukan kepalanya, tiba-tiba Safitri berlari kearah luar meninggalkan dirinya, ia tak bisa berbuat apa-apa setelah melihat ini semuah hanya rasa marah bercampur emosi menemukan calon istrinya & adiknya sedang berduan direstoran.


__ADS_2