
.....
Romi : "Sinta.. Maaf.. tapi saat ini aku hanya ingin sendiri jadi tolong.. tolong jangan ikuti aku lagi.." (ucapnya dan langsung naik kembali ke mobilnya lalu pergi meninggalkan Sinta yang masih berdiri dsitu)
Sinta : "Romi.. i.iiih.. Ada apa sih dengan dia? Ini pasti gara-gara cewek Tomboy itu lagi.. Sepertinya gue harus lakuin sesuatu buat pisahin mereka saat ini. Sebab Romi hanya milikku seorang." (ucapnya licik)
.
.
Di hote kamar Anton
Rana : (mengkompres kening Anton dengan kain basah akibat demam) Menunggu Anton sadar sambil memikirkan Romi yang tadi tiba-tiba pergi begitu saja dan meneteskan air matanya... "Romi kamu kemana, kok main pergi begitu saja." (ucapnya dalam hati dan menangis)
__ADS_1
Anton : Terbaring ditempat tidur dan perlahan membuka matanya saat itu..(mulai sadar)
Rana : "Kak Anton!? (menghapus air matanya) Kak Anton udah sadar.. Ya Allah, kak.. Syukurlah.. Syukurlah karena kakak udah sadar." (merasa bahagia karena Anton sudah terbangun dari pingsannya tadi)
Anton : "Rana..? Kenapa kamu bisa ada disini?" (ucapnya masih lemas)
Rana : "Ohh.. itu.. Tadi kak Anton tiba-tiba pingsan saat di resto tadi, jadi aku panik terus aku minta tolong sama beberapa pelayan hotel untuk membawa kak Anton ke kamar kakak kembali dan karena demam kak Anton tadi sangat tinggi, jadi aku mengkompres kak Anton dan menunggu kak Anton sampai sadar disini. Tapi kenapa kak Anton bisa pingsan sih emang kak Anton habis lakuin apa."
Anton : "Oh.. itu tidak ada kok cuma sakit kepala saja.. Dan Ohh iya.. Maaf yah.. Sekali lagi aku merepotkanmu.. Dari dulu hingga sekarang, aku selalu menyusahkanmu dan selalu membuatmu khawatir.. Rana kamu memang gadis yang sangat baik.. Aku bodoh karena pernah meninggalkanmu dulu.."
Anton : "Effhm..(tersenyum sedih) kamu tau.. Saat ini aku sudah mendapatkan karma karena telah menyia-nyiakan perasaanmu dulu dan lebih memilih menikah dengan gadis pilihan orang tuaku saat itu.." (sambil mengingat masa lalunya waktu itu)
Rana : "A.apa.. Apa maksud kakak? Karma? e.e.emang.. emang ada apa dengan istri kak Anton?" (semakin bingung)
__ADS_1
Anton : "Dia.. Dia pergi.. Dia pergi denga pria lain.. dan aku rasa.. Aku rasa itu adalah suatu hukuman karena telah menyia-nyiakanmu selama ini dan pergi meninggalkanmu.."
Rana : "Ya ampun kak, kakak yang sabar yah.. Mungkin dia bukanlah yang terbaik untuk kakak dan aku yakin semua pasti akan indah pada waktunya dan mendapatkan pengganti buat kakak yang jaaauuuhhh lebih baik.." (menenangkan Anton yang terlihat sedih)
Anton : "Iya Rana, makasih ya.. Ohh iya boleh aku tanya sesuatu kepada kamu ??"
Rana : "Tentu saja kak.. Apa itu??"
Anton : "Apakah kamu mencintai suamimu? dan apakah kamu bahagia bersamanya saat ini??" (ucapnya yang lansung memengang tangan Rana saat itu)
Bersambung..
Wahh.. Anton main sambar saja, bagaimana yahh jawaban Rana ??
__ADS_1
Jangan lupa like, share, komen, dan vote