Secret Mission

Secret Mission
Sierra Becca


__ADS_3

Mereka bicara dalam bahasa Inggris.


"Tuan, Anda tidak apa? Siapa yang Anda telepon?" tanya Daniel cemas dan kini berdiri di samping Bosnya.


"Sierra Becca. Sierra Becca, Daniel," jawabnya terlihat gemetaran.


"Siapa itu?" tanya Daniel berkerut kening.


"Apa kau kenal siapa wanita itu, Dad? Apa maksudmu dia masih hidup?" tanya Sandara bingung.


Boleslav tak menjawab dan malah menutup panggilan teleponnya. Ia langsung berdiri dan terlihat seperti orang bingung, tapi tak bisa menutupi ketakutan dalam dirinya.


"Tuan. Bisa tolong jelaskan? Mungkin saya bisa membantu," tanya Daniel ikut panik.


Boleslav menatap Daniel seksama sembari bertolak pinggang.


"Ingat cerita tentang pecahan The Circle?"


Daniel mengangguk cepat.


"No Face, 8 Mens, semua di bawah The Circle. Namun, rumor mengatakan jika ada satu yang menaungi mereka selama ini yang disebut Big Mother. Mungkinkah ... itu Sierra Becca? Bagaimana jika wanita pembunuh keji itu masih hidup?" tanya Boleslav menatap asistennya seksama.


"Maksudmu ... William dan Cecil ...," jawab Daniel menggantung.


"Hem. Rumah itu. Arthur memberikan informasi jika rumah yang dimasuki mantan dua agent CIA itu adalah milik Sierra Becca. Namun, sudah dijual. Lalu, rumah itu dibeli oleh seorang wanita dengan nama Madam Selviosika Bianca Feros. Nama itu, sudah diselidiki Arthur, tapi tak ditemukan riwayat tentang hidupnya seperti sengaja ditutupi dan terlalu bersih. Hanya sebuah identitas kependudukan seorang perempuan muda, warga sipil yang pernah memenangkan lotere di Las Vegas," jawab Boleslav dengan mata membulat penuh.


Daniel ikut terkejut dan terlihat panik.


"Bagaimana data tentang Sierra Becca?" tanya Daniel lagi.


"Aku tidak tahu," jawab Boleslav berwajah serius.


"Aku bisa mencarinya," sahut Amanda tiba-tiba yang entah sejak kapan menguping pembicaraan itu.


Boleslav dan Daniel terkejut seketika. Sia ikut masuk ke ruangan lalu menutup pintu ruang kerja Ayahnya. Dua lelaki itu dibuat bingung saat Sia dan Amanda duduk di sofa mengenakan piyama tidur mereka.


"Kalian kejam sekali, menyembunyikan hal sepenting ini dari kami," ucap Amanda kesal sembari memasang earphone khusus yang terhubung dengan GIGA.

__ADS_1


"Ka-kau tahu dari mana?" tanya Boleslav gugup.


"Sandara," jawab Sia meringis.


Boleslav mendesah malas. Daniel tersenyum tipis, bingung dalam bersikap. Suasana terasa canggung seketika. Amanda mulai mengaktifkan GIGA dan memberikan instruksi padanya.


Mata Boleslav, Daniel, Amanda dan Sia tertuju pada layar monitor besar yang terpasang di dinding ruang kerja Boleslav di mana GIGA sedang melakukan penelusuran.


"DATA TAK DITEMUKAN."


Sontak, semua orang dalam ruangan itu terkejut.


"Pasti sengaja dihapus oleh Pemerintah. Mungkin itu aib karena Lucifer saat menjabat sebagai Jenderal dan bekerja untuk CIA," ucap Amanda menebak.


"Apakah maksud kalian, William bekerja untuknya? Untuk Sierra Becca? Lalu wanita dengan nama sulit itu ... apakah itu nama penyamaran Sierra Becca selama ini?" tanya Sia terlihat panik.


"Ya. Itu asumsiku sejauh ini, Sia," jawab Boleslav dengan anggukan kepala.


Sia lemas seketika. Ia memegangi kepalanya yang mendadak pusing. Amanda segera mendekati anaknya mencoba untuk menenangkan.


"Sia, jangan khawatir. Kita pasti bisa menyelamatkan William. Aku yakin, William terlibat dengan The Circle pasti terjadi sesuatu padanya," ucap Amanda mencoba menenangkan.


Sia mengangguk paham.


"Kau ingat 'kan dengan peraturannya? Kau tetap harus memiliki pasukan pribadi seperti Mommy yang memiliki Silhouette. Jumlah mereka 50 orang. Kau harus memiliki aset besar karena kau tak boleh membeli barang lelang lebih dari 3, seperti yang Mommy lakukan kemarin saat lelang aset Giamoco. Kau sudah lolos dengan kualifikasi itu karena aset Julius Adam dan sebagian milik Boleslav sudah menjadi milikmu," ucap Amanda dengan senyum terkembang.


Sia mengangguk paham sembari melirik Ayah tirinya yang terlihat cuek dan tiba-tiba memalingkan wajah. Sia tersenyum tipis.


"Kau ingin menggantikan posisiku, jadi kau harus menguasai GIGA. Jabatanmu nanti lebih tinggi dari Yena. Kau memiliki tanggungjawab besar dalam pengurusan aset-aset, brankas, sejarah 13 Demon Heads, gudang senjata, penghitungan nilai kekayaan, pasukan para dewan dan masih banyak lagi. Kau akan sangat sibuk, tapi setidaknya, kau tak perlu terlibat dalam perang atau aksi di lapangan yang bisa membahayakan keluargamu nanti," imbuh Amanda menjelaskan.


Sia mengangguk paham.


"Lalu, satu hal penting. Kau harus memiliki dua bodyguard kepercayaan. Mix and Match tak bisa menjadi bodyguard-mu. Mereka kini milik Jordan. Maksim dan Yuri milik Amanda. Kau harus memiliki bodyguard sendiri dan itu cukup sulit," imbuh Boleslav mengingatkan.


Sia menarik nafas panjang dengan anggukan.


"Beruntung. Arthur dan Bykov bersedia. Kau tak perlu mencari dua bodyguard kepercayaan. Kalian harus saling percaya. Contoh saja Sergei dan Axton atau seperti Daddy-mu dengan Daniel dan Red. Kalian akan saling menjaga dan juga berbagi rahasia," ucap Amanda menatap anaknya lekat.

__ADS_1


"Ya, Mom. Aku ingat semua hal itu. Hanya saja, aku akan merepotkan anak buah kalian untuk sementara ini untuk merekrut pasukan. Maaf," ucap Sia sungkan.


Amanda dan Boleslav tersenyum tak mempermasalahkan hal tersebut. Amanda kembali melirik GIGA yang tak mendapatkan data apapun mengenai Sierra Becca.


"Fokuslah pada perekrutan pasukan karena waktumu tak banyak. Kandunganmu semakin membesar. Jaga kesehatan, kau sedang hamil. Jangan sampai aktivitasmu mengakibatkan hal buruk pada janinmu. Daddy sangat mengharapkan bisa menggendong anak darimu, Sia. Jika boleh, aku ingin ikut memberikannya nama," ucap Boleslav tersenyum tipis.


Sia, Amanda dan Daniel terkejut.


"Ya, tentu saja. Itu sebuah kehormatan besar untukku," jawab Sia dengan senyum merekah.


Boleslav mengangguk. "Jika perempuan, berikan dia nama Irina agar ia selalu diberikan kedamaian. Bila lelaki berikan nama Lucas dengan harapan, ia menjadi cahaya terang kehidupan. Daddy sebenarnya mengharapkan anak perempuan. Terlebih, jika ia nanti sepertimu atau neneknya."


Sia dan Amanda terharu mendengar penuturan Boleslav yang tak biasa meski ia mengatakannya dengan wajah datar.


Daniel ikut tersenyum karena tak menyangka jika Tuannya sudah memikirkan sampai sejauh ini.


"Soal William. Daddy berjanji tak akan membunuhnya, mungkin sedikit menyakitinya," ucapnya santai.


Sia langsung cemberut, tapi Boleslav tak menghiraukan wajah sebal anak perempuannya itu.


"Kalian kembalilah tidur. Daddy masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Selamat malam," ucap Boleslav tersenyum tipis dan kembali memakai kacamatanya.


Amanda mendatangi suaminya dan mengecup pipinya lembut dengan senyum terkembang, tapi Boleslav cuek saja seperti menjaga wibawanya.


Sia melambaikan tangan meninggalkan ruang kerja Boleslav lalu menutup pintu. Daniel menatap Tuan Besarnya seksama.


"Jadi ... berburu William dan Cecil?" tanya Daniel memperjelas misinya.


"Tangkap mereka hidup-hidup. Lalu, pastikan dua orang itu bisa mengantarkan kita ke wanita bernama Madam. Aku ingin tahu, siapa Madam itu. Jika dugaanku benar, dia adalah Sierra Becca. Induk dari semua pertikaian antara The Circle dan 13 Demon Heads. Kita harus membunuhnya," ucap Boleslav tegas dan Daniel mengangguk.


Daniel pamit untuk kembali menghubungi Red dan timnya yang masih mengintai William. Boleslav menopang kedua tangan di atas meja dengan kedua tangan saling menggenggam menutup mulutnya.


"Sierra Becca. Kaulah penyebab petaka selama ini. Kau sungguh wanita keji. Mengadu domba 13 Demon Heads dan The Circle. Aku sudah melihat kemana tujuanmu. Aku pastikan, kau mati di tanganku. Jangan kau kira, aku tak tega membunuh wanita tua," ucapnya geram dengan sorot mata tajam.


***


Oke. Eps bonus satu lagi akan di up jam 2 siang. Makasih vote koinnya๐Ÿ’‹๐Ÿ’‹๐Ÿ’‹

__ADS_1


Besok dobel eps lagi ya. Lele padamu^^



__ADS_2