
Rumah Sakit
Mami Wanda : "Kok Rana bisa pingsan sih Rom??"
Frans : "Aku tadi dengar kalian teriak-teriak, kalian lagi berantem?
Romi : "Iya pi, tapi berantem hal sepele kok."
Mami Wanda : "Aduhh.. Romi, mami kan sudah bilang berapa kali kalau Rana itu nggak boleh stress."
Tidak lama kemudian Ortu Rana dan Siska pun tiba
Mami Dona : "Ya ampun.. bagaimana keadaan anak saya?"
Reynold : "Iya bagaimana???"
Frans : "Masih periksa di dalam."
Mami Wanda : "Iya jeng masih di dalam."
Siska : "Kak kenapa kak Rana bisa pingsan???"
Romi : Hanya diam dia nggak bisa cerita hal ini kepada semuanya karena jika tau maka tamatlah riwayatnya
Dan tiba-tiba dokter keluar dari ruangan tersebut
Romi : "Bagaimana keadaan istri saya dok.??"
Mami Wanda : "Bagaimana keadaan mantu kesayangan saya dok.??"
Mami Dona : "Bagaimana keadaan putri kesayangan saya dok??"
Frans : "Bagaimana keadaan menantu saya satu-satunya dok.???"
Reynold : "Bagaimana keadaan anak saya dok??"
Siska : "Bagaimana keadaan kakak saya dok."
Dokter : "Ya ampun keluarga ini lagi, seperti de javu deh." (batin dokter) "Rana tidak apa-apa dan bayinya juga tidak kenapa. Dia hanya stresss dan banyak fikiran makanya dia pingsan. Maka dari itu Rana boleh pulang."
__ADS_1
Semua : "Alhamdulillah"
*Beberapa hari kemudia*n
Skip kantin kampus
Romi : "Rana dari kemarin-kemarin kamu nggak ngajak aku ngobrol tau."
Rana : "Jangan ganggu aku deh."
Romi : "Tapi aku sedih kamu giniin aku."
Rana : "Bisa diam tidak, kamu mau liat aku pingsan lagi."
Romi : "Yah tidak mau juga sih, tapi habis dari rumah sakit kamu nggak ngajak akun ngobrol loh."
Rana : "Ini aku ngajak kamu ngobrol."
Romi : "Tapi kamu, nggak pernah lihat muka aku."
Rana : "Bodoh... aku mau pulang."
Rana : "Tapi bukan rumah kamu, tapi rumah aku."
Romi : "Kok gitu..?? Ya sudah kita nginap disana saja."
Rana : "Eiiitt.. aku mau sendiri."
Romi : "Tapi Ran...???"
Rana : "Pokoknya nggak, aku lagi ngidam nggak mau lihat muka kamu. Ayo cepetan..."
Romi : "Ya sudah..."
Skip Rumah Rana
Mami Dona : "Lah.. kok tumben ke sini."
Romi : "Iya mi, kata Rana dia mau nginep di sini."
__ADS_1
Reynold : "Kalian..."
Romi Rana : Salim ke papinya
Mami Dona : "Duduk dulu sini."
Reynold : "Kenapa Rana kamu mau nginep disini sama Romi??"
Rana : "Hanya aku pi."
Mami Dona : "Loh... kok hanya kamu ??? Romi Bagaimana??"
Romi : "Itu dia mi, Romi bingung katanya lagi ngidam nggak mau liat aku."
Mami Dona : "Oalah... biasa itu nak lagi hamil memang suka aneh-aneh."
Reynold : "Memang ada mi ngidam begitu??"
Mami Dona : "Papi lupa yah, waktu aku hamilin Rana mami juga pernah ngidam begitu ?? Mami nggak mau liat muka papi sampai-sampai mami ke rumah orang tua mami di Sumatera ??"
Reynold : "Ohh iya mi, papi lupa."
Romi : "Pantesan mi nurun ke Rana."
Mami Dona : "Iya nak maaf yah, jadi ngertiin dulu istri kamu dan mengalah. Kalau kamu kangen, kamu bisa kok kesink jengukin Rana."
Romi : "Iya mi nggak apa-apa kok. Rana kamu disini dulu yah untuk sementara. Jaga diri kamu baik-baik."
Rana : Hanya mengangguk
Mami Dona : "Kamu pulang saja nak, nanti papi sama mami yang jagain Rana. Lagian kan ada Siska disini pasti Siska senang sekali jika tau ada kakaknya disini. Nanti sekalian aku yang nelpon mami kamu yah jika beberapa hari ini Rana akan nginep disini."
Reynold : "Iya kamu tidak usah khawatir."
Romi : "Iya.. pi, mi aku pamit pulang dulu yah." (salim)
Bersambung....
Jangan lupa like, share, komen, dan juga vote yahh
__ADS_1