Cinta Anggita

Cinta Anggita
Pantai1


__ADS_3

Dan itu malah membuat Lukman terkekeh, ya Lukman tak terpancing marah nya Reni. Karena bagi Lukman itu amat manis." Ngapain aku harus cari orang nya segala, orang nya aja ada di depan aku ko". Kata Lukman dengan tersenyum, dan Lukman memiringkan kepalanya untuk melihat wajah Reni, yang ikut tersenyum walau sedikit tapi terukir senyuman di bibirnya.


"Nggak lucu tau nggak". Kata Reni dengan menunjukan wajah juteknya.


" Yang bilang lucu siapa sayang. Bukan lucu tapi manis saat liat kamu cemburu seperti itu, maaf ya Sayang". Kata Lukman yang menyentuh pipinya Reni.


Saat Reni ingin menjawab, Gita dan Andi pun datang, dan menghampiri Reni dan Lukman.


" Hai kalian mau kemana ayo duduk lagi." Kata Andi yang mengajak Reni duduk bersama Gita.


"Nggak deh, gue balik dulu ya mau mandi gerah". Jawab Reni di akhir kalimat nya mata Reni melotot kearah Lukman. Lukman hanya diam dan hanya bisa menatap wajah Reni .


Gita yang sedang minum pun berhenti saat mendengar Reni ingin balik ke penginapan, Dan bangun dari duduknya." Reni Lo mau balik ke penginapan, gue ikut ya, gue juga sama gerah Banget". Kata Gita,dan Reni hanya mengangguk kan kepalanya. Gita melihat wajah Reni yang berbeda, lalu melihat wajah Lukman yang hanya diam dan menatap Reni . Gita paham kalau ada masalah dengan Reni dan Lukman.


Gita pun menarik tangan Reni menjauh dari Lukman dan Andi." Reni, Lo kenapa? Ada masalah ya sama pak Lukman. Maaf bukannya gue ikut campur, lebih baik Lo selesaikan dulu masalah elo Ren. Jangan kaya gini, kita kesini mau liburan, buat HEPI HEPI bukan ngambek begini. Lo selesaikan dulu baik baik, Pasti dia bisa menjelaskan semuanya ke elo, dan elo jangan pakai emosi ya". Kata Gita yang menasehati temannya.


"Abis dia nyebelin Git, bikin gue kesel tau nggak". Kata Reni dengan nada ketus. Gita jadi tersenyum melihat Reni yang ngambek seperti itu.


" Ya udah nanti elo Cerita ke gue. Sekarang Lo selesaikan masalah loh. Gue mau balik mandi, nanti malam kita kesini lagi. Gue mau buat api unggun di sini, kangen rasanya, sambil main gitar". Kata Gita membuat wajah Reni berubah menjadi tersenyum.


"Iya Git, ya udah Lo balik aja duluan. Eeh.. Tapi serius kita bikin api unggun di sini". Tanya Reni memastikan rencana Gita.


"Iya yaudah gue balik dulu ya, Lo selesaiin dulu masalah Lo sama mas Lukman Lo." Kata Gita yang meledek Reni .Reni hanya cemberut mendengar Gita meledek dirinya.

__ADS_1


Gita pun langsung meninggalkan Reni, dan di susul Andi di belakang Gita. Mereka balik ke penginapan, dengan masuk kamar masing-masing.


Reni dan Lukman menyelesaikan masalahnya, dan berujung baikan, itu semua karena Reni yang salah faham dengan ucapan Lukman.


Ya karena Reni baru merasakan rasanya jatuh cinta yang sebenarnya, walaupun Reni pernah berpacaran saat SMA, namun itu hanya cinta sesaat saja bagi Reni.


Ya mungkin karena usia Reni dan Lukman terpaut cukup jauh, mungkin Lukman juga butuh kesabaran menyikapi sikapnya Reni yang sedikit labil. Maklum Reni dan Lukman terpaut delapan tahun.


Gita pun mandi, dan merapihkan penampilan nya. Saat sedang menyisir rambutnya, pintu kamar pun terbuka. Terlihat Reni masuk, dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


" Kaya nya udah baikan nih. Senyum senyum gitu pas masuk". Gita menggoda Reni.


Reni pun berjalan mendekat ke arah Gita, dengan senyuman nya,Reni memeluk Gita, " aaaahhh ... Gita gue seneng banget. Ternyata mas Lukman itu sweet banget, tau nggak dia dengan sabar ngejelasin ke gue, dan satu lagi dia berniat punya hubungan yang serius dengan gue Git, aaaahhhhh". Kata Reni dengan sangat senang, dan loncat loncat, Gita pun yang ikut senang pun juga ikutan loncat.


"Trimakasih beb, gue nggak nyangka mas Lukman maju lebih cepat gini. Ya apa mungkin karena usianya yang seharusnya sudah berkeluarga, jadi dia ingin punya hubungan yang serius".


"Ya mungkin, secara usianya itu kan terpaut delapan tahun kan sama elo. Pasti juga ortu nya ingin dia cepat nikah, lagian ya pak Lukman itu dewasa tau cocok sama elo. Bisa mengayomi elo yang manja ini dan suka emosian lagi". Kata Gita, dengan meledek Reni.


" Iya iya, gue suka manja, pemarah males masak, apa lagi hayoo". Kata Reni dengan kesal, serta bibirnya di majuin..


Gita hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya." Ya sudah mandi elo sana, bau keringat". Ledek Gita.


Reni hanya menyengir menunjukkan gigi gigi nya yang rapi." Siap bos saya akan mandi apa yang BOS perintahkan". Reni pun berlari ke dalam tandas, membersihkan diri nya.

__ADS_1


Gita menaikan kedua bahunya lalu kembali melanjutkan merapihkan rambutnya, dan makeup. Gita pun kembali mengambil alat gawai nya, melihat lihat foto kemarin. Gita melihat foto bosnya yang berekspresi datar, Gita tertawa cekikikan. " Dasar bos aneh, kalau di depan Jessy terlihat sosok ayah yang hangat. Tapi kalau di pabrik wajah nya berubah kaya beruang kutub". Kata Gita yang masih tersenyum melihat lihat hasil foto yang kemarin.


Tidak lama Reni pun keluar dari kamar tandas, Reni merapihkan penampilan dan menggunakan make-up yang tipis. Reni masih memasang wajah yang senyum senyum sendiri, di depan cermin.


Gita yang melihat Reni bertingkah aneh, Gita hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat Reni.


Kembali ke kamarnya dua laki laki di kamar sebelah." Mas, umur Lo berapa tahun si?" Tanya Andi yang tiba tiba bertanya usia ke Lukman.


Lukman yang baru keluar dari dalam tandas pun, melirik ke arah Andi yang sedang menyeruput kopi." Kenapa loe tanya gitu ke gue Ndi, wajah gue terlihat seperti anak ABG ya". Kata Lukman dengan percaya dirinya.


" Percaya diri loe berlebihan mas," jawab Andi dengan terkekeh.


"Terus kenapa Lo tanya umur gue? " Tanya Lukman yang ikut duduk di sofa di dekat Andi." Ada salah sama usia gue ya? Usia gue sama kalian beda delapan tahun."


" Ow,,, pantesan wajah loh kaya om om.Heheheh.... bercanda mas, loe serius kan mas sama Reni sahabat gue.


"Kenapa Lo bilang gitu ke gue, memang wajah gue ke Reni ada wajah bercanda nya, Ndi.?" Tanya Lukman dengan wajah serius nya.


" Nggak sih, gue cuma mau bilang mas ke elo. Jangan sakiti Reni ya,dia sahabat gue, walaupun dia kadang nyebelin, jutek galak, tapi di balik itu semua dia anak yang manja mas. Gayanya aja tomboi, tapi sebenarnya dia anak yang sensitif Banget. Tetapi dia anak yang baik, dan tidak tegaan seperti Gita, pokok nya dia itu mempunya sifat yang baik mas. Jangan bikin dia sedih ya mas, Lo itu laki laki yang bikin dia jatuh cinta mas".kata Andi yang menceritakan tentang Reni. Lukman hanya mendengarkan cerita Andi saja.


"Sepertinya Lo tau benget tentang Reni Ndi, Lo teman kecil nya Reni ya?".


"Elo jangan salah paham mas, gue sama Reni teman dari SMP, sedangkan sama Gita ,kita berteman sejak SMA. Dan gue juga nggak pernah ada rasa sama Reni, mungkin rasa kagum ada, karena Reni anak yang pintar, dan pemberani suka membantu orang yang tersakiti akibat bully . Karena berteman cukup lama Jadi kita kenal sifat sifat mereka semuanya mas, termasuk mereka kenal dengan sifat gue yang begini". Kata Andi yang menjelaskan.

__ADS_1


__ADS_2