Benci Tapi Cinta

Benci Tapi Cinta
Episode 25


__ADS_3

Siska yang dari tadi hanya geleng-geleng kepala melihat suami istri ini berantem terus dan beradu mulut akhirnya ikut campur


Siska : "Ehh kak, mulai sekarang berhenti membuli & menyakiti kakak ipar Siska lagi, karena jika Siska tau kalau kak Rana ngebuli atau memukul kakak ipar Siska lagi, maka saat itu juga kakak harus berhadapan langsung sama Siska & ohh iya kakak juga harus ingat ini baik-baik yahh, Jika suatu saat kak Rana masih menyakiti kakak ipar Siska yang ganteng ini tapi malang nasibnya, maka Siska akan langsung mengadukan perbuatan kakak ini ke mami & papi saat itu juga.."


Rana : "Apa?? Anak yang malang?? Dek, kamu tau nggak apa yg dia perbuat semalam ke kakak?? dan bagaimana mungkin kamu mengasihani orang yang mata keranjang seperti dia..!?? Lagian dia tidak pantas juga kok dikasihani.."


Romi : (hanya diam dan melihat mereka berdua)


Siska : "Kak, berhenti panggil kakak ipar Siska itu mata keranjang.. Lagian emang apa yang diperbuat kak Romi sampai-sampai kak Rana mukul kak Romi seperti ini?? Hah??"


Rana : "Tanya saja tuh kakak ipar kesayangan kamu itu.." (melirik Romi)


Randa : (ketakutan)

__ADS_1


Siska : "Iihh.. Cukup berhenti membuli kakak ipar Siska lagi.. Kalau kakak masih lakuin hal itu, maka Siska akan langsung melapor perbuatan kakak ini ke mami & papi. Camkan itu baik-baik yah kak ?."


Rana : "Ya Ampun Dek, sebenarnya kakak kamu itu siapa sih dek?? kakak?? Atau mata keranjang nan playboy ini?? kok kamu jadi bela dia sih dari pada kakak sih??" (cemberut)


Siska : "Sudalah kak.. Intinya Siska nggak suka yah kalau kakak mukul suami kakak seperti ini, apalagi di malam pertama kalian.. & ohh iya karena besok kakak akan pindah ke rumah mertua kakak, jadi papi pesen kakak harus kemas-kemas barang kakak mulai hari ini agar besok sisa berangkat.. Dan sekarang lebih baik kakak mandi, terus sarapan habis tu kemas-kemas barang-barang kakak, nanti biar Siska yang bantu.."


Rana : "Oohh iya dek, kamu benar... Kakak hampir lupa soal itu.. Ya sudah, kalau gitu kakak mandi dulu ya dek..."


Siaka : "Iya kak, Siska tunggu di bawah ya. Kak Romi juga jangan lupa mandi dan sarapan dibawah kalau perlu mandi bareng deh hehehe."


Siska : "Ya sudah kalo begitu, byee kak byee kak Romi."


Romi : (menarik tangan siska keluar) "Waah.. Siska, gue nggak nyangka kalau lo benar-benar membela gue di depan kakak lo yg galak itu & ohh iya karena lo sudah bantu dan membela gue hari ini.. Maka mulai hari ini lo resmi menjadi adik gue & lo bebas meminta apapun juga ke kakak, termasuk untuk sering-sering berkunjung ke rumah kakak.."

__ADS_1


Siska : "Beneran kak?? Waaah... Asyiik.. Siska punya kakak baru.. Kak Romi memang yang terbaik.. ya sudah kalau gitu Siska tunggu kalian di bawah.. Oke!?"


Romi :"Oke.." (jawabnya) "Akhirnya ada orang yang berpihak sama gue buat ngerjain Rana. Awas lo yahh Rana gue buat lo jatuh cinta sama gue" (batinnya dan tersenyum)


Rana : (tiba-tiba keluar kamar mandi dan kelupaan sesuatu) "Ngapain lo senyum-senyum sendiri kaya orang gila. Lo kesambet yah."


Romi : "Suka-suka gue dong. Lo sendiri ngapain sudah keluar cepat amat mandinya."


Rana : "Sabun di dalam sudah habis makanya gue keluar. Pasti ini gara-gara lo karena tadi malam lama banget mandinya."


Romi : "Enak aja, emang kemarin sudah mau habis kok."


Rana : (kembali masuk)

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa like, share, dan komen


__ADS_2