
Rana telah kembali masuk kampus setelah izin karena tengah hamil. Di samping itu, ada momen yang membuat teman-temannya kaget atas sikap Romi yang kini over protektif sebab dia melarang teman-temannya untuk mendekati Rana bahkan Rana yang dulunya duduk di dekat Ani dan Indah tetapi Romi menyuruhnya untuk duduk di dekat dia
Romi : "Teman-teman mulai sekarang jangan ada yang mengganggu istri saya atau mendekati istri saya Rana."
Semua : Heran mengapa Romi berkata demikian
Sandy : "Lah kenapa Rom??"
Rana : "Kamu ngomong apa sih, malu tau." (membisik Romi)
Romi : "Ini semua berkat kamu sayang, supaya anak kita tidak kenapa-napa?"
Restu : "Iya.. mau-mau lu deh Rom."
Romi : "Ani.. Indah mulai sekarang Rana tidak akan lagi duduk di dekat kalian karena sekarang dia akan duduk di dekat gue."
Ani : "Kok gitu Rom, gue nggak mau jauh dari Rana." (memeluk Rana)
Indah : "Tau nih si Romi, gue juga nggak mau." (memeluk Rana)
Romi : "Eiiiittt... gue tadi bilang apa barusan ?? Jangan ada yang mendekati Rana selain gue." (menarik Rana)
Rana : "Apaan sih Romi, kamu itu over tau nggak." (tiba-tiba pergi meninggalkan kelas)
Romi : Mengejar Rana
Mike Miko : "Ehh ada apaan ini kok pada ramai." (baru saja datang)
__ADS_1
Sandy : "Itu teman lo si Romi, over protektif banget jadi suami. Masa iya dia ngelarang-larang kita dekatin Rana."
Ani : "Iya betul tuh, masa iya kita pisah duduk sama Rana."
Restu : "Jangan pada ribut deh kalian, Romi itu begitu karena sayang sama Rana dia nggak mau Rana kenapa-napa lagi sebab dia trauma jika Rana pingsan lagi terus Romi tidak ada disamping Rana. Dan itu membuat Romi sangat bersalah, makanya Romi nggak mau itu terulang kembali. Sudah lah, jangan mencampuri urusan orang biarkan saja dia."
Mike : "Tau apa lo Res..."
Miko : "Iya nih, si Restu sok dewasa lagi hahaha."
Restu : "Kalian tuh yang sok tau. Duduk ahh.. malas ngeladenin kalian."
Sandy : "Jangan marah lah Res."
Miko Mike : "Bercanda kita Res... Sorry yah bro."
Ani : "Yuk... kita duduk juga." (mengajak Indah)
Indah : "Yuk.."
Di tempat lain
Romi : "Rana.. Raana jangan lari-lari nanti anak kita kenapa-napa lagi."
Rana : Berhenti di taman "Romi.. kalau mau melindungi aku yah boleh tapi tidak begini caranya. Aku malu tadi kamu memperlakukan aku seperti itu."
Romi : "Ohh. jadi kamu malu ?? Oke, aku tidak akan mengulanginya lagi, biarkan saja kamu melakukan semau kamu tanpa aku larang-larang." (ngambek)
__ADS_1
Rana : "Tapi tidak begitu juga caranya, tadi itu berkesan over protektif tau nggak. Masa iya aku nggak boleh di dekatin sama teman-teman ??"
Romi : "Iya... iya, tapi tetap saja yah kamu harus duduk dekat aku."
Rana : "Terserah kamu saja."
Romi : "Yukk... kita masuk kelas. Gawat kita sudah telat Rana.. Cepetan.."
Rana : "Ih.... jangan cepet-cepet nanti aku jatuh."
Romi : Menggendong Rana
Rana : "Turunin aku Romi, malu tau."
Romi : "Diam bawel..."
Dalam kelas
Dosen : "Kalian dari mana ?? Suami istri telat."
Romi : "Maaf pak, saya tadi lagi anterin istri saya ke toilet soalnya tadi lagi mual-mual." (menyenggol istrinya untuk pura-pura mual sambil mengedipkan matanya)
Rana : "Hehehe... iya pak kan lagi hamil. Maaf yah pak telat."
Dosen : "Ya sudah kalau memang begitu, kalian boleh masuk. Tapi ingat jangan telat lagi??"
Rana Romi : "Iya pak.."
__ADS_1
Jangam lupa like, share, komen, dan vote