Secret Mission

Secret Mission
Dua Kubu


__ADS_3

Mereka bicara dalam bahasa Inggris.


Vesper terlihat begitu membenci sosok wanita tua yang diyakini olehnya adalah Sierra Becca.


Para anggota dari dua kubu yang saling berhadapan dibuat gugup akan pertemuan penuh pertikaian dalam sejarah dua kelompok mafia besar ini.


"Kau, wanita keji, Vesper. Uhuk, kau ... bahkan tak memandangku sebagai orang yang lebih tua. Kuakui, kau sungguh hebat, kau lolos dari kematian berulang kali. Kau ...."


"DIAM! KAU TERLALU BANYAK BICARA ORANG TUA!" teriak Vesper lantang menunjuk Sierra Becca.


Semua orang terkejut. Mereka tak menyangka jika Vesper bisa bersikap lain karena sosok Sierra Becca. Orang-orang dalam jajaran 13 Demon Heads diam menyimak.


William merasa hal buruk akan terjadi dan ia khawatir jika Sia terkena dampaknya. William langsung menjadikan dirinya tameng dengan menggerakkan kursi rodanya di depan sang isteri.


Sia terkejut, tapi senyumnya terbit saat ia menyadari jika William mengkhawatirkan keselamatannya.


Sierra Becca menatap Vesper tajam yang masih menunjuknya dengan sorot mata penuh kebencian.


Pandangan Vesper lalu beralih ke para wanita dari suku Indian dan para lelaki bersetelan rapi yang terlihat siap melakukan perlawanan jika keadaan mereka terdesak.


"Kak Han," panggil Vesper dan suami tertua Vesper mendekatinya.


Vesper juga memanggil Jonathan dengan lambaian tangannya. Vesper mengenakan jubah, tongkat dan mahkota yang ditemukan anak ketiganya saat di gua ke tubuh calon pemimpin The Circle tersebut.


Mata Sierra Becca menajam ketika Jonathan berdiri di samping Vesper sembari menunjukkan telapak tangannya.


Orang-orang dari kubu Madam terlihat gugup dan bingung dalam bersikap. Mereka saling memandang satu sama lain.


"Itu palsu! Lucifer tak meninggalkan apapun pada kita selain hasratnya untuk membalas dendam pada pemerintah dan 13 Demon Heads! Para mafia ini, turun-temurun tak tahu balas budi dan malah menentang kita!" ucap Sierra Becca lantang.


"Oh ya? Lalu bagaimana kau bisa tahu tentang simbol di tangan anakku ini? Kau yang bilang sendiri jika itu palsu. Memang ... yang asli seperti apa? Tunjukkan padaku, pembohong," sahut Vesper bengis.


Madam terlihat seperti menahan amarahnya. Vesper dan orang-orang dalam jajarannya tersenyum licik.

__ADS_1


Tiba-tiba, "ATTACK!" teriak seorang wanita Indian dengan parang mengomandoi pasukan wanitanya.


Mata Vesper melotot berikut orang-orang dalam jajarannya. Vesper langsung ditarik ke belakang oleh Han. Jonathan ikut diamankan oleh Arjuna yang berdiri di dekatnya untuk menjauh.


Seringai Sierra Becca muncul. Puluhan wanita Indian itu mulai menyerang kelompok Vesper, tapi dengan cepat ....


SHOOT!


JLEB! JLEB! JLEB! JLEB!


Satu anak panah diluncurkan Lysa dari senjata panah otomatis yang disembunyikan di balik jas terdalamnya dan bisa dilipat, langsung melesat dan membelah diri menjadi empat buah anak panah dengan ukuran lebih ramping.


Empat wanita Indian di barisan terdepan langsung jatuh dan tewas di tempat setelah dada mereka tertusuk ujung tajam panah itu.


Namun, barisan di belakang mereka, lima wanita Indian melakukan hal yang sama. Mereka membidik para anggota dewan dengan senapan laras panjang sudah diarahkan.


Sontak, mata orang-orang dalam jajaran tertinggi 13 Demon Heads langsung berlari menghindar.


Kubu Vesper kalah jumlah dan mereka terkepung di dalam aula tersebut yang tak memiliki jendela di sisi-sisi dinding.


Peluru-peluru tajam dilesatkan. Beruntung, setelan anti peluru melindungi para anggota dewan.


Di tengah kekacauan, Mix melemparkan granat gas dalam jumlah banyak ke kumpulan orang-orang dalam kubu Madam yang disimpan dari balik jas anti pelurunya.


Granat meledak dan menyemburkan gas berwarna hijau pekat yang memenuhi ruangan.


William panik dan langsung mendudukkan Sia di pangkuannya. Sia menutup mulutnya dan hidungnya karena gas mulai datang ke arah mereka.


William melihat dampak mengerikan dari gas tersebut ke para wanita Indian yang mengalami kejang dan membuat mereka menggelepar di lantai.


Beberapa dari mereka berteriak kesakitan karena rasa gatal menjalar di seluruh tubuh. Sia shock melihat para wanita itu menggaruk kulit mereka hingga berdarah.


Sia tak sanggup melihat hal mengerikan ini, ia memejamkan matanya rapat. William mendekap isterinya erat dengan jantung berdebar.

__ADS_1


Match dengan cepat melemparkan tiga buah granat tabung ke kumpulan wanita Indian yang mulai terkena dampak dari gas beracun tersebut.


Seketika, suara jeritan kematian terdengar saat granat tabung meledak dan menembak para wanita Indian dengan peluru-peluru runcing tersebut, menewaskan mereka di tempat.


Namun tiba-tiba, seluruh gas dalam ruangan itu menghilang ketika terlihat seorang lelaki berkepala gundul menekan sebuah tombol di dinding.


Sebuah penyaring udara besar muncul di atap dan menyedot semua gas itu. Orang-orang dalam jajaran 13 Demon Heads terkejut saat mereka sudah menyuntikkan serum penawar termasuk Sia dan William yang dilakukan oleh Amanda pada keduanya.


"Kalian akan baik-baik saja. Jangan khawatir," ucap Amanda menenangkan.


Sepasang suami istri itu bernafas lega. Mereka berdua ketakutan setengah mati karena takut akan bernasib sama seperti para wanita Indian itu.


Mata Vesper menajam ketika melihat Madam, dua lelaki gundul dan beberapa pria bersetelan rapi terlihat baik-baik saja seperti tak terkena dampak dari gas tersebut.


"Kami sudah mempelajari cara bertempurmu, Vesper. Peralatan dan senjata biologismu. Kami juga memiliki penawarnya," ucap Madam menyeringai telah duduk di kursi kebesaran yang tadi Jonathan pakai dengan sebuah suntikan menancap di lengannya.


Mata orang-orang dalam jajaran 13 Demon Heads menajam. Mereka tak menyangka jika ucapan Vesper benar tentang kubu mereka telah disusupi. Terlihat kemarahan mulai menyelimuti diri mereka.


Pintu aula yang ditutup kembali dibuka. Kini, orang-orang berpakaian putih sebagai tim pembersih muncul untuk membereskan kekacauan yang sempat terjadi.


Orang-orang dalam kubu Vesper waspada. Mereka terkurung di aula besar itu. Semua orang terlihat tegang dan siaga dengan pistol dalam genggaman.


"Maaf jika harus ada sedikit pertunjukan kecil di hadapan kalian. Aku tak suka melihat rumahku berantakan. Jadi, apa tujuanmu datang kemari, Vesper? Jika hanya ingin menunjukkan tentang anakmu sebagai penerus The Circle, lupakan saja. Kami tak akan mengakuinya," ucap Madam tersenyum sinis dengan dua lelaki berkepala botak dan para pria bersetelan rapi berdiri membentenginya.


William melihat Jonathan melipat kembali jubah kebesarannya dan menyerahkan tongkat serta mahkotanya kepada Han.


Jonathan kini terlihat siap dengan pedang Silent Blue di pinggangnya. Sedang Arjuna dan Lysa malah menyarungkan kembali senjata mereka. Keduanya terlihat seperti akan melakukan sesuatu.


***


Makasih tipsnya😍 Jangan lupa utk vote vocer bisa dialihkan ke 4YMS2 mulai hari ini ya. Besok dobel eps lagi.


__ADS_1


Kayaknya MT eror semalam jadi epsn 4YMS2 gak naik. Yang jam12 siang udah update dan selanjutnya jam5 sore ya.


Lele lagi diserang pasukan merah jdi nyut2an nih. Adeh. Maklumin aja dan semoga bisa up teratur sesuai jadwal. Tengkiyuw💋💋💋


__ADS_2