
Malam itu Rana kaget melihat Romi berpenampilan seperti itu, karena baru kali ini dia tidak pernah melihat cowok hanya memakai handuk di badannya
Rana : "Aaahhhhggghhh...... (kaget dan menutup mata)
Romi : (Lansung memeluk & menutup mulut Rana) "Eh tomboy.. Bisa nggak sih lo nggak teriak-teriak malam-malam gini?? Kalau ada yang dengar gimana?? Kalau orang tua lo mikir gue nyakitin lo gimana?? Hah??" (bisiknya yang semakin dekat dengan Rana)
Rana : "Ya Allaah... kok gue deg-degan gini sih." (batinnya dan tiba-tiba menjadi sangat malu & langsung melepas tangan Romi yang ada dipinggul & bibirnya) "Apaan sih lo.. Cari-cari kesempatan aja lo.."
Romi : "Eh.. tomboy, bisa nggak sih lo bicaranya pelan-pelan..!?? Kalo ada yang dengar gimana?? lagian siapa juga yang mau cari kesempatan, yang ada juga elo kali yg keenakan gue peluk.."
Rana : "Apa lo bilang? Emang siapa yang minta lo peluk hah??
Romi : "Sudah-sudah.. Mending lo masuk ke dalam, gue mau pakai baju.. Oke!?"
Rana : "Masuk? Masuk kemana?"
Romi : (tersenyum bodoh) "Masuk.. Masuk ke hati gue..ya ke kamar mandi lah.. Masa gitu aja pake nanya.."
Rana : "Eh ngapain lo nyuruh gue masuk ke kamar mandi?? emang kamar ini punya lo ya Sampai-sampai lo nyuruh gue ke kamar mandi?? Hah??"
__ADS_1
Romi : "Ehh.. tomboy.. emang lo nggak mau mandi ya?? Atau jangan-jangan lo mau lihat gue t*l*n*ang terus meluk lo? gitu? Hah?? Bener lo mau??" (ucapnya yang terus mendekati Rana & ingin membuka handuknya)
Rana : (mendorong romi yang semakin mendekat) "Iiiiiiiihhh... Knp gue harus nikah sih ama cwok gila kayak lo..." (ucapnya kesel & malu kemudian berlari masuk ke dalam kamar mandi)
Romi : Hanya tertawa karena berhasil membuat Rana kesal.. "Ya Allaah... kok gue senang yah hanya berduaan dengan Rana saat ini." (batinnya)
Beberapa menit kemudian..
Rana : Selesai mandi & keluar secara perlahan dengan hanya memakai handuk putih di badannya..
Romi : Tiba-tiba terpesona dan menjadi salah tingkah melihat pesona Rana saat itu..
Romi : "Iiihhh.. Pede banget sih.. Siapa juga yang mau apa-apain lo.. Orang tadi gue cuma lihat panu lo tu yang ada di bahu lo.." (alasan)
Rana : "Apa?? Panu?? Jangan sembarang ngomong lo ya, badan gue mulus gini lo bilang panuan.. Emang mata lo udah nggak berfungsi apa hah??" (masih menutupi bahu & dadanya dengan kedua tangannya)
Romi : (mendekati Rana) "Ohh ya? Terus mana buktinya kalau lo nggak panuan??"
Rana : "Iiiiiihhh... (mendorong Romi ke tempat tidur) Dasar lo.. gila.."
__ADS_1
Romi : "Oh.. Kamu berani juga ya sayang.. Kamu beneran mau main ya malam ini!? Oke aku siap ngelayanin kamu.." (ucapnya menggoda Rana dan ingin membuat Rana kesal dan jengkel)
Rana : "Iiiihh... Dasar gila.. Kemari kau.." (menarik tangan Romi dan ingin menarik Romi keluar dari kamar)
Romi : "Iihh jangan kasar-kasar gitu dong sayang.." (masih menggoda Rana dan ingin membuat Rana semakin kesal)
Rana : "Sayang... sayang... pala lo peyang... Keluar nggak lo sekarang.." (masih berusaha menarik Romi keluar)
Romi : "Tomboy, jangan kayak gini dong.." (Mulai sedikit panik & berusaha melepas pegangan Rana namun tak sengaja ia malah melepas handuk yang di pakai Rana saat itu)
Rana : "Ohhhfff..." (perlahan melihat ke badannya lalu melihat ke arah Rana)
Romi : "Matilah gue.." (batinnya)
Rana : "TIIIDAAAAAAAAAAAK...."
Bersambung...
Waduh bagaimana nihh .. Rana jadi marah gara-gara kelakuan Romi. Tapi kalian suka tidak ?
__ADS_1
Jangan lupa like, share, dan komen