
Romipun berangkat ke kantor
Sementara Rana sedari tadi masih bolak balik kamar mandi. Di samping itu Siska datang ke rumah Rana karena kangen
Siska : "Kak Rana... Assalamu'alaikum... Loh kok nggak ada yang nyaut sih. Kak Rana.. kak.." (Membuka pintu) "Loh tidak di kunci sih, aku masuk deh. Kak Rana..."
Rana : Mual-mual dan itu terdengar oleh Siska
Siska : "Loh.. itu kan kak Rana. Kak..." (menuju kamar Rana) "Ya Ampun... kak, kak Rana tidak apa-apa ?" (Khawatir)
Rana : "Nggak tau dek dari tadi mual-mual dan kadang juga muntah, pusing pula, rasanya sebel banget nggak enak makan."
Siska : "Apa jangan-jangan kakak..." (berfikir dan curiga)
Rana : "Jangan-jangan apa sih dek ?? jangan bikin kakak takut tau."
Siska : "Mungkin kak Rana lagi hamil."
Rana : "Apa sih dek, enggak mungkin ah dek, mungkin ini hanya masuk angin aja kakak juga tadi belum makan."
Siska : "Ih... kak Rana aku yakin kakak pasti lagi hamil. Gini yah, yang aku dengar tuh jika orang habis keguguran peluangnya besar untuk hamil lagi. Kan ini sudah 1,5 tahun kan kakak waktu itu keguguran."
Rana : "Memangnya kamu tau dari mana coba dek."
Siska : "Dari google kak, oh iya kakak bulan ini sudah datang bulan belum ?"
Rana : "Hemm sudah hampir jalan 3 bulan sih nggak datang bulan."
__ADS_1
Siskapun langsung kegirangan dan naik kursi sampai-sampai terjatuh
Siska : "Aduh... sakit" (memegang pinggangnya)
Rana : "Kamu nggak apa-apa kan dek ? Lagian kamu ini ya belum juga benar kakak hamil sudah kegirang gitu." (membantu Siska yang tadi terjatuh)
Siska : "Hehehe.. Kakak.. Habisnya seneng akhirnya punya ponakan jga kak yang dulu kan tidak jadi. Sebelumnya makasih yah kak sudah dibantuin bangun" (cengengesan)
Rana : "Iya sama-sama.. Dek..dek.. bentar dek."
Siska : "Apalagi sih kak? Kan sudah jelas kakak itu lagi hamil. Sudah Percaya deh sama Siska."
Rana : "Kamu tuh yah, mending kamu juga urusin diri kamu sendiri. Sudah beberapa bulan menikah belum hamil juga.
Siska : Hanya senyum
Rana : "Kenapa dek ??"
Rana : "Seriusan dek ?"
Siska : "Iya kak. Ini sudah jalan 3 minggu alhamdulillah. Kalau kakak lagi hamil berarti kita bisa barengan melahirkan kak. Asiik..." (senang bahagia)
Rana : "Apaan sih dek. Kakak kan sudah bilang kakak masih ragu, takut nya gak hamil."
Siska : "Ya sudah ini kakak coba." (Memberikan tespek kehamilan kepada Rana)
Rana : "Kamu dapat darimana dek?"
__ADS_1
Siska : "Yah beli lah kak."
Rana : "Kamu kok tiba-tiba punya beginian sih dek."
Siska : "Kebetulan aku pernah beli lebih kak, dan aku simpan di tas aku."
Rana yang mendengar semua itu langsung mengambil tespek itu, sebab dia juga penasaran apakah hamil atau tidak. Jika beneran, alhamdulillah seban dia dan Romi sudah lama mengidam-idamkan setelah kejadian yang menimpa Rana waktu itu keguguran dan merasa terpukul. Dan jika pun tidak, nggak apa-apa dia hanya bisa pasrah
Rana : "Ya sudah.. aku masuk cek dulu yah dek."
Siska : "Kak tunggu, kakak minum dulu supaya buang air kecilnya banyak yang keluar."
Rana : "Iya.. iya... tolong ambil dong air di dapur dek."
Siska : "Iya kak tunggu yah." (pergi kedapur)
Beberapa menit kemudian
Siska : "Ini kak airnya."
Rana : "Makasih yah dek."
Siska : "Bagaimana ? sudah merasa ingin buang air kecil ?"
Rana : "Iya dek... kakak masuk yah.."
Siska : "Iya kak."
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa like, share, komen, dan juga vote yah