
Malam minggu dimana malam yang spesial bagi mereka yang mempunyai kekasih atau pacar,walau pun hanya sekedar nonton,makan,jalan jalan,atau menghabiskan malam bersama,tapi tidak dengan Mimi ia hanya duduk di sofa ruang keluarga sambil menonton tv,yah begitulah nasib jomblo tidak ada yang mengajak keluar walau hanya sekedar jalan
"Njirr gue kerasa bener dah jomblo nye,kagak ada yang mau ngajak gue keluar gitu?"kesalnya pada diri sendiri lalu Mimi mengambil handphone nya yang berada di atas meja
Chipmunk
Mimi
Woe keluar yuk boring nih di rumah
Rere
Ga bisa mau keluar gue sama bonyok
Mimi
Yang lain mana woe keluar
Pikacyu
Apaan dah?
Acha'he
Males acha mau rebahan
Mimi
Ayuk lah woe boring nih,mana bunda gue lagi keluar kota lagi
Pikacyu
Ga bisa gue mau mingguan sama Opal😜
Deya
Mager
El
Mager
Mba Wulan
__ADS_1
Mager
Mimi
Pakyu😒
"Huff"dengus Mimi melempar handphonenya ke sofa
"Kenape dah lu?"tanya Zidhan tiba tiba
"Anjirr ngagetin"kagetnya lalu memukul bahu Zidhan
"Sakit bego"balas Zidhan menoyor kepala Mimi
"Bodo amat,suruh sapa ngagetin"ucap Mimi
"Eh mau kemana lo rapih amat?"tanya Mimi setelah milihat tampilan abangnya yang sangat rapih
"Ya mau malam mingguan lah,emang nya lu jomblo,hahaha"ledek Zidhan
"Lunjak lo!eh gue ikut ya bang"ucap Mimi
"Ogah,ntar yang ada lo ganggu gue pacaran sama Dylan"tolak nya,Dylan Clarisa adalah pacar Zidhan Rey Samuel
"Ogah,dah ah gue mau pergi bye,jagain rumah,kalo mau pergi kunci pintu"ucapnya sambil melenggang keluar
"Ish gue sendirian lagi di rumah,bunda pake keluar kota segala sih,ngeselin"ucapnya lalu merebahkan dirinya di sofa sambil memencet mencet remot mencari acara yang bagus
"Ga ada acara bagus lagi,dari pada kaya orang bego mending stalking doi"lalu meraih handphone nya dan membuka aplikasi instagram
"Masa allah nikmat tuhan mana lagi yang kau dustakan,ganteng amat sih Angga ya allah kalo kaya gini terus pengen deh cepet cepet di lamar Angga"ucapnya halu
"Junior!!!"teriaknya histeris "ya allah ganteng amat calon pacar satu ini,bisa mati operdosis cowo ganteng kalo gini terus mah,belum lagi Abun sama Syakir cinta ya allah"ucapnya semakin halu
Hampir satu jam stalking idola tiba tiba
Kruyuk kruyuk (anggep aja suara perut laper)
"Duh laper lagi"ucap Mimi lalu berjalan ke dapur
"Lah mana cemilan gue ko ga ada?"bingungnya setelah membuka kulkas
"Oh ini pasti kelakuan abang idan jelek,emang minta di pites ya orang satu itu,udah kagak di ajak malmingan,makanan gue di embat juga,biadab ya allah punya abang "dumel nya
__ADS_1
Lalu Mimi beranjak ke kamar mengambil dompetnya,sepertinya Mimi harus keluar mencari makan,kalau tetap di rumah bisa bisa Mimi mati kelaparan
***
Setelah mengunci pintu Mimi berjalan keluar gerbang,lalu menguncinya Mimi memutuskan untuk berjalan kaki Mimi malas membawa kendaraan ia ingin berjalan saja menikmatin kesendiriannya malam ini,tapi Mimi bingung ingin pergi kemana
"Hem mau kemana ya?oh iya ketaman aja,pasti banyak yang jual makanan,gue juga bisa sekalian jalan jalan"ucapanya sendiri
Dengan langkah riang sambil bersenandung kecil mengikuti alunan musik dari hanphone melalui headset yang pasangkan ke telinganya Mimi menyusuri jalanan yang ramai kendaraan berlalu lalang,kurang dari lima belas menit Mimi sampai di taman kompleknya yang memang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahnya
Ternyata benar sangat ramai sekali di taman ini apa lagi di malam minggu,Mimi melihat penjual martabak mini langsung menghampiri kesana
"Abang martabaknya satu ya yang keju,sama es lemonnya satu"ucap Mimi pada penjual,martaba keju merupakan salah satu makanan favorit Mimi,dan lemon adalah buah kesukaan Mimi,semua tantang lemon pasti Mimi suka
"Ini neng silahkan"ucap sang penjual
"Makasi abang"jawab Mimi lalu langsung saja Mimi membumi hanguskan martabak itu
Setelah sepuluh menit menghabiskan martabaknya,Mimi memutuskan untuk mencari makanan berat,masalah berat badan Mimi tidak terlalu peduli,baginya kebutuhan perut adalah nomor satu
"Hmm mau makan apa lagi yah?Nah itu ada mie ayam pas banget lagi pingin"ucapnya menghampiri tukang penjual mie ayam
"Bang mie ayamnya satu ya,sama es lemon"ucapnya
"Oke,tunggu bentar ya mba"ucap penjual
Setelah lima menit menunggu makanan pun datang
"Silahkan mba"kata penjual
"Iya makasi bang"lalu Mimi langsung menyantapnya dengan khidmat
Setelah makan, Mimi memutuskan untuk jalan jalan keliling taman,banyak pasangan muda sedang berkencan,terkadang Mimi iri sendiri kenapa nasib nya ngenes sekali,Mimi melihat ada bangku yang kosong lalu langsung saja Mimi duduk sambil memandangi orang orang yang sedang berduaan,huff kesal sekali rasanya
Tiba tiba langit yang tadi nya cerah berubah menjadi mendung,ini lah doa yang Mimi ucapkan setiap malam minggu datang hujan yang deras kalau bisa di sertai petir dan angin ****** beliung,supaya tidak ada yang berkencan malam ini atau pacaran kejam memang,tapi sialnya Mimi sedang beradamemang,tapi sialnya Mimi sedang berada di luar saat ini
Rintik rintik hujan pun mulai turun perlahan rintik itu pun berubah mejadi deras,Mimi langsung berlari mencari tempat berteduh,tidak jauh dari situ Mimi melihat ada warung lalu Mimi berlari menuju warung tersebut,Mimi tidak sendirian di warung itu ada dua orang sedang berteduh juga tapi entahlah Mimi tidak kenal,kalau dilihat ada seorang lelaki yang seumuran dengannya
"Duh pake ujan segala lagi"dengus Mimi setelah sampai di warung,lalu Mimi mengambil handphonenya di tas kecilnya berniat untuk menelfon abangnya untuk menjemput
"**** aelah pake lowbat lagi handphone gue"kesalnya"mana dingin lagi"sambungnya sambil mengusap usap lengannya menahan rasa dingin
Tidak di sangka ada seseorang yang sedang memperhatikan Mimi sedari tadi,tapi Mimi tidak menyadarinya
__ADS_1