
Masih di ruang makan
Siska : "Mi, kalau misal kakak besok sudah pindah ke rumah mertuanya, Siska boleh nggak jenguk kak Rana sekali-kali disana? Soalnya kan selama ini yg nemenin Siska main & belajar itu kak Rana doang mi, jadi kalau kak Rana sudah nggak ada Siska pasti bakal kangen banget ama dia.. Jadi boleh ya mi, Siska jenguk kak Rana sekali-kali disana..!?? Boleh ya mi!?? Boleh ya!??" (ucapnya memohon sambil memegang tangan maminya)
Mami Dona : "Sayang.. Boleh tidaknya itu bukan keputusan mami, karena mami tidak berhak memutuskan hal itu.. Tapi kalau kamu benar-benar ingin sering bertemu kakak kamu, kamu boleh minta izin dan tanya lansung ke kakak ipar kamu, mumpung dia masih ada disini bersama kita skrg.."
Siska : "Oh iya benar.. Ya sudah mi, kalau gitu Siska ke atas dulu ya.. Soalnya Siska mau tanyain soal ini ke kak Romi dulu diatas.." (ucapnya dan langsung berlari meninggalkan maminya yang ada di ruang makan)
Mami Dona : "Hey sayang.. Kamu jangan ganggu mereka.." (Teriaknya ke Sika)
Siska : "Bentar doang kok mi. Tenang saja."
Di lantai atas depan kamar Rana..
Siska : Mengetuk pintu kamar Rana.
__ADS_1
"Tok..tok..tok.." (suara pintu kamar Rana) "Kak Rana, kak Romi sudah bangun.. ?
Didalam kamar..
Rana : Tidur di kasur..
Romi : Tidur di sofa..
Diluar
Siska : "Kok belum ada yang nyahut yahh." Kembali mengetuk.. "Tok..tok..tok.."
Siska : "Selamat pa.. Huh?? (terkejut melihat pipi Romi yang merah) kak Romi!? Ada apa dengan pipi kakak??"
Romi : "...Ada apa?? Siska, lo tau nggak kalau semalam kakak lo tuh sudah KDRT sama gue.. terus yang lebih parahnya lagi, bukannya minta maaf dia malah nyuruh gue tidur di sofa sedangkan dia enak-enakan tidur diatas kasur yang besar semalaman.." (ucapnya dengan wajah yang masih terlihat sedikit mengantuk)
__ADS_1
Siska : "APA?? Ya ampun, kasihan banget kak Romi kakak ipar aku satu-satunya.. Tapi Tenang saja kak, selama Siska masih ada di sini Siska nggak akan biarin kak Rana KDRT lagi sama kak Romi, jadi kak Romi nggak usah khawatir.. Oke!?"
Romi : "Hah?? Siska, lo nggak salah minum obat kan? Tumben banget lo bela gue, biasanya kan lo bela kakak lo yang pemarah itu.."
Siska : "Iya.. Biasanya Siska memang berpihaknya ke kak Rana.. tapi karna hari ini kak Romi sudah resmi jadi kakak ipar Siska eh sebenarnya sudah dari kemarin sih, jadi karena kak Romi sudah jadi kakak ipar aku dan disini yang salah adalah kak Rana jadi Siska akan berpihak ke kak Romi kali ini.. Dan ohh iya kak.. Siska boleh minta sesuatu nggak ke kak Romi?"
Romi : "Sesuatu?? Apa itu??" (bertanya-tanya)
Siska: "Hmm.. Kak, Siska boleh nggak sekali-kali jenguk kak Rana di rumah kak Romi kalau kak Rana sudah pindah kesana nantinya. Pasti Siska kangen berat dengan kak Rana soalnya dari kecil itu Siska sudah sama kak Rana terus tidak terpisahkan. Jadi, Siska sedih besok kak Rana sudah pindah. Boleh yah ??"
Romi : "Ohh itu..!? Oke tenang saja pasti kak Romi izinin kok.. Tapi dengan satu syarat.."
Siska : "Syarat? Syarat apa itu kak??"
Bersambung...
__ADS_1
Wah... kira-kira syarat apa itu yah... Penasarankan..??? Sama author juga
Jangan lupa like, share, dan komen