Benci Tapi Cinta

Benci Tapi Cinta
Episode 15


__ADS_3

Suasana diruang tamu sebelum Rana, Romi, dan Siska masuk


Mami Dona : "Ohh ya bagaimana dengan tanggal pernikahan anak-anak kita. Mungkin baiknya lebih cepat lebih bagus yah. Aku sudah tidak sabar soalnya."


Mami Wanda : "Iya jeng, sama aku juga mau secepatnya saja. Soalnya aku udah mau momong cucu nih." (sambil tersenyum)


Reynold : "Apa baiknya tunggu mereka lulus kuliah dulu. Kan nanggung udah semester 7 dan tahun depan udah lulus."


Frans : "Iya aku setuju dengan Rey, biarkan mereka selesai kuliah dulu. Kan kasian Rana kalo hamil sambil kuliah nantinya."


Mami Dona : "Aduh para suami diem deh, malah bagus kalo mereka secepatnya nikah kan sudah mau lulus juga."


Mami Wanda : "Iya mas, betul tuh. Nggak usah banyak ngomong deh. Kan kalian juga kan sudah setuju, jadi buat apa lama. Iya kan Jeng."


Mami Dona : "Iya betul banget"


Frans : "Sabar memang wanita selalu benar." (berbisik ke Reynold)


Reynold : "Iya udah makanan sehari-hari gue emang." (balas bisik)

__ADS_1


Romi Rana dan Siska sudah berada di ruang tamu


Mami Dona : "Sayang, selamat ya.. Mami, papi, tante Wanda & paman Frans sudah nentuin tanggal untuk pernikahan kalian bulan depan.." (Ucapnya yang lansung membelai rambut anaknya Rana)


Rana Romi : "Hah? Bulan depan??"(kompak dan terkejut)


Mami Dona : "Iya.. Bulan depan.."


Rana : "Mi, nggak bisa ya kalau tunggu kami sampai lulus kuliah dulu baru nikah?? Kayaknya bulan depan itu kecepetan deh buat kami.."


Romi : "Iya tante, kenapa nggak tunggu sampai kami lulus kuliah aja dulu..!?"


Rana : "Ya Allah.. 'Cucu' masa iya gue harus lahirin anak si mata keranjang ini.." (Batinnya)


Romi : "Mi.. Kok langsung bahas soal 'cucu' sih?? Kami saja belum nikah masa udah langsung bahas soal cucu.."


Mami Wanda : "Iya mami tau, karena itu mami ingin secepatnya menikahkan kalian biar kalian tu bisa cepat-cepat kasi keturunan buat keluarga kita, lagian banyak juga kan ibu-ibu hamil yg masih bisa kuliah.."


Mami Dona : "Iya nak, mami mu benar.. Lagian kami juga ingin secepatnya punya cucu, jadi nggak masalah kalau nnti Rana hamil sambil kuliah.. Iya kan nak??"

__ADS_1


Rana : "..Ii.iya.. Iya mi.." (ucapnya dengan terpaksa karena tidak enak dengan orang tua Romi) "Ih malas gila.. Masa iya gue harus hamil anak dia.." (batinnya)


Romi : "Iih.. Si tomboy ini maunya apa sih? Kok dia pake bilang iya segala!? Jangan-jangan dia bener-bener suka lagi sama gue..!?" (Batinnya)


Frans : "Oke, berarti semuanya kita anggap sudah setuju ya, jadi minggu depan kami akan datang lagi membawa maharnya kemari.."


Reynold : "..Iya.., kami tunggu kedatangannya.." (Ucapnya dan lansung berjabat tangan dengan Frans)


Mami Wanda : "Ya sudah.. Kalau gitu kami pulang dulu ya.. Soalnya udah larut juga.."


Mami Dona: "Iya, kalau gitu kamu hati-hati ya Jeng.. Makasih atas kunjungannya.." (cipika cipiki)


Mami Wanda : "Iya jeng, makasih juga untuk perjamuannya.. ayo pi, Romi.."


Frans : "..Iya.." (merangkul istrinya keluar)


Romi : "Pulang dulu yah tante om." (salim)


Bersambung....

__ADS_1


jangan lupa like, share, dan komen


__ADS_2