
1,5 tahun kemudian
Rumah Tangga Romi dan Rana sudah tidak ada yang mengganggunya lagi. Rana Romi telah wisuda, dan Romi telah memiliki pekerjaan, dan tepatnya di kantor ayahnya sebab ayahnya memilih pensiun. Bahkan teman-teman Romi satu per satu telah menikah. Bahkan Restu dan Siska pun juga
Hari dimana waktu Siska dan Restu menikah
Pesta telah selesai
Reynold : "Siska sayang sekarang kan kamu sudah jadi istrinya Restu jadi mulai dari sekarang kamu bukan tanggung jawabnya mami dan papi lagi." (memperjelas )
Siska : "Tapi kan pi Siska nggak mau berpisah sama mami dan papi, dan kalau Siska ikut kak Restu di rumah baru kita nggak ada yang temanin papi dan mami lagi disini. Kan kak Rana juga sudah tidak disini lagi dia di rumahnya kak Romi." (sedih)
Rana : "Pi biarlah pi, kan kasian juga jika mami papi disini dirumah yang besar. Dan juga, jika papi ke kantor siapa yang jagain mami??"
Reynold : "Kan ada mbok."
Siska : "Pokoknya Siska nggak mau." (kekeh terhadap keputusannya)
Restu : "Sudah lah sayang, jika kamu memang mau disini, kita pindah disini saja kakak tidak masalah kok."
Siska : "Kak Restu beneran ??"
Restu : "Iya sayang."
Mami Dona : "Nggak usah sayang, biar saja mami sama papi berdua disini."
__ADS_1
Siska : "Siska nggak mau berpisah." (memeluk maminya)
Reynold : "Kata siapa berpisah ? nggak kok sayang cuma sekarang kan tugas kamu untuk melayani suami mu, nanti juga kapan kapan kamu boleh kesini jengukin mami sama papi."
Siska : "Iyah pi." (pasrah)
Rana : "Ya sudah dek, kakak dan Romi pami pulang dulu yah. Soalnya capek, dan Romi juga harus ke kantor besok."
Romi : "Iya maaf yah, jika besok nggak ada meeting yang penting kami bisa tinggal disini."
Mami Dona : "Nggak apa-apa sayang, jelasnya mami sama papi senang kalian bisa datang dipernikahan adik kalian."
Rana Romi : "Iya mi."
Siska : "Kak Rana hati-hati yah." (memeluk Rana)
Siska : "Iya kak."
Romi : "Bro, gue balik dulu yah."
Restu : "Gue harus bilang apa nih, kakak ? kan lo jadi kakak ipar gue jih sekarang."
Romi : "Biasa ajalah bro, nggak usah panggil gue kakak. Aneh kedengarannya."
Restu : "Hahaha iya benar banget."
__ADS_1
Romi : "Gue cabut yah."
Dikamar Siska
Restu langsung mengambil bantal dan tidur, sedangkan Siska masih memikirkan bagaimana caranya agar tidak berpisah dengan mami papinya
Siska :(Masih nangis)
Restu pun langsung menghampiri Siska dan menenangkannya
Restu : (duduk disamping Siska) "Kenapa sayang masih nangis?"
Siska : "Aku nggak mau pisah sama mami dan papi."
Restu : "Tadi kan kata papi kita bisa kesini kapan saja."
Siska : "Tapi kan aku nggak mau tinggal dirumah yang sepi, apalagi nantikan dirumah kita yang baru pasti hanya ada kita berdua saja tanpa ada yang lain, dan satu lagi kamu kan juga sekarang sudah kerja. Jadi siapa yang temanin aku dirumah?"
Restu : "Sudah deh jangan nangis lagi yah. Kita tidur yuk. Masalah itu bisa kita bicarakan baik-baik lagi." (memeluk Siska)
Dan akhirnya merekaoun tertidur
Keesokan harinya pun tiba, Siska dan Restu tetap tinggal dirumah baru mereka yang menjadi hadiah pernikahan merema. Mau tidak mau, Siska pasrah dan menuruti apa kata orangnya
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa like, share, komen, dan vote yahh