Benci Tapi Cinta

Benci Tapi Cinta
Episode 27


__ADS_3

Episode sebelumnya Rana telah tersadar akan kewajibannya seorang istri, dia harus selalu ada buat suaminya walaupun dia benci dengannya


Episode sebelumnya


Rana : "Benar juga sih apa kata mami.. Lagian biar bagaimanapun dia juga tetap suami gue, meskipun pernikahan kami hanya sebatas kontrak. Tapi kontraknya juga kan sudah dibatalin tadi malam, berarti gue sama dia betul-betul suami istri layaknya yang lain dong." (Batinnya)


Siska : "Oh iya kak.. Ngapain melamun terus dari tadi?? Sana masuk dapur,  masakin makanan yang enak buat kak Romi dan buat aku juga yah kak sekalian hehehe .." (ucapnya menyadarkan Rana yg melamun)


Rana : (tersadar)"Iya..iiyaa.. Dasar bawel.."


Siska : "Biarin.."


Mami Dona : "Sudah-sudah bicaranya..!! Rana cepat masak buat suami kamu sebelum dia turun nantinya.."


Rana : "Iya mi.."(pasrah dan masuk kedalam dapur)


Beberapa menit kemudian..


Romi : "Pagi tante.."(ucapnya yang baru turun)


Mami Dona: "Loh kok 'tante' sih nak!?? Panggil 'mami' dong.. Sekarang kan kamu ini menantu mami jadi mulai sekarang kamu panggil mami dengan sebutan 'mami' ya nak..!?"


Siska : "Iya kak, panggil 'mami' aja.."


Romi : "I.i.iya mi.."

__ADS_1


Mami Dona : "Nah.. Gitu dong.. Ya sudah, sekarang kamu pasti lapar kan belum sarapan!! ayo kita masuk, istri kamu sekarang sedang masakin sesuatu buat kamu didalam dapur.."


Romi : "Apa?? Nggak salah ya!?? Ngapain juga si tomboy masakin sesuatu buat gue? Jangan-jangan dia masih dendam lagi sama gue, makanya dia masak terus campur racun ke makanan gue itu. Iya benar nggak salah lagi, pasti dia mau ngerjain gue nih." (batinnya)


Mami Dona : "Nak? Ada apa?? Ayo masuk.."


Romi :"Ah? ah.. Nggak..nggak usah mi, Romi.. ehh.. Romi masih kenyang kok mi.." (mencari alasan)


Siska : "Sudalah kak.. Nggak usah takut.. Masakan kak Rana enak kok.. Ayo kita masuk.." (menarik Romi masuk ke ruang dapur untuk menyusul Rana)


Mami dona : Ikut masuk..


.


Setelah melihat Rana memasak, dan masakannya telah jadi. Mereka pun ke ruang makan


Rana : Menyusun makanan yang sudah dimasaknya ke meja makan..


Siska : "Ayo kak, duduk disini.. (membuat Tomi duduk di meja makan) kak Rana, ayo sajikan nasi ke piring kak Romi dong.."


Rana : "Harus ya aku juga yang sajiin? Sudah dimasakin juga, dia kan punya tangan sendiri.. Suruh saja dia ambil sendiri.."


Siska : "Iihh.. Kak Rana mau jadi istri durhaka ya, nggak ngelayanin suaminya dengan baik..? Kak Romi ini kan suaminya kakak, jadi sudah seharusnya kakak layani dia.. Iya kan mi.."


Mami Dona : "Iya sayang.. Masa adik kamu lebih tau sih dari pada kamu.."

__ADS_1


Rana : "Ya udah, sini piringnya.." (mengambil -piring) "Heran gue, daritadi kok Siska belain si Romi sih malah rayu-rayu mami lagi. Ada sesuatu nggak beres nih antara mereka berdua." (batin Rana yang heran mengenai sikap Siska yang selalu belain Romi dari tadi)


Romi : "Hmm.. makasih"


Siska : "Ih pelan-pelan dong ngelayaninnya.. Kasar banget kakak ini.."


Mami dona : "Iga nak, jangan kasar-kasar gitu sama suami kamu.. Kasihan dia.."


Rana : "Haff.. Iya.. iya... Nih buat kamu.." (menyerahkan makanan yg sudah disajinya ke Romi) "Hmmm... tidak salah lagi pasti mereka berdua ada sesuatu" (Curiga Rana terhadap Siska dan Romi)


Rom : "Ma.makasih.."(masih sedikit takut)


Rana : duduk


Siska : "Ehh.. ehh.. kakak mau duduk dimana?" (menghalangi Rana duduk)


Rana : "Ya disinilah dek.. Emang kenapa?"


Siska : "Ya Ampun kak, kakak itu semestinya duduk disamping suami kakak, bukannya disitu..!! Jauh amat duduknya.." .


Rana : tambah curiga


Bersambung...


Gimana guysss ?

__ADS_1


Jangan lupa like, share, komen, dan votenya juga yahh


__ADS_2