
Bersamaan, SHOOT! KLIK!
Ivan menembakkan banyak peluru besar yang menempel pada gerbang besi tersebut dan melelehkannya.
Para penjaga yang mengamankan garis terluar dari benteng kediaman Madam terkejut, saat gerbang kokoh tersebut mulai berlubang.
Senyum orang-orang dari tim William melebar. Bersamaan dengan tembakan dari Ivan, Buffalo membidik bangunan mewah di dalam benteng dengan tombak JERA, tapi membawa muatan berupa misil milik Madam.
"Kami kembalikan milikmu," ucap Buffalo menyeringai.
Seketika, JLEB! PIPIPIPIPI! BLUARRR!! DWUARRR!!
"WOW!" kejut William saat tiba-tiba kobaran api dahsyat menyembur hingga ke langit karena ledakan berganda dari tombak JERA dan misil milik Madam.
"Untung tu misil segede kaki gak kena kita tadi. Bisa langsung tembus ke kayangan kita," celetuk Jonathan sampai matanya melebar.
Ivan dengan sigap masuk ke dalam mobil melalui jendela samping bangku kemudi dan berganti senjata untuk menggempur musuh.
Mobil William menabrak paksa gerbang tersebut dan berhasil menjebolnya.
"Go! Go! Go! Gerbang sudah hancur! Segera masuk ke dalam!" teriak Jordan mengomandoi pasukannya.
Segera, semua tim mengepung kediaman Madam dari segala sisi. Kini bidikan dari pasukan Madam mulai terlihat bingung dalam memilih sasaran.
Tombak JERA diluncurkan dan bangunan megah itu mulai runtuh di keempat sisi. Jordan sengaja membiarkan agar bangunan itu tak runtuh seutuhnya karena ia ingin menguak misteri dari rumah tersebut.
Mini DOMINO diluncurkan oleh tim pendukung dari anak buah Rohan dan anggota Silhouette untuk meruntuhkan benteng terluar yang dipersenjatai senapan otomatis dan menghalangi pergerakan anak buah Jordan.
Mobil anti peluru modifikasi The Kamvret sudah tak bisa bertahan lebih lama lagi. Semua tim bekerja keras mengejar waktu sebelum matahari terbit dan kericuhan mereka tak mengundang warga sipil.
Tim utama dari Jordan, William dan Silhouette memasuki halaman utama yang sangat luas sebelum menuju mansion.
Tembakan dari menara masih menghujani William dan dua mobil lainnya yang kini beriringan menuju mansion.
"Berapa sisa amunisi dan persenjataan kita?" tanya Ivan dari bahasa isyarat ke hadapan Jonathan dan Buffalo yang berada di dudukkan belakang.
__ADS_1
Dua orang itu segera mengecek karena mereka akan turun dan masuk ke mansion dengan tujuan utama, menangkap Madam hidup-hidup lalu menginterogasinya.
"Kemungkinan terburuk. Kita bisa masuk, tapi tak bisa keluar," jawab Buffalo dengan nafas tersengal menoleh ke arah Ivan.
"Nathan akan berdoa agar kita keluar dari tempat ini tanpa harus ada pertempuran. Nathan belom siap mati. Nathan rindu berendam air panas," ucapnya dengan mata terpejam membayangkan dirinya sedang dimanjakan.
Ivan tersenyum sembari menunjukkan jempol. Ivan memberikan gerakan isyarat dan Jonathan dengan sigap memberikan beberapa senjata sesuai permintaannya.
William melihat Ivan dengan cekatan memasukkan banyak benda aneh di rompi dalam jas terdalamnya yang ternyata memiliki banyak kantong itu. William bahkan tak menyadarinya.
"Red! Tandai!" pekik Jordan tiba-tiba saat tim William masih fokus melaju menuju kediaman Madam yang cukup jauh untuk dijangkau padahal sudah memasuki halaman utama.
Seketika, mata William melebar saat melihat sebuah drone terbang dengan menjatuhkan beberapa pin ke mobil-mobil yang berusaha untuk kabur dari kejaran anak buah Rohan, menghalau agar orang-orang itu tak sampai keluar dari kawasan pertempuran.
Tiba-tiba, William melihat di atas langit ada sebuah benda seperti payung melayang berputar dan seketika ....
"Wow!" pekiknya terkejut ketika payung itu menghujani mobil-mobil yang sudah ditandai dengan pin tertempel pada bagian mobil dengan jarum-jarum besar berwarna hitam berbentuk belah ketupat tajam.
"Jika mereka memiliki misil dan chip untuk menandai kita, kami memiliki UMBRELLA untuk menghujani mereka, bukan melindungi dari hujan," ucap Buffalo tersenyum licik.
Kendaraan-kendaraan itu terbakar dan tak lagi bisa melaju menuju ke jalanan aspal untuk meloloskan diri.
"Come on, Will! Jalan kita terbentang luas!" teriak Jonathan gembira di dudukan bagasi belakang sebagai pengoper senjata.
William mempercepat laju kendaraannya di mana helikopter yang diterbangkan oleh Balraj dan Vijay masih mencoba menjatuhkan helikopter yang terbang dari kediaman Madam dengan tembakan beruntun oleh Rohan menggunakan gatling.
Tiba-tiba ....
"Wow! Wow! Wow! Menghindar, Will!" teriak Jonathan panik saat helikopter dari pihak musuh jatuh tepat beberapa meter dari moncong mobil William.
Dengan sigap, William bermanufer, tapi ternyata helikopter tersebut masih bergeser karena baling-baling bergerak dan malah menuju ke arah mobil Jordan serta Silhouette yang berada di belakangnya.
"Awas!" teriak Alano Silhouette yang terdengar di seluruh radio tim.
Namun, tiba-tiba, terlihat kilatan dari laser Silent Red dan Gold di bagian depan, kanan serta kiri mobil yang ditumpangi oleh Jordan.
__ADS_1
CITTT!!
Mobil William yang lolos dari maut dan kini berhenti di kejauhan, malah melongo menyaksikan Mix, Match dan Jordan menebas badan helikopter yang akan menerjang mereka dengan Afro mengemudikan mobil tersebut.
Beruntung, helikopter yang bergulung dan menghantam permukaan tanah dengan keras menyisakan bagian ekor untuk melumpuhkan tim Jordan.
Sayangnya, kemampuan pedang laser buatan BinBin itu lebih tangguh ketimbang kendaraan terbang tersebut.
"Wow, apa itu?" tanya William terkagum-kagum.
"Keren 'kan? Sayangnya, kami gak akan kasih ke kamu. Sabar ya, cukup nonton aja," jawab Jonathan menepuk kepala William yang terlihat lugu melihat aksi heroik tiga orang tersebut.
Ivan dan Buffalo tersenyum tipis karena William terlihat kecewa karena tak mendapatkan senjata keren tersebut.
Hingga akhirnya, BRANGG!!
"ARRGHH!!"
BRANG!! BRANG!! BRANG!!
William dan lainnya tertegun, ketika mobil mereka dihantam dengan kuat dari samping hingga bergulung di atas permukaan tanah di halaman mansion Madam.
Tim Bulldog-3 yang tak siap dengan serangan tiba-tiba karena terkesima akan aksi Jordan dan dua algojonya, tak menyadari ketika sebuah mobil lapis baja menyerang mereka saat lengah.
William dan lainnya terluka hingga tubuh mereka lecet dengan kepala berdarah karena terkantuk badan mobil dengan keras.
Meski mereka masih sadar, tapi shock menyelimuti jiwa orang-orang itu sehingga mereka kesulitan untuk bergerak dan linglung.
Tiba-tiba, KLEKK!!
"Argh! Aghhh! Let me go! Agh! Get away from me!" teriak Jonathan saat pintu bagian tengah di buka dan anak ketiga Vesper tersebut di tarik paksa oleh dua orang bertubuh besar seperti Mix and Match.
***
Wah ada tips lagi! Gitu dong kan lele jadi semangat buat rajin update, kwkwkw. Makasih ya koinnya. Yang mau dobel eps di 4YMS2 bisa tips di sana ya. Lele padamu
__ADS_1