
Suasana diruang tamu sebelum Rana, Romi, dan Siska masuk
Mami Dona : "Ohh ya bagaimana dengan tanggal pernikahan anak-anak kita. Mungkin baiknya lebih cepat lebih bagus yah. Aku sudah tidak sabar soalnya."
Mami Wanda : "Iya jeng, sama aku juga mau secepatnya saja. Soalnya aku udah mau momong cucu nih." (sambil tersenyum)
Reynold : "Apa baiknya tunggu mereka lulus kuliah dulu. Kan nanggung udah semester 7 dan tahun depan udah lulus."
Frans : "Iya aku setuju dengan Rey, biarkan mereka selesai kuliah dulu. Kan kasian Rana kalo hamil sambil kuliah nantinya."
Mami Dona : "Aduh para suami diem deh, malah bagus kalo mereka secepatnya nikah kan sudah mau lulus juga."
Mami Wanda : "Iya mas, betul tuh. Nggak usah banyak ngomong deh. Kan kalian juga kan sudah setuju, jadi buat apa lama. Iya kan Jeng."
Mami Dona : "Iya betul banget"
Frans : "Sabar memang wanita selalu benar." (berbisik ke Reynold)
Reynold : "Iya udah makanan sehari-hari gue emang." (balas bisik)
__ADS_1
Romi Rana dan Siska sudah berada di ruang tamu
Mami Dona : "Sayang, selamat ya.. Mami, papi, tante Wanda & paman Frans sudah nentuin tanggal untuk pernikahan kalian bulan depan.." (Ucapnya yang lansung membelai rambut anaknya Rana)
Rana Romi : "Hah? Bulan depan??"(kompak dan terkejut)
Mami Dona : "Iya.. Bulan depan.."
Rana : "Mi, nggak bisa ya kalau tunggu kami sampai lulus kuliah dulu baru nikah?? Kayaknya bulan depan itu kecepetan deh buat kami.."
Romi : "Iya tante, kenapa nggak tunggu sampai kami lulus kuliah aja dulu..!?"
Rana : "Ya Allah.. 'Cucu' masa iya gue harus lahirin anak si mata keranjang ini.." (Batinnya)
Romi : "Mi.. Kok langsung bahas soal 'cucu' sih?? Kami saja belum nikah masa udah langsung bahas soal cucu.."
Mami Wanda : "Iya mami tau, karena itu mami ingin secepatnya menikahkan kalian biar kalian tu bisa cepat-cepat kasi keturunan buat keluarga kita, lagian banyak juga kan ibu-ibu hamil yg masih bisa kuliah.."
Mami Dona : "Iya nak, mami mu benar.. Lagian kami juga ingin secepatnya punya cucu, jadi nggak masalah kalau nnti Rana hamil sambil kuliah.. Iya kan nak??"
__ADS_1
Rana : "..Ii.iya.. Iya mi.." (ucapnya dengan terpaksa karena tidak enak dengan orang tua Romi) "Ih malas gila.. Masa iya gue harus hamil anak dia.." (batinnya)
Romi : "Iih.. Si tomboy ini maunya apa sih? Kok dia pake bilang iya segala!? Jangan-jangan dia bener-bener suka lagi sama gue..!?" (Batinnya)
Frans : "Oke, berarti semuanya kita anggap sudah setuju ya, jadi minggu depan kami akan datang lagi membawa maharnya kemari.."
Reynold : "..Iya.., kami tunggu kedatangannya.." (Ucapnya dan lansung berjabat tangan dengan Frans)
Mami Wanda : "Ya sudah.. Kalau gitu kami pulang dulu ya.. Soalnya udah larut juga.."
Mami Dona: "Iya, kalau gitu kamu hati-hati ya Jeng.. Makasih atas kunjungannya.." (cipika cipiki)
Mami Wanda : "Iya jeng, makasih juga untuk perjamuannya.. ayo pi, Romi.."
Frans : "..Iya.." (merangkul istrinya keluar)
Romi : "Pulang dulu yah tante om." (salim)
Bersambung....
__ADS_1
jangan lupa like, share, dan komen