Benci Tapi Cinta

Benci Tapi Cinta
Episode 84


__ADS_3

Tiba-tiba Rana, Restu dan Siska muncul yang tadi nya sembunyi


Rana : "Happy birthday sayang, maaf ya jangn marah."


Romi : "Apa-apaan semua ini ? " (Masih bingun dan juga marah)


Rana : "Maafin aku sayang."


Restu : "Sorry bro tadi cuma akting kok. Santai, happy birthday yah."


Romi : "Akutuh cape pagi sampai malam kerja belain kamu untuk kehidupan kita, untuk bisa membahagiakn kamu, tapi malah gini, kecewa aku dan juga sama lo Res. (pergi meninggalkan merek)


Rana : "Sayang kamu jangan gitu, aku sayang kamu, aku mhon maafin aku." (menangis mengejar Romi)


Siska : "Aduh kenapa jadi gini sih." (sedih)


Restu : "Waduh gawat nih, kenapa bisa jadi gini. Kamu sih dek idenya ada-ada saja."


Siska : "Kakak juga kan pake setuju."


Skip Rana mengejar Romi


Rana : "Sayang... aku mohon maafin aku, aku nggak mau kehilangan kamu. Tadi itu cuma akting buat kejutan kamu." (memeluk Romi


Romi : "Hehe maafin aku s@yang, aku juga nggak mau kehilangan kamu, habisnya kamu tadi kerjain aku, yah terpaksa aku kerjain balik." (batin Romi)


Tiba tiba saja Romi pingsan dan terjatuh


Rana : "Sayang bangun... aku mohon.. (memapah Romi di pangkuannya)


Siska : "Ya ampun.. kak Romi... Kak Rana, kenapa kak Romk bisa pingsan begini."


Rana : "Kakak juga nggak tau. Sayang bangun aku nggak mau kehilangan kamu." (menangis)


Siska : "Maafin aku kak, ini karena ide konyol aku."


Restu : "Iya Rana maafin istri aku yah."


Darrrr derr dorr hahah Romipun mengagetkan semua orang dan tertawa berbahak-bahak


Semua : "Astagfirullah."


Romi : "Kamu kmu kenapa sayang kok nangis sih."

__ADS_1


Rana : "Kamu sih bikin kita kaget saja tau nggak." (memukul Romi


Romi : "Maafin aku sayang habisnya kamu sih kerjain aku duluan ya udh aku kerjain balik." (memeluk Rana)


Rana : "Tapi itu tadi kaya kenyataan tau nggak. Bikin khawatir saja."


Romi : "Iya... iya maafin aku yah."


Restu : "Maafin yah bro."


Siska : "Aku juga kak."


Romi : "Untung lo adik ipar gue, kalo nggak udah bonyok lo tadi."


Siska : "Ihh.. kakak nanti Siska sama siapa dong, Siska nggak mau melahirkan tanpa suami."


Restu : "Ahhh... sayang..." (memeluk Siska)


Rana "Sekali lagi happy birthday sayang,maaf aku belum bisa jadi istri yang baik buat kamu, semoga dipanjangkan umurnya, dilancarkan rezekinya, jadi suami yang bertanggung jawab ,dan jangan lupa berbakti pada orang yua, dan selalu rendah hati."


Romi : "Aamiin sayang makasih atas doanya selama ini, karena berkat doa kamu aku menjadi seperti sekarang. i love you." (mencium kening Rana)


Rana : "I love you too sayang."


Siska : "Ahh.. so sweet. Sayang aku juga mu dicium keningnya."


Rana : "Ohh iya sayang, sini ikut aku aku punya hadiah buat kamu."


Romi : "Hadiah apa tuh sayang?"


Ranapun menuntun Romi ke kamarnya untuk memberinya hadiah


Rana : "Ini sayang."


Romi : "Aku buka yah."


Romipun membukanya dan alangkah terkejutka ketika isi kadonya bertuliskan Happy Birthday to You Daddy. I love you + melihat tespek positif


Romi : "Kamu serius sayang"


Rana : "Iya


Dan Romi langsung memeluk Rana seraya mencium keningnya dan calon bayi mereka yng ada diperut Rana

__ADS_1


Restu : "Selamat ya bro sebentar lagi lo juga jadi bapak kaya gue."


Siska : "Iya kak selamat yah."


Romi : "Makasih banyak sayang atas segalanya, ini adalah hadiah terindah yang pernah aku dapatkan."


Rana : "Iya sayang."


Romi : "Pantesan kemarin-kemarin kamu mual dan pusinv sayang aku sampai nggak sadar kalau itu tandanya masa kehamilan kamu." (meneteskan air matanya)


Rana : "Kamu kok nangis sayang."


Romi : "Aku terharu dengan semua ini sayang, aku nggak nyangka Allah masih memberikan kita kesempatan kedua kalinya untuk menjadi orang tua walaupun yang pertama gagal."


Rana : "Iya aku juga sempat kaget dan nggak nyangka jika aku bakalan hamil lagi. Aku janji aku bakalan jagain anak kita baik-baik. Aku nggak mau kejadian itu terulang kembali."


Romi : "Iya sayang."


Restu : "Kalau gitu kita pamit yah bro."


Siska : "Iya kak ini sudah tengah malam soalnya."


Rana : "Eit... nggak kamu harus nginap malam imi. Kamu kan lagi hamil juga."


Romi : "Iya besok pagi aja baliknya, kan besok hari sabtu."


Restu : "Okelah. Ayo sayang kita tidur sudah ngantuk aku."


Siska : "Iya, Sekali lagi selamat yah."


Romi Rana : "Iya..."


Setelah Restu dan Siska keluar dari kamar Romi dan Rana. Romi langsung mencium bibir Rana sebab dia sudah tidak tahan lagi karena saking senangnya. Dan Ranapun juga membalas ciuman suaminya itu


Romi : "Sayang terimah kasih sudah menjadi bagian dalam hidup aku. Terim kasih sudah mau menerima semu kekurangan aku. Aku nggak tau apa jadinya aku jika aku tanpa kam."


Rana : "Iya aku juga. Tapi aku tidaj habis fikir deh bisa sama kamu, mengandung anak kamu lagi. Padahal dulunya kita itu saling benci tapi entah kenapa berubah menjadi cinta."


Romi : "Iya sayang aku juga heran."


Setelah berbincang.. bincang merekapn tertidur


3 Tahun kemudian, kehidupan Rana dan Romi kian lengkap dengan adanya anak di tengah-tengah mereka. Mereka merasa menjadi keluarga yang sangat bahagia. Yah, sangat bahagia, karena kini Rana tengah mengandung lagi dan itu membuat mereka merasa tidak ada harta yang paling berharga kecuali keluarga. Kehidupan mereka lalui bersama, susah senang, tawa tangis. Semuanya mereka lalui tanpa adanya hambatan. Semoga keluarga mereka utuh sampai maut yang memisahkan mereka.

__ADS_1


TAMAT


Terima kasih semua atas dukungannya selama ini. Maaf ceritanya hanya sampai disini. Nanti akan launching novel terbaru tapi baelum tau kapan karena sibuk hehhe. Sekali lagi terima kasih


__ADS_2