
Melihat dan mendengar Romi yang begitu sangat pengertian dan begitu lembut kepadanya, membuat Rana sudah mengakui bahwa dia sangat mencintai suaminya itu tapi masih belum bisa mengungkapkannya
Romi : "Ya sudah.. Sekarang kamu istirahat ya.. Entar malam kan kita akan ke club bersama jadi hari ini kita harus banyak istirahat biar nanti malam kita bisa senang-senang sekaligus begadang buat melihat matari terbit disini.. gimana mnurutmu?"
Rana : "Melihat matahari terbit?" (heran dan bingung)
Romi : "Iya.. Aku dengar pemandangan disini begitu indah saat matahari mulai terbit, jadi aku harap kita bisa melihat matahari terbit selama kita masih ada disini dan hanya kita berdua.. gimana?"
Rana : "Hhmm.. baiklah.." (senyum manis)
Romi : "Bagus.. Ya sudah.. Ayo kita istirahat.." (Ucapnya kemudian diapun perlahan tidur di samping Rana saat itu)
Rana : belum tidur (baring disamping Romi) dan hanya menatap wajah Romi yang sedang tidur saat itu..
Romi : (tertidur karena sangat lelah habis naik pesawat)
Rana : bahagia melihat Romi yang sedang tidur disampingnya.. lalu iapun kemudian terlelap sendiri..(perlahan tertidur)
.
__ADS_1
.
.
Malam hari..
Rana : "Romi bangun, kamu mandi cepat baru kita berangkat."
Romi : "Ya Ampun, kok kamu tidak bangunin sih."
Rana : "Aku tadi sudah beberapa kali bangunin kamu, tapi kamu tidak bangun-bangun dan juga tidurmu lelap banget. Jadi aku mandi duluan, habis itu baru aku bangunin kamu deh."
Rana : "Iya cepet yah, jangan lama-lama."
Setelah Romi selesai mandi, merekapun berangkat ke club sama-sama. Dan tidak lama kemudian mereka berdua telah sampai di cl*b malam itu
Rana : "Ya Ampun.. Kok berisik banget disini.." (menutup kupingnya, dan baru saja sampai bersama Romi)
Romi : "Ya ampun Ran.. Namanya juga 'club' ya pasti berisiklah.." (teriak-teriak akibat suara musik di cl*b itu)
__ADS_1
Sinta : "Hay Romi.. Sidah datang ya.. (ucapnya ke Romi lalu melihat ke arah Rana dengan tatapan sinis) Ohh jadi istri lo ikut juga ya Rom.."
Rana : "Kenapa? Kaget yah karena gue juga ikut ?? Atau nggak suka lihat gue disini?"
Sinta : "Ya.. Nggak juga sih.. Gue cuma mikir kalau lo tu nggak bakal ikut soalnya kalau di lihat dari wajah-wajah lo sih.. Lo pasti nggak suka tempat seperti ini & nggak bisa minum juga, iya kan!?"
Rana : "Ehh denger ya.. Meskipun gue nggak bisa minum & nggak suka tempat seperti ini tapi jika suami gue ngajak gue kesini yaa gue pasti ikutlah meskipun gue nggak minum. Lagian gue juga nggk bakalan biarin lo deketin suami gue.."
Sinta : "Ya ampun.. Polos banget sih istri lo ini Rom.. dimana lo nemuin dia?" (ucapnya dengan nada menghina)
Rana : "Ehh jaga ya.. Tuh mulut lo.."(mulai kesal)
Romi : "Rana.. Sudah.. Tenang ya..(menenangkan Rana yang mulai kesal) "Sinta.. Gue mohon, lo jangan berbicara dengan nada seperti itu lagi ke istri gue Rana, karena bagaimanapun dia adalah istriku dan aku merasa cukup beruntung bisa mendapatkan gadis seperti dia dikehidupanku saat ini.."
Rana : Mulai tenang dan langsung memandangi wajah Romi dengan ekspresinya yg betul-betul mulai mencintai Romi saat itu.. (terharu mendengar ucapan Romi)
Bersambung...
Aduhh... author kok kesel yahh dengan sinta pengem gue jitak palanya
__ADS_1
Jangan lupa like, share, komen, dan vote