Cinta Anggita

Cinta Anggita
Andi bahagia


__ADS_3

Saat Andi masih bicara dengan Reni di telpon. Andi melihat Gita yang masih bete nya,dan dengan menggigit ujung jarinya, membuat Andi tersenyum sendiri. "Reni gara gara Lo dia jadi bete tuh,gue belum bilang, baru gue mau bilang dia inget Lo. Mending Lo ngomong sama Gita kalau Lo telat Dateng ".Andi masih terus memandangi Gita.


Gita yang sedang melihat pemandangan dari atas rooftop, mendengar Andi memanggil nya.


"Iya".Gita menoleh ke arah nya.


"Ini mau ngomong nggak sama Reni". Sambil memberikan handphone nya ke Gita. Gita pun mengangguk.


"Iya ada apa".Tanya Gita dengan nada juteknya.


Gita📞


"Heem...Ada apa?


Reni📞


"Jutek banget jawab nya, sorry gue lembur Git".


Gita📞


"Apa jadi Lo lembur Zubaidah, ko bisa lembur kenapa, terus sampai jam berapa".


Reni📞


"Paling sebentar lagi gue mau siap siap ni,tapi gue nggak sendiri, gue ngajak pak Lukman ya.


Gita📞


Pak Lukman ikut ngapain.?


Reni📞


Dia mau ikut,ya gue bolehin aja dari pada gue nanti jadi obat nyamuk,uuupss...Udah ya gue tutup.


Tut.. telpon pun mati.


Gita penasaran apa yang di maksud obat nyamuk.


"Kan biasanya juga sering kumpul bertiga.Kenapa sekarang pake bilang obat nyamuk,aneh banget si Zubaidah".Gita nampak berpikir sendiri

__ADS_1


"Kenapa Git,ko ekspresi kamu kaya orang bingung".Tanya Andi.


"Aaah.... Nggak apa apa ko,ini si Reni kata nya kesini mau bareng pak Lukman.Terus juga yang aku bingung, Reni ga mau bertiga sama kita kata nya takut jadi obat nyamuk.Lah emang kenapa sama kita,kan kita sering kumpul bertiga aneh ya tuh anak".Gita jawab dengan nada kesal.


Melihat Gita yang menoleh kearah lain. Dengan tangan menunjang dagunya,dengan bibir cemberut.


Andi yang melihat Gita seperti itu benar benar gemas, sama ke tidak pekaan nya,sama apa yang dia lihat dan dia rasa.


Lalu tangan Andi menyentuh tangan Gita,dan tangan Gita di letakan di atas meja lalu tangan nya digenggam oleh tangan Andi.


Gita kaget saat tangannya di genggam sama Andi. Gita menatap tangannya yang di genggam lalu Gita melihat kearah Andi.


Andi dapat mengerti kalau Gita itu butuh penjelasan .


"Git,mungkin kamu bingung kenapa Reni bisa bilang begitu ke kamu tentang kita.


Git, sebenarnya aku mau jujur sudah lama banget sama kamu. Cuma hati ku ciut saat berhadapan sama kamu. Apalagi saat kamu bilang kita itu teman dan sahabat, hatiku langsung ciut Gita. Gita ,aku sayang sama kamu dan Rasa sayang ku itu lebih dari kata teman atau Sahabat Gita".kata Andi yang sedang jujur akan perasaan nya kepada Gita.


Gita yang mendengar kejujuran dari Andi, hatinya sangat terkejut. Gita menutup mulutnya dengan tangannya.


"Andi kamu serius dengan ucapan kamu".Tanya Gita.


Gita nampak berpikir,akan ucapan nya Andi. Dan akhirnya Gita pun hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaan Andi. Sambil tersenyum dengan mata yang masih mengembun.


Andi terkejut,merasa sangat bahagia dengan apa yang di jawab oleh Gita ." Kamu serius Git, kamu terima perasaan aku, dan mau ngejalanin hubungan kita ini lebih dari kata teman atau sahabat Git. Aku ingin dengar jawaban dari bibir kamu Git, bukan dari anggukan kepala kamu".Tanya Andi dengan sangat semangat nya.


Gita pun tersenyum,"Iya Andi Aku mau".jawab Gita dengan malu malu.


"Mau apa Hem,,,".Andi meledek Gita yang Andi yakin Gita pasti malu..


"Andi kamu tuh ngeledek Mulu si".Gita sambil memukul tangan Andi.


Andi terus menggenggam tangan Gita, sepertinya Gita ngerasa tangannya sudah basah di pegang terus menerus sama Andi.


"Andi"panggil gita


"Iya sayang"jawab Andi


Gita yang mendengar nya merasa geli sendiri, biasanya Andi itu suka ikutan manggil Maimunah,Bohay, atau Gita .Tapi ini manggil nya pakai sebutan sayang.

__ADS_1


Gita tersenyum kikuk,"Ko Reni belum Dateng ya? soalnya di dalam perut udah pada demo buat di isi. Memang nya Lo ga laper apa Andi"?.kata Gita yang dapet pandangan dari Andi .


Andi terus memandang Gita yang sedang tersenyum malu,lalu Andi mencubit Hidung Gita." eLo.." dengan mengulang oanggilang Gita ke Andi. "mulai sekarang ganti ya sayang jangan panggil Lo atau gue lagi kalo lagi berdua, Panggil nya aku kamu".Sambil menoel hidung Gita.


"Hehehe....Iya Gita lupa".Kata Gita dengan nyengirnya.


Lalu Andi melihat Reni sudah datang dengan seorang pria, Reni sudah sampai di pintu masuk.Lalu Andi memberi tahu ke Gita ,kalau Reni sudah datang.


Andi pun melambaikan tangan ke Reni ,agar Reni melihat Gita dan Andi berada. Dan Reni melihat dan tersenyum,lalu menghampiri sahabat.


Andi pun pindah duduk jadi di sebelah Gita. Dan Gita pun tak masalah memang begitulah antara Andi dan Reni selalu berebutan duduk untuk cuma hanya ingin dekat dengan Gita..


"Hai Badrul hai Maimunah,sorry lama soalnya tadi habis ngitung barang lusa mau ngirim soalnya". Reni memberi tahu ke Andi dan Gita..


"Iya cuma ini yang di sebelah udah bete banget dari tadi Ren". Matanya Adi mengarah kan ke Gita.


"Sorry deh Gita,tapi lancar kan acara kalian itu". Alisnya Reni naik turun meledek Gita


"Alhamdulillah... Ren lancar,Ya Gita".Jawab Andi sambil memegang tangan Gita.


Gita hanya tersenyum mendengar ledekan temannya itu.


"Tuh kan pak , bagus nya bapak mau di ajak sama saya kesini. Kalau bapak sampai enggak mau,saya akan jadi obat nyamuk pak kalau sama dia berdua"kata Reni yang membuat semua jadi tertawa.


"Ya anggap aja ini tuh Double date Reni,Gue sama Gita Lo sama pak Lukman.Hihihi.....".Ledek Andi.


Mereka pun melanjutkan ngobrol nya sambil makan ,dan bagi Gita dan Andi itu malam spesial buat mereka berdua.


Reni pun ikut senang dengan sahabatnya itu akhirnya bisa terbuka sama perasaan nya kepada Gita. Apa lagi buat Gita yang trauma sama nama pacaran.


Flashback on


Saat Reni, Gita dan Andi masih satu sekolah, tubuh Gita itu sangat gemuk.Gita itu anak yang pintar,lucu ,dan Baik,selain itu Gita itu di sekolah suka sekali makan dan nyemil. Hingga kebaikan dan kepintaran nya hanya sering dimanfaatkan sama teman-teman nya,dengan embel-embel di kasih makanan banyak dan gratis. Gita menyangka temannya itu baik mau berteman dengan nya, padahal tidak,Gita hanya di manfaatkan oleh teman-temannya.


Dan hingga suatu ketika ada seorang murid laki-laki,yang kata nya jatuh cinta sama Gita. Tapi setelah sekian lama Gita mengetahui laki laki itu hanya memanfaatkan agar dia bisa nyontek dan dikerjakan tugas nya sama Gita. Ya Gita mau karena Gita sudah bucin tingkat dewa sama tuh cowok. Dan ternyata tuh cowok selingkuh dari Gita, dan menghina Gita "memang gue cowok bego yang mau sama cewek gendut kaya Lo,bikin gue malu tau ga.Cewe kaya Lo ga pentes dapet cowok yang ganteng keren kaya gue,Lo itu cuma gue manfaatin Karena Lo tuh punya otak pintar. Bagus loh pintar kalau Lo bodoh juga gue ga tau cowok macem apa yang bakalan dapetin cewek kaya lo". Itu lah kata kata cowok tersebut yang membuat Gita trauma sama namanya cowok apalagi sama namanya cinta,Gita sudah takut dan trauma.


Flashback of


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2