
Karena Romi terpesona akan senyuman Rana, akhirnya Rana heran mengapa Romi melihatnya sampai bengong seperti itu dan kemudian menyadarkan Romi
Rana : "Ooiii. ada apa? Ada sesuatu ya di wajah gue?" (ucapnya yang langsung memegang wajahnya)
Romi : "Iya.. di wajah lo ada senyum lo yang indah.. Lo tau, lo benar-benar cantik saat lo tertawa tadi.." (ucapnya tanpa sadar dan masih terpesona dengan senyuman Rana)
Rana : Tiba-tiba terdiam & malu mendengar ucapan Romi barusan..
Romi: (Tiba-tiba sadar & salah tingkah) "Ya.ya.ya sudah.. A.a.ayo.. Ayo kita makan.."
Rana : "A? Ahf.. I.iya.. Ayo.."(ikut Salah tingkah karena perkataan Romi barusan) "Apaan sih gue. Kok gue senang dengan ucapannya barusan tadi." (batin Rana dan senyum-senyum malu)
Romi : (duduk dan makan) "Hemmm.. Masakan kamu enak.." (ucapnya dengan lembut)
Rana : "Ma.makasih.." (semakin malu & salah tingkah)
Romi : "Aduuhhh... gue tadi bilang apa sihh, kan malu jadinya. Ahh bodo amat memang dia cantik kok. Mending gue makan saja." (batin Romi)
.
.
.
.
Beberapa menit kemudian setelah mereka makan dan merekan pun ke kamar untuk kemas-kemas barang yang akan dibawa besok..
__ADS_1
Malam hari di Kamar Rana dan Romi
Romi : Gelisah tidur di atas sofa..
Rana : (Melihat Romi gelisah tiba-tiba merasa kasihan dan menghampiri Romi) "E.. Hkmm.. lo.lo.. Lo tidur diatas aja.." (ucapnya gugup)
Romi : "Ah? Ma.. .maksud lo.. ki.. kita.. Kita tidur bareng gitu?" (ucapnya yang juga agak gugup)
Rana : "Ya.ya.ya.. ta.ta.tapi... tapi lo jauh-jauh ya dari gue.."
Romi : "Hmm.. gue ngerti.. Makasih ya Rana.." (ucapnya lembut)
Rana : "Ya Tuhan.. ngapain sih dia pake nyebut-nyebut nama gue segala.. mana.. Mana jantung gue makin kenceng lagi denger dia nyebut nama gue.. Ya Ampun, sebenarnya apa yg sudah terjadi ama gue sih saat ini ??" (batinnya)
Romi : "Ada apa Ran? Kok lo ngelamun?"
Romi : "Hmm.. iya.." (ucapnya dan mereka pun akhirnya pergi ke tempat tidur untuk tidur di kasur besar Rana saat itu)
Romi : Langsung tidur dan menyelimuti dirinya..
Rana : Masih sangat gugup namun memaksa matanya untuk segera tertidur..
Author : "Cie akhirnya tidur bareng juga. Uhuuyyyy" (abaikan)
.
Beberapa menit kemudian
__ADS_1
Romi : Tertidur nyenyak
Rana : Tertidur dan tanpa sadar tiba-tiba berbalik memeluk Romi yang ada disampingnya..
Romi : Masih tertidur dan juga tidak sadar kika Rana memeluknya
Author : "Cie pelukan... Author baper nih.. Hussttt jangan ribut ribut ya readers biarkan mereka berpelukan mumpung sama-sama lagi tidak sadar kan jarang mereka begitu. Hehehe."
.
Keesokan harinya
"Ting.... toongg...tiinggg...tongg." (suara bel rumah Rana)
Mami dona : Membuka pintu..
Mami Wanda : "Selamat pagi jeng.." (cipika cipiki)
Mami dona : "Jeng wanda!? Pagi sekali kamu dek." (membalas cipika cipiki)
Mami Wanda : "Iya dong kak, itu harus.. Mau jemput menantu jadi harus cepat dong hehehe.."
Mami dona : "Ya Ampun dek, kamu tuh ya.. Mereka mungkin masih pada tidur sekarang.."
Berasambung...
Ada yang baper tidak kelakuan mereka di episode kali ini ??? Kalo author sih baper yah, apalagi momen mereka berpelukan tuhh meskipun mereka tidak sadar hehehe
__ADS_1
Jangan lupa like, sahe, komen, dan juga vote