
Baiklah. Setelah lele pikir-pikir. Lele akan menerapkan sistem up seperti sebelumnya. Lele akan up 1 eps perharinya sampai tamat novel nanti.
Jika ada yang kasih tips koin, akan lele kasih bonus 1 eps keesokan harinya. Pemberi tips koin akan lele sertain diakhir naskah biar para reader tahu siapa aja reader yang royal sama lele selama ini.
Karena dilihat banyak reader yang suka numpuk eps dan itu berakibat fatal pada level novel dimana bisa dibilang usaha lele buat naikin performa selama 2 bulan ini sia-sia jadi inilah final decision lele.
Terima kasih yang udah dukung dengan vote poin koin dan vocer. Semoga cerita dari novel Secret Mission tetap berkesan dan nantikan 4 Young Mobsters Season 2 akan lele luncurkan bulan ini.
Tunggu aja notifikasinya di profil lele nanti. Tengkiyuw lele padamu^^
---- back to Story :
Mereka bicara dalam bahasa Inggris.
"Jadi maksud Anda, jika kami memiliki aset, sebaiknya tetap disimpan ke Dewan Sekretariat, begitu?" tanya Sia memperjelas ucapan Vesper di kamarnya.
"Yes. Kalian lihat akibat fatal dari ketidakpercayaan yang dianut oleh Giamoco dan keturunannya? Semua uang dari lelang akan masuk ke kas Dewan Sekretariat 13 Demon Heads karena berkas asli masih disimpan oleh keturunan Giamoco. Selain itu, Axton tak meninggalkan surat wasiat secara resmi kepada Dewan Sekretariat. Ia malah menitipkan ke orang lain dan itupun berupa video. Ia hanya mengatakan jika pulau tetap diberikan kepada keturunan Giamoco secara turun temurun. Sisanya, tak ia jelaskan. Dari sekian banyak anggota dewan, hanya Giamoco saja yang tak mempercayakan asetnya kepada Dewan Sekretariat. Oleh karena itu, saat aku tahu hal ini dari bocoran Amanda, aku langsung mengambil langkah untuk mengamankan aset itu seperti milik mendiang Elios untuk Afro," jawab Vesper serius.
Sia dan semua orang yang berkumpul di kamar Vesper mengangguk paham.
"Axton terlambat menyadari saat ia akan memiliki keturunan. Ia juga berpikir jika Sergei bisa menuntaskan wasiatnya, tapi Tuhan berkehendak lain. Sergei tewas. Axton hanya mempercayai Sergei seorang selama hidupnya. Yuki yang dilimpahkan saja tak tahu meski Axton menunjuknya. Itu karena Axton mengalami krisis kepercayaan entah apa yang membuatnya seperti itu. Termasuk Nyonya Delwyn. Ia menganggap bibinya, tapi Delwyn saja tak tahu kode untuk membuka koper itu. Axton tak berpikir panjang. Ia meninggalkan Ryan dalam keadaan sulit di mana Nandra juga bukan isterinya. Sampai Axton mati, mereka tak menikah. Ini sangat rumit," sambung Vesper mendetail.
Nandra tertunduk terlihat sedih. Yuki menghembuskan nafas panjang karena ia adalah kunci dari koper berisi brankas asli tersebut.
"Aku berjanji akan berusaha untuk mencari kode koper tersebut. Aku akan pergi ke pulau, mungkin ada petunjuk di sana," ucap Yuki mantab.
"Aku akan menemani. Aku juga penasaran dengan kode tersebut," sahut Torin dan diangguki Yuki.
"Jika boleh, aku juga ingin ke sana bersama Ryan. Aku harus tahu seperti apa kondisi pulau itu karena bagaimanapun, Ryan adalah penerusnya dan ia akan mengelolanya suatu saat nanti," imbuh Nandra menatap orang-orang yang duduk di hadapannya.
Yuki dan Torin mengangguk setuju. Nandra terlihat senang.
"Aku, tak bisa ikut serta. Aku masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Maaf," sela Sia tak enak hati.
__ADS_1
"Kami sudah sangat berterima kasih karena kau mengamankan aset penting di Swiss untuk Ryan, Nona Sia. Tolong jaga aset itu dengan baik sampai tiba saatnya Ryan menerima warisan itu dan mengelolanya," ucap Nandra tersenyum manis dan Sia mengangguk.
Malam itu, usai makan malam dan penutupan acara lelang, para mafia dalam jajaran 13 Demon Heads bersiap untuk pulang ke negara masing-masing keesokan harinya.
Sia langsung terbang menuju ke Rusia bersama Amanda, Jordan dan jajarannya.
Di ruang kerja Boleslav, Kastil Krasnoyarsk.
Boleslav yang telah mengetahui aset apa saja yang berhasil di dapat oleh Sia dan Amanda, diam saja tak berkomentar seakan tidak peduli.
"Aku tak tahu apa kodenya. Walaupun aku dan Axton berteman, tapi kami berdua tetap musuh. Kami mafia, hidup saling mencurigai agar tetap bertahan hidup. Jadi, biarlah itu menjadi urusan Yuki yang diberikan kepercayaan oleh Axton," ucap Boleslav tetap terlihat fokus membaca laporan dari Daniel di ruang kerjanya.
Sia dan Amanda cemberut. Mereka sebal karena Boleslav malah masa bodoh dan tak ingin ikut campur.
Dua wanita itu pamit pergi tak ingin membahas mengenai aset dan lelang kepada mantan ketua 13 Demon Heads tersebut.
Sepeninggalan Sia dan Amanda di ruang kerja Boleslav.
"Jadi, bagaimana?" tanya Boleslav melirik layar CCTV tersembunyi di mana terlihat Sia dan Amanda sudah masuk ke kamar.
"William bergerak, Sir. Red melihat jika Cecil ikut terlibat," jawab Daniel serius.
Boleslav mengangguk pelan.
"Terus awasi. Siapkan Black Suit dan The Shadow di rute aman untuk menyelinap. Cari celah untuk bisa menginterogasi Cecil tanpa ketahuan agent keparat itu," perintah Boleslav sembari melepas kacamatanya.
"Yes, Sir," jawab Daniel cepat dan segera pergi untuk menghubungi Red.
Boleslav memijat matanya yang lelah lalu melipat kacamatanya. Ia meletakkan di samping keyboard komputer.
Pria bertato itu membuka email di komputernya. Semua laporan Arthur, Maksim, Yuri dan Red tentang pergerakan William selama ini tertulis jelas di sana. Boleslav membaca laporan itu seksama dengan kening berkerut.
__ADS_1
"Rumah siapa itu? Kenapa namanya seperti familiar. Bukan dia ... apakah ... aku harus menanyakan ini pada Vesper? Agh, dia lagi. Aku tak sudi menghubunginya. Oh, aku bisa menghubungi gadis kecil itu," guman Boleslav terlihat serius berpikir lalu mengambil ponselnya.
Boleslav menempelkan ponselnya ke telinga kiri sembari membaca laporan dari hasil penyelidikan Arthur tentang rumah yang pernah dimasuki oleh William dan Cecil kala itu.
"Yes, Dad," jawabnya lirih.
"Hallo, Dara. Hmm, kau tahu 'kan jika aku tak suka basa-basi seperti dirimu. Jadi, ada yang ingin kutanyakan. Ku harap kau punya jawabannya."
"Hem. Apa itu, Dad?" tanya Sandara sopan.
"Sierra Becca. Siapa itu?" tanya Boleslav terlihat serius.
"Sierra Becca? Mm, sebentar. Itu sepertinya ada dalam berkas catatan kakek Hashirama. Aku buka dulu," jawabnya santun.
Jantung Boleslav berdebar. Ia tak menyangka jika Sandara memiliki petunjuk tersebut.
"Dad. Kenapa kau menanyakan hal ini?" tanya Sandara tiba-tiba.
"Katakan padaku siapa Sierra Becca lalu akan kukatakan alasanku," pintanya terlihat tegang seketika.
"Menurut catatan kakek Hashirama, Sierra Becca adalah seorang penjahat wanita asal Italia. Ia tahanan dalam penjagaan maksimum pemerintah yang dibebaskan oleh Lucifer Flame. Oleh karena itu, Lucifer dianggap sebagai penghianat. Namun, di sini diceritakan jika Sierra Becca mengkhianati Lucifer dan malah mengkambinghitamkannya. Lucifer ditangkap, diadili dan dipenjara seumur hidup atas kasus itu, tapi sebelum hal itu terjadi, ia membentuk 13 Demon Heads untuk memburu Sierra dan membalaskan dendamnya kepada pemerintah. Kurang lebih seperti itu garis besarnya. Kau berhutang penjelasan padaku, Dad," jawab Sandara menjelaskan.
Mulut Boleslav menganga seketika. Daniel yang baru kembali usai menelepon Red terlihat bingung menatap Tuannya seperti orang ketakutan.
"Sir, Anda tidak apa?" tanya Daniel cemas mendekati Bos besarnya.
"Dia masih hidup? Jangan-jangan ...."
***
ILUSTRASI
SOURCE : PINTEREST
__ADS_1
Makasih Nak Alia. Semoga koinmu berkah syelalu utk Leleπππ Besok dobel eps.