
Romi masih tidak percaya dengan kelakuan Sinta kepada istrinya. Romi mengenal Sinta sejak kecil, dia orangnya baik dan selalu periang, sungguh tega melakukan hal-hal kriminal yang hampir saja melukai istrinya bukan hanya fisik tapi jiwa dan juga mentalnya. Setelah Romi telah melaporkan Sinta dan Pria itu ke Polisi, Romi pun balik ke kamarnya melihat keadaan Rana yang masih trauma
Romi : "Rana..." (menghampiri Rana dan memeluknya)
Rana : (memeluk Romi dengan sangat erat seperti tidak ingin kehilangan Romi) "Romi..hiks..hiks..hiks.. Romi..hiks..hiks..hiks.. Romi untunglah kamu datang.. Ta.tadi.. Tadi.. Aku.. Aku.. hiks..hiks..hiks.." (menangis apa yang terjadi padanya)
Romi : "Sayang.. kamu tenang ya.. Aku janji.. Aku janji aku akan selalu menjagamu mulai saat ini dan tidak akan pernah membiarkan kamu sendiri lagi seperti tadi.. Jadi kamu tenang ya. Dan aku minta maaf telah meninggalkan mu seorang diri, aku sungguh menyesal" (Ucapnya yang masih memeluk Rana dan mencium kening Rana)
Rana : "Kamu janji yah, jangan tinggalkan aku seperti itu lagi. Aku juga minta maaf jika aku telah melukai hatimu. Aku minta maaf..hiks...hiks.." (masih menangis)
Romi : "Iya sayang aku janji, jika perlu aku akan selalu ada disisi kamu selama 24 jam."
__ADS_1
Rana : "Iya.. Romi, apakah kamu mencintai ku. Ketika kamu menolongku sebab kamu mencintai ku bukan karena kamu kasian padaku.??"
Romi : "Ran, hari ini aku tidak akan bohong lagi dengan perasaanku.. Rana.. Aku mencintaimu.. Aku amat sangat mencintaimu. Dan suami mana sih tega melihat istrinya di perlakukan seperti itu.." (ucapnya dengan serius sambil memegang tangan Rana)
Rana : "A.apa? Ci.ci.cinta?" (ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca dan merasa terharu mendengar perkataan Romi)
Romi : "Hmm.. Iya Rana.. Aku sangat mencintaimu dan aku baru menyadari itu setelah melihatmu bersama teman masa kecilmu dan mantan kekasihmu (Anton) itu tadi.. Rana, sungguh.. sungguh hatiku benar-benar sakit dan sangat cemburu saat kau begitu perhatian dengannya tadi, jadi.. Jadi tolong.. Jadi tolong lupakanlah dia dan belajarlah untuk mencintaiku dan aku janji.. Aku janji atas nama ibuku.. Aku tidak akan pernah menduakan kamu apa lagi meninggalkan kamu seperti yang di lakukan dia padamu dulu.. Aku janji itu Rana.. aku janji.. Jadi tolong.. Tolong beri aku kesempatan dan belajarlah untuk mencintaiku.. Ya.!??" (Ucapnya yang masih memegang tangan Rana)
Romi : Tiba-tiba kecewa dan langsung menundukkan kepalanya.. (melepas tangan Rana karena ia menganggap Rana menolaknya)
Rana : (Kembali memegang tangan Romi) "Semua itu karena aku juga cinta sama kamu Romi.. Jadi untuk apa aku belajar mencintaimu kalau aku sendiri sudah mencintai kamu.." (ucapnya dengan tatapan penuh cinta)
__ADS_1
Romi : (Tiba-tiba terkejut dan langsung berbalik melihat senyum bahagia Rana saat itu) "Ja.ja.jadi..." (ucapnya dengan gagap)
Rana : (mengerti dan menjawab) "Hmm.. Iya.. Aku juga mencintaimu.."
Romi : "Ahhggghhh. Hhahahaha.. YES... YES..." (Teriaknya bahagia kemudian langsung memeluk dan menggendong Rana saat itu)
Bersambung...
Author senang akhirnya mereka mengetahui perasaan mereka masing-masing.. Kalo kamu readers????
Jangan lupa like, share, komen, dan juga vote dong
__ADS_1