The Sweetest Feeling

The Sweetest Feeling
Launching And Opening


__ADS_3

πŸ’–


πŸ’–


Area Fia's Secret House sudah dipenuhi tamu undangan yang sebagian besarnya adalah orang-orang terkenal di dunia Fashion. Entah itu model ataupun designer pakaian, tas dan aksesoris. Yang kesemuanya mendapatkan undangan langsung dari pihak perusahaan majalah lifestyle tersebut.


Beberapa orang wartawan juga turut hadir pada pembukaan tempat wisata belanja dan kuliner sekaligus peluncuran produk kecantikan, pakaian dan aksesori dengan brand Fia's Secret itu sendiri.


Dan keriuhan semakin bertambah ketika orang yang ditunggu-tunggu akhirnya hadir. Siapa lagi kalau bukan keluarga Nikolai dengan empat anak dan menantu mereka yang akhir-akhir ini cukup sering muncul di pemberitaan.Β 


Diikuti keluarga Arfan Sanjaya dengan anak-anakΒ  mereka. Yakni Amara dan Galang ditambah Anandita dan Arkhan yang mulai diperkenalkan kepada publik juga.


Lensa kamera tentu saja langsung menyorot ke arah mereka dan lampu blitz nya menyala bergantian saat para kameramen dan fotografer itu mengambil gambar.


"Tenanglah." Daryl mengusap lengan Nania yang memeluk tangannya dengan keras.


Ini pertama kalinya mereka tampil di publik setelah acara pernikahan yang cukup menyita perhatian beberapa bulan yang lalu. Dan Daryl mengetahui bagaimana perasaan istrinya.


"Ehm … kamu bau!" keluh Nania dengan raut yang tak karuan.


Dia mati-matian menahan rasa mual dan pusing ketika mencium banyak aroma parfum di dalam kerumunan tersebut.


"Astaga! Masih meributkan itu?" Daryl sedikit menggeleng.


"Semua orang bau!" katanya lagi.


"Ya terus, sudah ganteng begini masa aku harus pakai minyak telon? Yang benar saja!" Pria itu mengingat interaksi Nania dengan dua keponakannya.


"Ide yang bagus, ayo minta Regan beli minyak telonnya biar kamu wangi?" Nania hampir saja berbalik dan menghampiri Regan yang berdiri di dekat mobilnya.


"Tidak mungkin! Acaranya akan segera dimulai dan kita harus berada di sana." Namun Daryl segera menariknya ke arah kerumunan.


Beberapa wartawan segera menghampiri dan melontarkan pertanyaan sebelum acara dimulai sementara Nania tetap berada disamping suaminya dan berusaha tidak merasa terganggu meski indra penciumannya sangat tersiksa.


"Sebagai permulaan dari beberapa produk yang kami miliki, maka dengan ini kami memperkenalkan terlebih dahulu Fia's Secret Parfum dari Fia's Secret Collection yang akan menambah daftar pada koleksi parfum anda selanjutnya." Daryl berbicara di podium dengan penampilan terbaiknya.


Stelan jas berwarna navy blue dengan dasi yang terlilit rapi dibawah kerah kemejanya. Rambutnya kali ini dibuat agak rapi meski sesekali dia menyugarnya agar terlihat sedikit berantakan.


Lalu tirai merah di belakang terbuka, dan terpampanglah meja dengan produk unggulan mereka saat ini, yakni koleksi parfum terbaru dari brand yang memang sudah cukup terkenal di kalangan pecinta produk wewangian itu.


Enam botol parfum berdesain cantik nan elegan dengan varian wangi yang berbeda. Dibagi menjadi dua jenis untuk laki-laki dan perempuan.


"Kami persembahkan Fia's Secret Beauty. Elegan, Sweet, and Naughty!" Daryl memperkenalkan parfum-parfum tersebut dengan modelnya, yakni Rania yang membawa varian naughty, Kirana dengan parfum elegannya dan Nania dengan parfum sweetnya. Ketiga menantu keluarga Nikolai yang sengaja dijadikan model untuk produk tersebut.


Semua kamera kembali mengarah kepada mereka ketika tiga perempuan itu menunjukkan produknya.

__ADS_1


"Selanjutnya Fia's Secret Gentle." Dua pria di belakang Daryl yang adalah kakak dan saudara kembarnya, Dimitri yang menunjukkan parfum dengan varian Gentle, dan Darren membawa varian Warm. Sementara dirinya sendiri memegang botol bertuliskan Strong.Β 


Kemudian mereka berenam berdiri di tengah-tengah panggung dengan para perempuan di depan dan para prianya berdiri di belakang. Yang sama-sama berpose seperti yang sudah dilatih di hari-hari sebelumnya.


Dan yang menjadi pusat perhatian pada hari itu adalah tentu saja Daryl dan Nania sebagai pemilik utama brand tersebut, sehingga menerima sorotan paling banyak. Terutama setelah pemutaran perdana dari video iklan yang mereka bintangi, yang segera menjadi trending topik di kalangan pecinta fashion di dunia maya.


Dan yang paling bangga saat itu adalah tentu saja Sofia dan Satria. Putra mereka yang satu itu memang memiliki perkembangan pemikiran dan kepribadian paling pesat di antara ketiga saudaranya.


Selain karena dia dibiarkan memegang kendali pada usahanya sendirian, Daryl juga memang memiliki ide yang brilian. Ditambah dengan keberadaan Nania di sampingnya yang menjadi pendukung utama dan sama-sama memiliki ide cemerlang. Dan keduanya seolah memang terlahir untuk melakukan hal tersebut.


Lalu acara dilanjutkan pada pembukaan area shopping bernama Fia's Secret House yang tak kalah menariknya dengan peluncuran parfum beberapa saat sebelumnya.


Sedikit pidato Daryl sampaikan dan tak lama kemudian dia bersama Sofia menggunting pita yang sudah ditautkan sehingga menjadi penanda bahwa tempat tersebut telah dibuka untuk umum.


Dua keluarga utama yang hadir pada saat itu bersulang untuk merayakan hal tersebut, yang kemudiam diikuti oleh tamu undangan.Β 


"Nania?" Seseorang memanggil ketika keadaan sudah lebih tenang dan semua orang fokus pada hal lainnya.


"Lisa? Kamu datang?" Nania menoleh.


"Ya." Teman sekolahnya terus melambai-lambai, dan Nania segera menghampirinya.


"Sama siapa?"


"Ooo, oke." Perempuan itu tertawa.


"Malyshka?" Daryl mencari keberadaan istrinya ketika dia tak ada di sampingnya.


"Ah, aku harus balik lagi ke sana. Enjoy ya?" Membuatnya segera meninggalkan temannya tersebut.


"Stay, jangan ke mana-mana." Daryl segera meraih tangannya dan dia memperkenalkan perempuan itu kepada beberapa orang.


***


"Are you okay?" Daryl memeriksa keadaannya yang memilih untuk duduk di kursi dari pada bergabung dengan yang lainnya.


"Hu'um." Nania mengangguk.


"Tidak enak badan?" Pria itu menyentuh pipi Nania dengan punggung tangannya.


"Apa bau parfum di sini masih membuatmu mual?" Dia bertanya lagi.


"Iya."Β 


"Lalu apa yang harus aku lakukan?" Dia berjongkok di depannya.

__ADS_1


"Pulangnya masih lama nggak? Aku capek." ujar Nania yang sudah menghabiskan beberapa gelas jus buah yang dimintanya secara khusus kepada penyedia akomodasi.


Daryl melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan hampir pukul enam sore.


"Sebentar lagi, setelah itu ada after party."


"Yaaahhh masih lama?" Nania menyandarkan kepalanya pada kursi.


"Baiklah, setelah ini kita pulang. Aku tidak akan menghadiri after partinya. Biarkan Kak Dim saja."


"Beneran ya?"


"Ya." Pria itu bangkit.


"Kalau begitu ayo kita menemui orang-orang lagi?" Daryl mengulurkan tangannya.


"Kan tadi udah?"


"Masih banyak yang belum."


"Hmmm …." Nania mengerucutkan mulutnya.


"Come on, hanya beberapa orang." bujuk pria itu, dan Nania pun segera bangkit.


Namun rasa pening segera menyerang kepalanya, dan pandangannya mengabur ketika dia hampir meraih uluran tangan pria itu.


"Umm …."


"Come, Malyshka."


Nania sedikit menggelengkan kepala untuk mempertahankan kesadarannya, namun ternyata dia gagal. Dunia terasa berputar dan segalanya menggelap. Dia merasa tubuhnya melayang ketika di detik kemudian Daryl berteriak sebelum akhirnya dia jatuh tak sadarkan diri.


πŸ’–


πŸ’–


πŸ’–


Bersambung ....


Haduh, kenapa itu ya?? 😱😱😱


Ayo like komen dan kirim hadiah dulu. Nanti kita up lagi.


Alopyu sekebon😘😘

__ADS_1


__ADS_2