
Kembali ke kehidupan yang sesungguhnya di 1,5 kemudian
Di Pagi yang cerah terlihat seorang wanita yang sedang bolak balik ke kamar mandi yang tak lain adalah Rana
Romi : "Sayang kamu kenapa?" (bangun dari tidurnya)
Rana : "Nggak kok sayang." (terlihat lemas dan pucat)
Romi : "Kamu kenapa kok dari tadi mondar mandir kamar mandi terus sih. Kamu lagi sakit ?"
Rana : "Nggak tau sayang, aku mungkin lagi masuk angin aja kali." (tiba-tiba mual dan kembali masuk ke kamar mandi)
Romi : "Bener kamu nggak kenapa-napa kan sayang, kita ke dokter dulu yuk."
Rana : "Nggak usah kok sayang nanti juga sembuh kok, lagian kan kamu sekarang ada meeting penting."
Romi : "Iya, tapi kamu harus minum obat ya aku nggak mau kenapa-napa aku akan menjaga mu sampai maut yang memisahkan kita." (Mulai menggombal)
Rana : "Ihhh.. kamu ini ya masih pagi juga sudah menggombal-gombal segala, tidak malu apa. Ini kan bukan jaman-jaman kamu pacaran dulu sama wanita-wanita itu, kamu itu sudah nikah. Ingat umur."
Romi : "Ihhh... nggak kok syang ini beneran, lagian kan lebih baik gombalin istri dari pada gombalin orang lain."
Rana : "Iya... iya.... sayang ku, sudah sekarang mandi dulu ya nanti kmu telat loh
Sementara Romi tengah mandi untuk siap-siap berangkat ke kantor. Rana sedang asik memasak, karena ini sudah menjadi kebiasaannya. Dan setelah lulus, Mereka berdua memilih untuk tingggal sendiri dan hidup mandiri, dan Ranapun memilih untuk menjadi ibu rumah tangga saja daripada menjadi wanita karir. Sebab dia berpikir, siapa yang akan menjaga Romi jika dia juga ikut bekerja. Toh Romi juga setuju-setuju saja, dan juga Romi nggak mau Rana bekerja biarkan dia menjadi wanita sewajarnya yang sudah menikah dan berbakti kepada suaminya
__ADS_1
Romi : "Wahhh... bau apaan nih kayanya enak deh." (Romi setelah selesai mandi)
Rana : "Kamu sayang, biasanya kan juga aku masak setiap hari. Kamu hari ini agak aneh deh, tadi juga ngegombal nggak biasanya."
Romi : "Iya dong sayang."
Rana : "Ohh, jadi sombong nih ceritanya."
Romi : "Bukan sombong tapi fakta sayang."
Rana : "Sudah..sudah kamu sana. Aku nggak fokus nanti masaknya."
Romi : "Oke deh, tapi kamu nggak apa-apakan sayang ? Sudah baikan."
Rana : "Ya ampun sayang, kamu lihat sendiri kan aku lagi masak. Berarti aku sudah baikan."
Rana : "Tuhh kan aneh lagi. Sana duduk ini masakannya sudah mau jadi."
Romi : "Iya sayang.. bawel banget." (tiba-tiba mencium pipi Rana)
Rana : "Ihh... apaan sih kamu."
Romi : Berlari menuju meja makan
Makanannya pun telah jadi, Rana menyajikan makanannya. Dan disitu sudah ada Romi yang sedari tadi menunggu
__ADS_1
Romi : "Wow... memang istriku ini paling best deh."
Rana : "Tumben banget muji. Biasanya langsung makan."
Romi : "Harusnya tuh kalau di puji senang, ini malah curiga."
Rana : "Sini saya ambilin." (mengambil nasi dan lauk pauk)
Romi : "Makasih sayang."
Rana : "Iya... sudah makan cepat nanti kebanyakam ngobrol kamu telat lagi. Ingat hari ini ada meeting."
Romi : "Iya... iya... ini juga makan. Bawel banget sih."
Rana : Tiba-tiba merasa mual dan juga pusing tapi menahannya takut jika Romi khawatir
Romi : "Kamu kok tidak makan."
Rana : "Nanti saja aku makannya, aku tidak terlalu lapar kok."
Romi : "Ya sudah..."
Setelah selesai makan Romi pun berangkat ke kantornya
Bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa like, share, komen, dan juga vote yahh