
Mimi sudah sangat lelah dan tidak kuat lagi berjalan jauh,kenapa hari ini sial sekali sih bagi dirinya,udah jomblo,di tinggalin,jalan sendirian di trotoar udah mirip gembel belum si Mimi,kerena lelah Mimi akhirnya duduk di pinggir jalan merileks kan urat kaki kakinya,masa bodo dengan orang orang yang berlalu lalang yang memandangnya aneh,udah mirip gembal ga tuh😂
"Sial amat si gue"dengus nya kesal
"Ya allah kirimkan seseorang untuk mengantar Mimi pulang ya allah Mimi ga kuat lagi ya allah,lelah,letih,lesu Mimi udah ga kuat bunuh hayati di rawa rawa bang"ucap Mimi ngelantur
Tepat di sebelah kanan Mimi sebuah mobil berwarna merah berhenti,dan difikiran Mimi hanya dua ada malaikat yang menjemput Mimi dan mengantarnya pulang atau ingin menculiknya
Siapa si?ko ga keluar keluar?apa dia mau nyulik gue ya aduh kaya mana ini.batinnya
"Ngapain sih ni orang,ga keluar keluar mana silau banget lagi ni lampu nyorot ke mata gue"gumamnya
Tiba tiba keluarlah seseorang dari mobil tersebut,dan mendekati Mimi
"Lah ngapa malah mendekat si?apa gue mau di culik beneran?ya allah Mimi masi muda masi mau nikah sama Angga,Junior,Abun kalo ngga Syakir"ucapnya pelan
"Hai"ucap orang itu
"Aaaaaa!!! pergi lo setan jauh jauh dari gue, jangan culik gue,gue masi mau hidup,masa depan gue lagi nungguin gue,pergi sana hus hus jangan culik kasian Angga nungguin gue"ucap Mimi berteriak
Lah ngapa ni bocah.batinnya
"Eh eh gue ga mau nyulik lo"ucapnya
"Aaaa sana jauh jauh,bundaaa abangg tolongin adek,adek mau di culik"ucap Mimi tiba tiba menangis
Lah bocah malah nangis.batinnya
"Eh–eh ko nangis gue ga maksud jahat kok sama lo"ucapnya sedikit panik lalu mencoba menyetuh tangan Mimi
"Eh malah modus jangan sentuh sentuh gue,gue jijik"ucap Mimi masih histeris
"Idih pede benget anjirr"gumamnya"gue ga mau modus kok,lo ngapain disini ini udah malem"ucapnya mencoba santai
"Lo ga mau nyulik gue?"tany Mimi was was
"Ya ngga lah ngapain"ucapnya santai
"Ya trus lo ngapain disini"tanya Mimi
"Gue mau balik tadi, trus gue liat lo duduk disini"jawabnya
"Gue juga mau balik,tapi gue dintinggalin kawan kawan gue"ucap Mimi
"Bhahahahahaaahaha"
"Eh anjirr ngapa lo ketawa"tanya Mimi kesal
__ADS_1
"Kasian amat si lu di tinggalin,lo tau ngga lo udah kaya orang gembel duduk dipinggir jalan kaya gitu,,hahaha"sambungnya masih tertawa
"Ngeledek lo!"kesal Mimi
"Yaud—"
"Woe Dafa malah ngobrol lagi udah cepetan mendung nih mau ujan"ucap temannya dari dalam mobil
"Iye iye,,lo mau gue anter balik?"tanyanya
"Hemm"gumamnya ragu
"Udah ayok gue ga akan ngapa ngapain lo ko,mau ngga?"
"Oke deh"jawab Mimi
"Yaudah yok"ajaknya lalu mereka segera menuju mobil
"Al pindah lo kebelakang"ucapnya pada temannya lalu di angguki setelah masuk mobil lalu mereka segera berjalan pulang
***
Selama di perjalanan pulang Mimi hanya diam,tidak bicara sedikit pun ia juga bingung ingin mulai dari mana
"Hemm bay the way makasi ya"ucap Mimi buka suara
"Oh iya nama lo siapa?"tanya nya
"Mimi Keizyllora panggil aja mimi"jawab Mimi "nama lo siapa?"
"Oh Mimi,gue Dafa Ariq Sergio panggil aja a'a Dafa ganteng"ucapnya pede
"Ew"gumam Mimi
"Oh iya kenalin ini kawan kawan gue"ucap Dafa
"Gue Alif"ucap Alif memperkenalkan diri
"Mimi"
"Gue Chiko"
"Mimi"
"Gue Revan Sebastian cowo kece,ganteng,dan kaya raya,titisan dewa yunani"ucap Revan bangga
"Idih geli,gue Mimi Keizyllora panggil aja Mimi"ucap Mimi dengan jelas
__ADS_1
"Mimi peri maksud lo"ucap Revan membuat semua tertawa kecuali Mimi
"Sembarangan lo ngomong, nama gue Mimi Keizyllora bukan Mimi peri"ucap Mimi kesal
"Ngga cocok nama lo sama muka,cocok juga Mimi peri"ucap Revan asal
"Hahaha betul betul"sambung Chiko
"Eh raja lebah jangan asal lo kalo ngomong,enak aja main ganti ganti nama orang sembarangan,nama gue itu bagus sesuai sama gue yang cantik nan membahana ini"ucap Mimi panjang lebar
"Idih keped__"
"Udah si berisik bener lorang baru juga kenal udah ngajak berantem lo Van"ucap Alif pada Revan
"Ye suka suka gue lah"ucap Revan sewot
"Eh iya rumah lo dimana Key?"tanya Dafa
"Key?"ulang Mimi
"Iya Key,gue panggil lo Key dari pada gue panggil lo Mimi ntar gue malah kebayang sama istrinya Revan"ucap Dafa
"Istrinya Revan?siapa?"tanya Mimi
"Mimi peri,,hahahahaha"jawab Dafa sambil tertawa
"Sembarangan lo gue juga nyari istri milih milih kali"ucap Revan tak terima
"Ahahahaha emang lo cocok banget Van sama Mimi peri,ya ngga Al"ucap Chiko meledek lalu di angguki oleh Alif
"Tega kalian sama aku"ucap Revan dramatis
"JIJIK!!"ucap mereka bersamaan
"Eh Daf depan terus belok kiri ya tu ada tulisan perumahan Blok D"ucap Mimi
"Oke udah sampai tuan putri"ucap Dafa setelah sampai depan rumah Mimi
"Ish apaan si,yaudah thank's ya Daf dan kalian semua,mau mampir dulu?"tanya Mimi setelah turun dari mobil
"Oh bole__"ucapan Revan terhenti
"Ngga usah Key udah malam, lain kali aja,yaudah kita duluan ya"pamit Dafa
"Oke hati hati ya"ucap Mimi setelah itu mobil Dafa hilang dari hadapan Mimi
Ternyata hari ini tidaklah seburuk yang ia kira
__ADS_1
Key......?not bad.batinnya