
Episode Sebelumnya
Romi : "Hah?? Siska, lo nggak salah minum obat kan? Tumben banget lo bela gue, biasanya kan lo bela kakak lo yang pemarah itu.."
Siska : "Iya.. Biasanya Siska emang berpihaknya ke kak Rana.. tapi karena hari ini kak Romi udah resmi jadi kakak ipar Siska eh sebenarnya udah dari kemarin sih, jadi karena kak Romi sudah jadi kakak ipar aku dan disini yang salah adalah kak Rana jadi Siska akan berpihak ke kak Romi kali ini.. Dan iya kak.. Siska boleh minta sesuatu nggak ke kak Romi?"
Romi : "Sesuatu?? Apa itu??" (bertanya-tanya)
Siska: "Hmm.. Kak, Siska boleh nggak sekali-kali jenguk kak Rana di rumah kak Romi kalau kak Rana sudah pindah kesana nantinya. Pasti Siska kangen berat dengan kak Rana soalnya dari kecil itu Siska sudah sama kak Rana terus tidak terpisahkan. Jadi, Siska sedih besok kak Rana udah pindah ??"
Romi : "Oh itu..!? Oke tenang saja pasti kak Romi izinin kok.. Tapi dengan satu syarat.."
Siska : "Syarat? Syarat apa itu kak??"
Romi : "Syaratnya, hari ini kamu harus membantuku membalas perbuatan kejam kakakmu semalam..Gimana? Apa kamu setuju dengan itu?"
Siska : "Ya ampun kak, itu masalah gampang.. Kak Romi tenang saja.. Siska tau apa yang harus Siska lakuin. Jadi soal itu kakak tenang saja. Apa sih yang tidak buat kakak iparku yang ganteng ini."
Romi : "Ohh ya? Terus apa rencanamu saat ini??"
__ADS_1
Siska : "Kakak lihat ini ya... Tapi jangan ribut nanti kak Rana terbangun lagi, rencananya nanti gagal." (langsung masuk & menghampiri Rana yang masih tertidur diatas kasur).............(diam sejenak)
Romi : Heran apa yang akan Siska lakukan
Siska : "Afh....(Tarik nafas kemudian)..KAAK RANA BANGUUUUN... UUDAAAAAAHH PAAGII KAAAK... KAK RANA BANGUUUN... UDAH PAGI KAAK..." (Teriaknya sambil menggoyangkan kakaknya saat itu)
Romi : (langsung menghampiri Siska saat itu) "Hei.. apa yang kamu lakukan, katanya jangan ribut tapi malah kamu yang teriak-teriak begini?? Kenapa kamu membangunkan macan yang sedang tertidur saat ini!??" (ucapnya yang masih sedikit takut)
Siska : "Kak tenang saja ada Siska kok disini, Kalau kak Rana adalah macan, maka Siska adalah harimaunya jadi kakak ipar tenang saja ya, Siska pasti akan lindungin kakak ipar dari serangan macan ini.." (ucapnya mengejek kakaknya)
Romi : "Be.be.benarkah??"
Siska :"Hmm.. Iya bener. Jangan khawatir yah kakak iparku yang ganteng."
Romi : "Aohhffk..." (masih sedikit takut dan bersembunyi di belakang Siska)
Rana : "Ehh... Mata keranjang.. Ngapain lo sembunyi-sembunyi dibelakang adik gue? Emang tamparan kemarin belum cukup ya buat lo?? Hah??"
Romi : "Galak amat jadi bini." (masih sembunyi di belakang Siska)
__ADS_1
Rana : "Emang kenapa kalo gue galak hahh.. Lo saja jadi suami lembek. Baru digampar sudah tepar aja."
Romi : (Langsung berhadapan dengan Rana dan berdebat hebat) "Ehh.. cewek tomboy.. lo itu jadi istri harus berkelakuan baik terhadap suaminya. Jangan kasar dong. Entar lo durhaka lagi."
Rana : "Puiihhh... bagi gue tamparan kemarin itu pantas buat lo. Tau nggak."
Romi : "Awas lo yah nanti dapat adzab. Judulnya "Istri durhaka terhadap suaminya tiba-tiba jatuh cinta"
Rana : "Mana ada azabnya begitu."
Romi : "Ada kok."
Rana : "Terus apa.???"
Romi : "Lo jatuh cinta sama gue." (memeletkan lidahnya)
Rana : (diam dan tersipu malu)
Siska : (hanya geleng-geleng kepala melihat mereka berdua)
__ADS_1
bersambung....
Jangan lupa like, share, dan komen