
Setelah mendengar perkataan adiknya Siska, Rana yang tadinya senyum-senyum sendiri saat bernyanyi tiba-tiba wajahnya berubah menjadi kesal dan marah. Dan pulang kerumahnya dan meninggalkan kelasnya yang beberapa menit lagi masuk
Rana : "Hhaaa...." (jawab kaget)
Siska : "Kakak tenang dulu ya, habis kelas kakak baru bisa bicarain ini ke mami."
Rana : "Apa?? Nggak.. Aku harus bicara sama mami sekarang.. ini nggak boleh dibiarin.." (ucapnya sedikit kesal & ingin meninggalkan Siska di taman begitu saja)
Siska : "Eeh.. Kakak mau kemana?? Sebentar lagi kan dosen kakak mau masuk, kakak jangan pergi dulu ya!?" (ucapnya mencengah Rana pergi)
Rana : "Nggak.. Hari ini aku absen.. Bilang ke dosen kalo tiba-tiba kepalaku sakit.." (lanhsung pergi meninggalkan Siska)
*Setiba dikelas
Restu : "Eh.. Rom liat deh si Rana pergi begitu saja padahal dosen sudah mau masuk."
Romi : "Mana gue tau" dalam hati "Si tomboy kenapa yah kok main pergi pergi saja, mana muka nya keliatan marah-marah lagi. Aduh.... kenapa sih gue peduli ama tu anak. Bukan urusan gue." (menggeleng-gelengkan kepalanya)
Siska : "Tapi kak... Ya Tuhan.. Bagaimana ini??"
Restu : "Kenapa dek, kok dia pergi" (sambil menenenangkan Siska)
Romi : "Kenapa tuh si tomhoy?? Bentar lagi kan dosen kita mau masuk.. kok dia tiba-tiba pergi??" (tanya nya dengan tidak sadar)
Mike : "Ciee.. Perhatian banget sih lo Rom.. Jangan-jangan lo sudah jatuh cinta ya sama Rana..!?
__ADS_1
Romi : "Apa?? Jatuh cinta?? Apa kewarasanku sudah hilang sampai-sampai jatuh cinta sama dia!!?"
Mike : "Ya terus, kenapa lo perhatian gitu kalau Rana pergi??"
Miko : "Iya, kenapa Rom??"
Romi : "Ya.. Enggak, gue cuma heran saja.. nggak biasanya kan dia ninggalin kelas di saat dosen sudah mau masuk.."
Mike : "Iya juga ya..!! Kenapa ya??"
Restu : (hanya diam ikut bingung dan pergi menghampiri Siska) "Beb... pergi kelas kamu saja yah. Tidak usah khawatir dengan kakak kamu. Kakak kamu pasti baik-baik saja. Yang aku tau kakak kamu itu oranganya sangat tegar sama seperti kamu."
Siska : "Ya udah beb, aku ke kelasku dulu ya" (Masih terlihat cemas)
Siska : "Ya ampun, Beb.. Jadi kakak sudah balik ya!!? Huufffff " (masih cmas)
Restu : "Kenapa??"
Siska : "Ah? Ti..tidak.. Tidak kenapa kok beb.. Le..lebih baik.. lebih baik aku kelas ku yah beb, sebentar lagi kan dosen akan masuk.." (ucapnya kemudian pergi ke kelasnya)
Restu : Hanya memandangi Siska dengan sedikit khawatir..
.
.
__ADS_1
.
*Rana telah tiba dirumahnya
Rana : Turun dari mobil & langsung memencet bel.. "ting...tong...ting...tong" (suara bel rumah)
Mbok: "Iya, sebentar..(membuka pintu) eh non Rana.. Sudah pulang non??" (sedikit terkejut melihat Rana yang pulang cepat)
Rana : "Iya.. Mbok, mana mami??" (ucapnya dengan ekspresi yang masih kesal)
Mbok : "Oh nyonya!? Ada non, di dalam.."
Rana : (Langsung masuk ke dalam rumah & menghampiri maminya yang ada di ruang tamu) "Mami, Rana mau bicara dengan mami, sekarang.." (ucapnya sedikit kesal)
Mami : "Sayang!!? Ada apa?? kok kamu cepat banget pulangnya?? & kenapa kamu terlihat kesal seperti itu?? Ada apa?? Cerita sama mami.."
Bersambung...
Tegang banget yahhh guys Rana itu sudah mengetahui kalau Rana itu bakal dijodohkan.
Oh.. iya btw Romi pengertian yah sama Si Rana tadi, apa jangan jangan.... hmmmm
Penasaran kan
Jangan lupa like, share, dan komen
__ADS_1