
#*Bripka Abimana Prasetiya
Jam menunjukan pukul 09.30malam ia masih mengendarai mobilnya menuju rumah orangtuanya dikota D, ia pulang selarut ini karena menunggu pelajaran akademik yang dilaksanakan kekasihnya malam tadi, ia rela bermalam-malam mengemudi asalkan hatinya puas bertemu kekasihnya pasalnya besok pagi ia harus segera kembali terbang kekota xxx. Sekitar dua jam mengemudi ahirnya ia sampai dirumah orangtuanya, segera diparkirkannya mobilnya kedalam garasi yang cukup besar, ia segera keluar & segera menuju pintu rumah serta menekan bel.
****tet*****tet****tet*****
Suara pintu terbuka ia segera masuk & memberi salam karena mama yang membukakan pintu.
" sayang, sampai selarut ini kamu pulang, padahal besok sudah harus balik "(kata mama)
" iya ma, nunggu kegiatan di SPN sampai selesai " (kata Abimana)
" baru pulang komandan " (kata papa yang baru keluar dari kamar)
" iya pa " (kata Abimana)
" istirahatlah sana pasti kamu capek " (kata papa)
" iya pa, bara sudah tidur pa? " (kata Abimana)
" liat aja kekamarnya sayang " (kata mama)
" berapa hari habis pulang kayaknya dia cuman ngurung diri dikamarnya, gak tau apa yang lagi dikerjain " (kata papa)
" kalau gitu Abi liat Bara dulu "(kata Abimana)
Abimana segera berjalan menuju kamar Bara, dibukanya handle pintu kamar Bara, dilihatnya bara telah tertidur ditempat tidurnya, ia masuk & diperhatikan adiknya ini, diselimuti tubuhnya yang tak memakai selimut lalu ia melangkah keluar dari kamar bara menuju kamarnya. Saat berada dikamar Abimana segera mandi mengganti pakaiannya dengan baju tidur lalu merbahkan badannya ditempat tidur, ditatapnya langit-langit kamarnya sampai ia rasakan kantuk & tertidur pulas. Tak terasa bunyi adzan berkumandang diponselnya menunjukan ibadah sholat subuh telah tiba, saat berada dirumah Bripka Abimana akan sholat dirumah saja dikamar masing-masing karena rumah mereka jauh dari masjid & musholah, setelah sholat ia segera mandi & bersiap turun karena kamarnya berada diatas, disana sudah ada mama yang menyiapkan sarapan pagi menata makanan diatas meja makan.
" selamat pagi sayang " (kata mama)
__ADS_1
" pagi ma, papa sama Bara belum turun ma? " (kata Bara)
" sebentar lagi juga papamu turun sayang, kalau Bara kayaknya lagi siap-siap " (kata mama)
" emmm " (kata Bara yang sudah duduk didepan meja makan)
" tuh papamu turun, selamat pagi pa? " (kata mama)
" pagi sayang, kamu sudah mau berangkat Bi? " (kata papa)
" iya pa " (kata Abimana)
" apa kamu gak capek?, tadi malam kamu pulang malam banget, sekarang pagi-pagi sudah mau berangkat " (kata papa)
" gak pa, kalau cuman kaya gini Abi sudah biasa " (kata Abimana)
Abimana menoleh kearah tangga ia melihat Bara menuruni tangga dengan memakai seragam sekolahnya.
" Bara lagi siapin berkas Bara pa buat tes percepatan " (kata Bara)
" lo serius de mau ikut percepatan? " (kata Abimana)
" hhhmmmm, Bara serius bang, soalnya bara sudah ngecek, lulusan tahun ini bakal ada tes masuk polisi lagi " (kata Bara)
" kamu sudah pikir benar-benar Bara? " (kata papa)
"iya pa Bara sudah pikir baik-baik, Bara gak mau menyia-nyiakan kesempatan " (kata Bara)
" papa terserah kamu aja Bar " (kata papa)
__ADS_1
" tapi sayang kamu bakal kehilangan momen-momen masa SMA loh, masa-masa SMA itu adalah masa yang paling berkesan loh sayang, betul gak pa? " (kata mama)
" buat Bara itu bukan hal yang terpenting ma, yang terpenting adalah gimana cara Bara ngewujudkan yang Bara mau, kalau gitu Bara berangkat dulu ya, pa ma, bang Abi " (kata Bara melenggang pergi)
Bripka Abimana hanya memandang kearah punggung Bara yang berlalu pergi melewati pintu keluar.
" kamu gak tanya sama adikmu Bi, kenapa dia tiba-tiba berubah pikiran gak mau jadi dokter, papa sedikit kuatir kayanya ada yang disembunyiin adikmu " (kata papa)
" iya sayang, kita kan sama-sama tau adik mu itu pengen banget jadi dokter, bahkan jauh hari waktu dia belum naik kekelas dua, dia sudah pilih universitas yang bakal didaftarnya " (kata mama)
" Abi juga bingung, Abi belum tanya langsung ke Bara sih " (kata Abimana berbohong)
Setelah sarapan abimana pergi kekamarnya lagi untuk mengambil ponselnya lalu ia turun menuju ruang tamu disana sudah ada papa & mamanya. Ia segera berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk kembali kekota xxx.
" pa ma, Abi berangkat dulu ya, biar Abi diantar pak Tarjo aja, oh ya ma seragam Abi ada dikamar Abi tinggal disini aja ya " (kata Abimana)
" iya sayang, hati-hati ya sayang " (kata mama)
" kamu benar gak mau diantar papa mama Bi? " (kata papa)
" gak perlu pa, biat Abi berangkat sama pak Tarjo aja, kalau gitu Abi berangkat dulu ya, assalamuallaikum " (kata Abimana)
" wallaikumsalam " (kata mama papa)
Mobil telah siap dipekarangan, pak Tarjo juga telah berdiri disamping mobil menunggu dirinya, sebenarnya dari kemarin ia sudah berpesan kepada pak Tarjo supir pribadi papanya untuk mengantarnya kebandara pagi hari.
" selamat pagi pak " (kata Abimana)
" pagi den, apa kita mau berangkat sekarang den? " (kata pak Tarjo)
__ADS_1
" heemmmm, ayo pak " (kata Abimana)
Abimana segera masuk kedalam mobil & duduk disamping pak Tarjo, ia kembali mengingat bara yang akan mengikuti tes perecepatan Bara kekelas tiga, ternyata adiknya sama gilanya dengannya sampai senekat ini bara ingin mengejar tunangannya.