Benci Tapi Cinta

Benci Tapi Cinta
Episode 73


__ADS_3

Romi telah sampai di mall tersebut dan segera menuju ke tempat martabak yang diinginkan istrinya


Romi : "Aku hubungin Rana dulu deh, mau rasa apa." (menelpon Rana) "Halo sayang, aku sudah sampai nih, kamu mau rasa apa??"


Rana : "Martabak red velvelt rasa coklat kacang sayang."


Romi : "Ohh iya, satu apa dua sayang. Dan minumannya mau apa sekalian nih."


Rana : "Satu saja deh, minumannya jus alpukat saja."


Romi : "Oke sayang." (menutup telepon) "Mas.. martabak redvelvetnya satu rasa coklat kacang dan minumannya jus alpukat yah."


Setelah Romi memesan, Romi pun duduk sembari menunggu pesanannya. Namun, tiba-tiba Amanda melihatnya dari jauh dan segera menemui Romi


Amanda : "Itu kan Romi" (melihatnya dari jauh) "Aku samperin deh." (berjalan menuju Romi) "Hai... Romi"


Romi : "Amanda." (terkejut)


Amanda : "Kamu buat apa disini?"


Romi : "Hmm.. lagi pesan martabak."


Amanda : "Buat siapa??"


Romi : Masih belum mau mengakui jika dia sudah menikah. "Buat aku lah, siapa lagi."

__ADS_1


Amanda : "Oh.. iya... siapa lagi kalau bukan buat kamu yah, kan kamu jomblo. Iya kan."


Romi : Tidak tau harus ngomong apa, sebenarnya Romi juga masih punya perasaan kepada Amanda tetapi perasaannya ke Rana jauh lebih besar. Tapi tetap saja Romi masih susah untuk ngomong bahwa dia sudah punya istri dan bahkan sebentar lagi sudah mau punya anak


Amanda : "Mumpung kita ketemu, yuk jalan kemarin kan waktu ketemu nggak sempat jalannya." (menarik Romi)


Romi : "Tapi... martabak aku."


Amanda : "Nanti sajalah di ambil. Mas martabaknya simpan dulu yah."


Romi : Hanya pasrah


Amanda : "Kamu itu lucu yah, dari dulu kamu nggak berubah masih saja nurut sama aku." (menggandeng Romi)


Romi : "Ha.... i..ya..." (jawab Romi) "Ya ampun.. kok gue gugup gini sih, sadar Romi lo sudah punya istri kenapa lo bisa luluh gini sih." (batin Romi)


Romi : "Tapi aku tidak bisa."


Amanda : "Kenapa kamu sudah punya pacar yah.??"


Romi : Menggelengkan kepalanya "Tapi aku sudah punya istri" (batin Romi)


Amanda : "Terus kenapa tidak bisa ?? Kan kita bisa mulai lagi dari awal, kan aku masih cinta sama kamu."


Romi : Dari tadi hanya diam dan tidak banyak ngomong. Entah dia harus senang atau bagaimana

__ADS_1


Amanda : "Yah.. kita mulai lagi dari awal, mama kangen tau sama kamu."


Romi : "Lain kali saja yah."


Amanda : "Ya sudah, yuk kita jalan-jalan dulu aku mau habisin waktu aku bareng kamu hari ini."


Romi : Lagi-lagi hanya terdiam dan menuruti apa kata Amanda


Di saat asik jalan-jalan berdua, Mami Dona juga berada di mall tersebut dan tentu saja dia memorgoki menantunya itu tengah asik ngobrol dan duduk di sebuah resto di mall tersebut


Mami Dona : "Kaya kenal... (melihat dari jauh) "Lahh... itu kan nak Romi ngapain dia disini dan sama cewek lain lagi. Nggak benar ini (mau menuju Romi tapi tiba-tiba langkahnya terhenti) "Aku mending telpon Rana dulu deh. Kau nggak mau su'udzon." (Menelpon Rana) "Halo sayang, kamu apa kabar ?"


Rana : "Baik mi, kenapa mi tumben nelpon biasanya langsung ke rumah.???"


Mami Dona : "Nggak ada kok sayang, kamu sama Romi?"


Rana : "Nggak mi, Romi lagi di mall lagi beliin aku martabak. Aku lagi pengen soalnya."


Mami Dona : "Mami juga lagi di mall sayang, dan mami lihat dia bersama cewek lagi duduk berduaan."


Rana : Syok mendengar kata maminya tapi dia berusaha untuk tetap berfikir positif dan tidak ingi nterjadi sesuatu kepada anaknya "Ohh. itu temannya kali mi, nggak sengaja ketemu disana. Sudah dulu ya mih. Aku mau mandi."


Mami Dona : "Iya sayang." (menutup telepon) "Ahh.. mungkin Rana benar itu temannya kali, mending pulang.. (melihat jam) "Waduh.. sudah sore lagi papi nanti marahin aku lagi kalau aku lagi ngemall. Bisa gawat."


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa like, share, komen dan vote yah


__ADS_2