
Setelah mendengar apa yang terjadi pada Rana dan juga anaknya, Romi langsung duduk di kursi yang berada di depan ruangan tersebut dan tidak tau harus melakukan apa. Karena dia berfikir akibat perbuatannya lah Rana seperti itu dan anaknya sudah tiada
Romi : "Apa yang sudah ku lakukan, aku sudah membunuh anakku akibat perbuatanku."
Siska : "Tapi dok, keadaan kakak saya bagaimana sekarang. Apa sudah bisa dijenguk.??"
Indah : "Iya bagaimana dok?"
Dokter : "Pasien sekarang masih dalam keadaan tidur akibat obat bius tadi. Dan mohon maaf, pasien tidak bisa diganggu dulu biarkan dia beristirahat. Jika sudah bangun, pasien baru bisa dijenguk."
Siska : "Oh begitu yah, dok. Makasih dok."
Dokter : "Iya saya permisi dulu yah."
Siska yang dulunya sangat menyayangi Romi kakak iparnya tapi sekarang dia membencinya, dia nggak mau jika kak Rana masih bersamanya
Siska : "Kakak puas sekarang ?? Liat kak Rana masih terbaring lemah di dalam sana, dan kakak juga sudah membunuh anak kakak sendiru tau nggak."
Amanda : "Kamu jangan sepenuhnya menyalahkan Romi, ini juga salahnya Rana8 sudah tau mengandung tapi dia lari-larian tadi."
Indah : "Oh.. jadi disini salahnya Rana. Begitu, karena gara-gara kamu (menunjuk Amanda) teman gue jadi..."
Romi : "Cukup semuanya...." (menghentikan pertengkaran) "Ini rumah sakit jangan kalian pada ribut disini. Dan kamu Amanda mending kamu pulang aku sudah nggak mau melihat wajah kamu."
Amanda : "Tapi Rom..."
Romi : "Kau bilang pergi...." (memaksa)
Amanda : "Nggak.. disini aku mau menunggu Rana siuman aku mau minta maaf."
Indah : "Tadi katanya salah Rana, kenapa kamu mau minta maaf padanya."
Amanda : "Iya gue ngaku gue yang salah sudah merusah hubungan tangga orang."
__ADS_1
Siska : "Yaiyalah namanya juga pelakor" (menyindir Amanda)
Amanda : hanya sabar karena tidak mau ada keributan disini (rumah sakit)
Menunggu akan Rana sadar, beberapa menit kemudian ada seorang suster mengabarkan bahwa Rana telah siuman sehingga semuanya masuk ke ruangan tersebut
Siska : "Kak Rana.." (memeluk kakaknya)
Rana : "Siska ?? kenapa kakak bisa ada disini ?"
Siska : "Tadi kakak jatuh dan pingsan."
Rana : "Terus anak aku ??" (memegang perutnya
Indah : "Yang sabar yah Ran."
Rana : "Maksud kamu??"
Siska : "Kakak keguguran akibat jatuh tadi, dan janin kakak tidak bisa di selamatkan."
Rana : "Pergi nggak kamu, aku tadi sudah bilang aku mau pisah."
Amanda : "Rana.. tolong jangan pisah sama Romi ini semua salah aku. Aku yang tidak mau mendengar penjelasan Romi sebelumnya malah aku marah-marah."
Rana : "Kalian berdua sama saja tau nggak. Kalian sudah membunuh anakku." (menangis)
Romi : "Rana tenanglah sayang.."
Rana : "Jangan sentuh aku, aku bilang aku mau pisah sama kamu. Jika kamu tidak setuju aku yang akan pergi jauh." (meranjak mau pergi dari rumah sakit)
Romi : "Sayang... jangan kemana-mana kamu masih nggak boleh banyak gerak dulu."
Rana : "Biarin.."
__ADS_1
Siska : "Kak jangan gitu dong, kesehatan kakak lebih penting."
Indah : "Iya Ran, kamu disini yah."
Siska : "Kak Romi, mending kakak pergi deh. Kak Rana nggak mau melihat kakak."
Romi : "Tapi sis..."
Siska : "Kak Romi, Siska minta maaf karena sudah menyalah-nyalahkan kak Romi tadi dan berkata kasar ke kak Romi. Tapi siska mohon ini demi kesehatan kak Rana kak."
Romi : "Ya sudah.. aku pergi."
Amanda : "Tidak.."
Indah : "Eh.. lo mau nyari gara-gara ap?"
Amanda : "Rana.. sekali lagi saya minta maaf, saya nggak bermaksud merusak rumah tangga kalian. Aku betul-betul nggak tau jika Romi sudah menikah, oke jujur aku memang masih mencintai Romi tapi jika dia sudah punya istri aku bisa apa. Aku juga punya hati dan aku nggak mau di cap sebagai pelakor. Jadi, aku mohon sama kamu Rana jangan tinggalkan Romi, sebab Romi sangat mencintai kamu dan jangan biarkan Romi pergi. Biarkan aku yang pergi di kehidupan kalian. Aku mau kembali ke Itali karena disana adalah kehidupanku, aku sudah tidak cocok disini." (meraih tangan Rana dan Romi) "Kalian jangan pisah yah, sekali lagi aku minta maaf Romi Ran."
Rana : Memeluk Amanda "Iya aku maafin kamu, aku juga yang salah aku tidak mau mendengarkan penjelasan kalian terlebih dahulu. Aku juga minta maaf."
Amanda : "Iya ..."
Romi : "Amanda."
Amanda : "Nggak apa-apa kok Rom, lain kali jika ada wanita mendekati mu bilang ke mereka jika ku sudah beristri, jangan kejadiam ini terulang lagi."
Romi : "Iya.. makasih yah."
Siska : "Kak maafkan aku juga yah sudah marah-marah ke kakak."
Indah : "Gue juga."
Amanda : "Iya... kalau begitu aku pergi yah.. Kalian akur-akur yah.." (pergi meninggalkan mereka semua)
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa, like, share, komen, dan juga vote yah pliss