
Skip di hari ulang tahun Romi, Romi telat pulang kantor dan terpaksa harus lembur karena dia tidak mau di hari spesialnya dia sibuk. Sebab rencana Romi ingin menghabiskan waktu berduaan dengan Rana. Tapi disisi lain, Siska dan Ranapun mulai mendekor kamar untuk persiapan pertama buat kejutan Romi.
Rana : "Ohh iya dek apa nggak ada rencana lain gitu. Aku nggak enak, takutnya Romi marah dan beneran percaya."
Siska : "Adhh kak percaya sama Siska deh, kan lagian kak Restu juga setuju tuh. Tenang nanti kak Romi nggak bakalan marah deh."
Rana : "Ya sudah, apa lagi rencanya. Kaka harus ngapain nih"
Siska : "Jadi gini kak, kan kakak sudah tau tuh rencananya harus pura-pura selingkuh begitu sama kak Restu."
Rana : "Iya terus "
Siska : "Yah kakak pura-pura saja jika kakak itu sebenarnya suka sama kak Restu dan kak Restu pun begitu."
Rana : "Hah ? (kaget) kamu nggak salah dek ? Nggak ah... kakak mana mau begini."
Siska : "Ihh.. kakak tadi katanya setuju. Biar kejutannya itu benar-benar kejuatan. Biarlah ada drama sedikit supaya nggak curiga gitu."
Rana : "Hmm.. yah sudah terus apalagi ? Restu sudah taukan ?
Siska : "Iya kak, Restu sudah tau. Nanti kalian ikutin aja instruksi dari aku."
Rana : "Ohh iya dek kalau begitu."
Siska : "Nah, nanti juga Siska kecewa dengan kakak dan kak Restu. Jadi ceritanya aku ada di pihak kak Romi. Biar nggak curiga gitu."
Rana : "Baiklah. Mau-mau kamulah dek."
Skip tengah malam yang hampir menunjukkan pukul 12
Rana dan Restupun *mulai memainkan drama yang telah direncanakan
Di ruang keluarga, terlihat Rana dan Restu yang sedang memainkan perannya, dan kebetulan saat itu ada Romi yang baru saja pulang dari kantor*
Restu : "Rana" (memegang tangan selfi)
__ADS_1
Rana : "Iya Restu."
Restu : "Indahnya pemandangan malam ini ya, seindah muka kamu yang cantik." (mengelus pipi Rana)
Rana : "Ahh.. kamu ada aja." (mencubit Restu)
Restu : "Aku nggak bohong."
Rana : "Res.. bagaimana jika Romi dan Siska tau hubungan terlarang kita ini?"
Restu : "Nggak bakalan, kan ini rahasia kita berdua. Kamu tenang saja."
Terlihat Romi yang sudah emosi melihat sang istri dengan temannya sekaligus adik iparnya itu
Romi : "Apa-apaan ini?" (memorgiki Rana dan Restu, dan Romi memegang kera baju Restu)
Rana : "Romi.. kamu apa-apaan sih, kamu sudah keterlaluan tau. Ini adik ipar kamu loh"
Romi : "Kamu yang sudah keterlaluan ngapain kamu berduan disini sama si Restu hah." (marah besar)
Romi : "Dasar lo teman ba*gs*t nggak tau malu ngapain lo mau sama istri orang hah."
Dan terjadilah perdebatan dan pertengkaran. Dan Siska pun ikut memainkan perannya
Siska : "Kak jangan emosi, aku juga sangat kecewa sama mereka berdua dasar penghianat (menampar pipi Rana seolah-olah keras padahal enggak)
Rana : "Maafin aku Romi, dek aku sudah terlanjur sayang sama Restu."
Restu : "Iya aku juga."
Romi : "Hahaha segampang itu kamu bilang hah, aku kecewa dengan semua pernyataanmu, mulai detik ini jangan hubungi aku lagi." (Marah dan pergi diikuti oleh Siska)
*T*epat Pukul 12 malam
Siska pun kembali ke Rana dan Restu, jika Romi sedang berada di dapur
__ADS_1
Siska : "Kak cepetan ke kamar. Nanti aku arahin kak Romi kesini."
Rana : "Iya.. iya kamu benar dek." (rana menuju kamarnya diikuti oleh Restu)
Di dapur
Siska : "Kak, apa yang kak Romi lakukan didapur ?"
Romi : "Aku cuma ambil minum dek buat nenangin diri. Aku cuma tidak habis pikir, mereka tega melakukan ini dengan kita dek."
Siska : "Iya kak, Siska juga kecewa. Mending kakak masuk kamar kakak deh. Kakak kan capek habis lembur dan habis marah-marah pula."
Romi : "Iya kamu benar. Tapi kamu duluan saja. Aku masih capek."
Siska : "Ya sudah, aku mau pulang kak. Kakak jangan lupa istirahat yah."
Romi : "Iya."
Skip kamar Rana dan Romi yang sudah didekor indah
Siska : "Kak buka pintunya ini aku Siska. Sebentar lagi Romi kesini."
Rana : "Cepetan masuk. Nah tuh dia."
Restu : "Iya aku juga sudah siap-siap nih"
Dan bragh terdengar suara dorongan yang keras dan pintupun terbuka,
Romi : "Keterlaluan Kalian"
Belum sempat Romi melanjutkan ucapannya ia melihat sekeliling kamarnya dipenuhi dengan hiasan bertulisan *HAPPY BIRTHDAY SAYANG* . Dan Romipun langsung tersenyum dan matanya berkaca kaca."
Bersambung....
Jangan lupa like, share, komen, dan juga vote
__ADS_1