
Masih pada pagi hari yang cerah, dimana Rana mengecek apakah dia hamil seperti yang diduga adiknya Siska atau tidak. Dan setelah membuang air kecil, dia menyelupkan tespek itu di dalam timba dan menunggu hasilnya sambil menutup matanya beberapa menit karena dia nggak yakin. Dan setelah beberapa menit, Rana membuka matanya dan terlihat dari wajah yang bersinar seperti ada kebahagian yang luar biasa yang selama ini dia tunggu-tunggu dan suaminya Romi.
Rana : "Dek.." (sambil tersenyum terharu)
Siska : "Apa kak?? Bagaimana hasilnya kak aku sudah nggak sabar."
Rana menunjukan alat panjang yang tertara 2 garis biru tandanya Positif mengandung, sontak aja membuat Siska kegirangan
Siska : "Ahhh kakakk. Akhirnya kita bisa hamil bersamaan aku sangat senang. Soalnya kakak dan kak Romi sudah lama menunggu keajaiban ini setelah kakak keguguran." (memeluk Rana)
Rana : "Iya dek, makasih ya atas doa-donya dan dukungan buat kakak selama ini." (memeluk Siska juga)
Siska : "Aduh kakak, kakak ngomong apasih. Ya jelas dong, Siska doain kakak, dan juga yah kak demi seorang keponakan akan Siska perjuangin."
Rana : "Iya dek, kok lucu gini yah kita bisa hamil barengan" (tertawa)
Siska : "Tapi sepertinya kandungan kakak lebih lama deh dibanding Siska. Kan Siska baru 3 minggu, sedangkan kak Rana tadi bilangnya sudah hampir memasuki 3 bulan tidak halangan. Apa kakak tidak mau ke dokter cek kandungan kakak sudah jalan berapa, sini aku antarin kak."
Rana : "Nggak usah dek, nanti aku sama Romi saja kamu kan lagi hamil muda jadi jangan capek-capek."
Siska : "Huekk...huekk..." (memegang perutnya karena kandungan Siska juga masih tergolong lemah makanya dia juga masih sering mual-mual dan pusing)
Rana : "Tuh kan apa kakak bilang, tunggu aku ambilin air yah dek. Kamu duduk dulu di sini."
Siska : "Iya kak makasih."
Beberapa menit kemudian
Rana : "Ini dek minumnya."
Siska : "Makasih kak." (meminum air)
__ADS_1
Rana : "Apa kakak telpin Restu yah buat anterin kamu pulang.?"
Siska : "Nggak usah kak, kak Restu lagi kantor soalnya."
Rana : "Tapi kamu tuh masih butuh banyak istirahat dek. Kakak khawatir."
Siska : "Nggak apa-apa kak, nanti jam makan siang deh baru aku suruh kak Restu jemput aku."
Rana : "Ya sudah kalau begitu."
Siska : "Tapi kak, apa kakak nggak butuh yah pembanti disini.?"
Rana : "Buat apa dek, kan kakak sudah biasa sendiri dirumah kalau Romi ke kantor."
Siska : "Bukan begitu kak, kan kakak lagi hamil nih masih sering mual-mual juga. Apa kakak tidak kewalahan gitu?"
Rana : "Nggak kok dek, kakak bisa dan harus mandiri."
Romi sedang berbincang-bincang dengan rekan bisnisnya yang tak lain adalah teman dekatnya yaitu Restu adek iparnya sendiri.
Romi : "Sini bro minum dulu."
Restu : "Iya siap, gimana hubungan lo sekarang sama Rana."
Romi : "Alhamdulillah baik-baik saja, gimana lo dengan adek ipar gue si Siska. Dia nggak ngerepotinkan ?"
Restu : "Nggak kok. Selama dia lagi ngisi, dia itu jadi lebih dewasa." (tersenyum)
Romi : "Wah... congrats bro, sebentar lagi jadi ayah lo. Dan gue juga sebentar lagi punya ponakan nih" (memeluk Restu)
Restu : "Iya makasih, eh Rana gimana ? Sudah ngisi belum. Gue kan juga pengen punya ponakan."
__ADS_1
Romi : "Ya gitu lah, masih belum rejeki."
Restu : "Tapi lo masih sering berhubungan kan sama Rana?"
Romi : "Berhubungan gimana maksudnya?" (bingung)
Restu : "Yaelah, berhubungan badanlah. Jangan-jangan lo udah jarang nih semenjak lo kerja.?"
Romi : "Yah soal itu mah hampir setiap malam bro. Masalah hamil atau belum kita mah sekasihnya saja sama yang dia atas." (jelasnya)
Kembali lagi ke Rana dan Siska
Siska : "Tapi kak Romi tau nggak kalau kakak hamil?"
Rana : "Yah belum dek, kakak saja baru tau tadi."
Siska : (Tiba-tiba timbullah ide yang cemerlang dari Siska)
Rana : "Kenapa kamh dek?"
Siska : "Gimana kalau kakak bikin kejutan buat kak Romi?"
Rana : "Wah iya dek, aku baru ingat lusa itu hari ulang tahunnya Romi."
Dan akhirnya Rana dan Siska merencanakan ide tersebut, setlah lama berbincang. Siang pun tiba, Restu datang ke Rumah Rana untuk menjemput Siska dan juga Rana meminta untuk Restu ikut andil dalam kejutan buat Romi. Dan Restu pun menyetujuinya.
Bersambung...
Kejutan apa kira-kira ?? kita tunggu episode selanjutnya
Jangan lupa like, share, komen, dan juga vote
__ADS_1