Benci Tapi Cinta

Benci Tapi Cinta
Episode 36


__ADS_3

Baru saja sampai di hotel yang seharusnya mereka langsung istirahat tetapi tiba-tiba Sinta datang entah dari mana langsunh memeluk Romi tepat di depan mata Rana dan membuat Rana kesal dan cemburu waktu itu. Tetapi, sayangnya Romi membuat Rana kesal akibat sikap dan perbuatannya karena bisa-bisanya dia dekat dan membela cewek lain didepan matanya


Romi : "Rana.. Jangan kasar-kasar gitu dong ngomongnya..!! Maaf ya Sinta atas sikap dan perilaku gue. Dan gue juga minta maaf, gue nggak sempat kabarin lo.. Soalnya lo kan lagi ada di luar negri waktu itu makanya gue nggak kabarin lo.."


Sinta : "Ohh gitu ya.. (sedikit kecewa) kalau gitu nggak apa-apa deh.. Tapi sekarang kan kita sudah ketemu dan sudah lama juga kita nggak ketemu, jadi gimana kalau untuk ngerayain pertemuan kita ini.. Entar malam kita cl*bing bareng? gimana??


Romi : "Hmm... Boleh juga.. sudah lama juga gue nggak cl*bing.."


Rana : langsung syok mendengar jawaban Romi saat itu..


Sinta : "Oke, entar gue kirim alamatnya & gue tunggu entar malam ya.. Ingat jangan sampai nggak datang.."


Romi : "Oke.."


Sinta : "Oke deh, kalau gitu gue tinggal dulu ya.. So gue mau jalan-jalan keluar hotel dulu.. Ohh iya ngomong-ngomong kamar kalian dilantai berapa??"

__ADS_1


Romi : "lantai 9 no. 907"


Sinta : "Ya Ampun jodoh dong kita.. Kebetulan banget.. Kamar gue juga ada di lantai 9 no. 908 waah.. Berarti kita bisa sering-sering ketemu nih nantinya.."


Rana : Dari tadi hanya diam mendengar mereka dan semakin syok dan kesal mengetahui bahwa mereka tetanggaan.


Romi : "Ohh ya!? Waah.. Berarti asyik dong.. jadi kita bisa ngobrol-ngobrol dan jalan-jalan bareng nantinya, iya kan Rana!?"


Rana : Tidak menjawab dan hanya menampakkan ekspresi kesalnya saat itu..


Romi : "Rana..!??"(menyuruh Rana menjawab)


Romi : Bingung melihat tingkah Rana..


Sinta : "Ya sudah Rom.. Kayaknya istri lo sudah kecapean banget habis naik pesawat, jadi gimana kalau kita biarkan saja istri lo istirahat terus kita jalan-jalan bareng berdua diluar.. Gimana?" (memegang tangan Romi)

__ADS_1


Rana : Tiba-tiba melihat Romi dan memandangnya dengan ekspresi sedih..(ingin mengatakan jangan pergi namun tak kuasa bibirnya mengatakannya)


Romi : Melihat ekspresi sedih istrinya Rana dan tiba-tiba mengerti akan maksud dari tatapan Rana tersebut..


Sinta : "Rom, gimana mau nggak??" (masih memegang tangan Romi)


Rana : Semakin menampakkan raut wajah yang sedih..


Romi : (mengerti dan langsung melepas pegangan Sinta ) "Ma.ma.maaf Sinta.. Ta.tapi.. tapi gue juga lelah habis naik pesawat, ja.jadi.. jadi lo jalan-jalan sendiri saja ya. Maaf banget lain waktu saja ya. Semoga lo mengerti" (berbohong demi menemani Rana yang terlihat sedih)


Sinta : "Ohh.. gitu ya..(sedikit kecewa) Oke, ya sudah nggak apa-apa kok.. Tapi entar malam ingat ya.."


Romi : "Oke nanti datang kok.."


Bersambung..

__ADS_1


Author pengen masuk ke dalam cerita dan pengen jambak rambut Si Sinta itu. Nggak tau kenapa author kesa yah dengan Sinta, kalo kalian ?? Semoga saja hubungan Romi dan Rana baik-baik saja selama bulan madu di Paris tanpa ada hambatan apalagi pelakor. Huuu... jangan yah


Jangan lupa like, share, komen dan juga vote


__ADS_2