Cinta Anggita

Cinta Anggita
Kesedihan Gita


__ADS_3

Lukman dan Reni duduk mengamati Andi yang nampak murung." Sekarang elo jelasin ke kita apa maksud perkataan Gita tadi, kalau elo udah bukan miliknya lagi." Reni nampak geram dengan Andi yang hanya diam." Ndi kenapa diam jawab pertanyaan gue, Apa benar sekarang elo udah nikah Ndi? Jawab Ndi jawab.?"


Lukman berusaha menenangkan Reni, karena Reni sudah mulai emosi. Dengan tangannya sudah terkepal menahan emosinya ." Sayang sabar, tahan amarah kamu. Ini di tempat umum sayang , tahan ya. Pacar aku harus bisa lebih sabar, Ga boleh emosian nanti cantiknya pudar, aku nggak mau loh ." Lukman menahan senyum nya, karena dia tau kalau Reni paling risih kalau di gombal, pasti dia akan tersenyum menahan geli nya.


Rasanya mendengar ucapan Lukman, Reni merasa tergelitik. Di saat seperti itu dia masih saja sempat sempat nya bercanda dan menggombal dirinya. Reni hanya melirik dengan tatapan tajam ke arah Lukman.


"Ndi loe ceritakan ke Reni mendingan,apa yang elo cerita ke Gita tadi, sampai dia nangis kaya tadi.?" Lukman pun juga bertanya, karena sebenarnya dirinya juga penasaran. Apa benar Andi sudah menikah apa ya g Gita ucapkan.


Haah....Andi pun akhirnya membuka suaranya. Dan Andi juga menceritakan semuanya dari awal dia keluar kota, sampai dia kecelakaan. Dan menikahi anak korban, karena pesan terakhir si korban yang bernama pak Zulfikar. Andi menceritakan semuanya tanpa ada yang di tutupi.


"Iya Ren, gue menikah udah hampir dua Minggu lebih. Tapi gue belum menyentuh istri gue sama sekali. Gue hampir gila Ren, tapi gue juga nggak bisa nyakitin istri gue. Karena dia sebatang kara di sini, dia mempunyai satu satunya paman tapi tidak di sini, dia berada di Bali ikut istrinya."


"Apa elo cerita ke istri elo, tentang hubungan elo dan Gita.?"


Andi mengangguk." Dia tau, Kata nya dia akan sabar menunggu keputusan gue. Karena dia juga sadar nggak ada yang bisa di salah kan di sini, dia bilang ini udah takdir Allah. Dan itu semakin membuat gue ngerasa bersalah, dan gue juga ngerasa bersalah sama Gita." Andi menarik rambut nya sendiri." Gue harus gimana Reni, please bantuin gue buat jelasin ke Gita".


"Bukannya elo udah jelasin ke dia Ndi, Gita hanya butuh waktu aja untuk memahami keadaan nya sekarang. Gue yakin Gita akan ngerti, tinggal elo aja yang harus berubah perasaan elo Ndi. Inget Ndi sekarang elo udah punya istri, elo hargain perasaan istri loh. Dari cerita elo, sepertinya istri loh orang nya sabar ya? "


"Sepertinya, karena almarhum ayahnya sangat khawatir sama dia. Tapi dari caranya dia bicara sama gue,dia orang yang sabar."


"Yasudah Ndi, nasi sudah menjadi bubur. Sekarang kamu jalani peran sebagai suami, kamu harus bisa menjaga perasaan istri kamu. Benar yang di katakan oleh Reni, Gita hanya butuh waktu untuk menenangkan dan menerima kenyataan kalau kamu sudah menikah.." Akhirnya Lukman pun membuka suaranya untuk menenangkan Andi.

__ADS_1


"Iya mas, semua hanya butuh waktu untuk melupakan. Tapi hati gue nya yang belum bisa menerima kenyataan nya mas, kalau memang hanya Gita yang ada di hati gue. Cukup lama gue pendam perasaan gue ini ke dia mas, gue memberanikan diri buat gue ungkapin isi hati gue. Setelah perasaan gue di terima oleh dia, Bahkan sekarang dia buka hati nya untuk gue, malah gue yang nyakitin dia. " Andi menutup wajahnya dengan kedua tangannya,dan bergumam." Maaf Git, maafin aku Git".


Reni yang melihat sahabatnya sejak dari SMP, sampai sekarang. Sedang merasakan frustasi akan perasaan nya. Reni ikut merasakan sedih, karena Andi dan Gita itu sahabatnya. Reni tidak bisa berpihak hanya satu orang saja, keran Reni berada di tengah-tengah sahabat nya.


Mungkin ini resiko dari menjalin hubungan di tengah tengah kata arti persahabatan. Jika di dalam hubungan itu terjadi masalah, bahkan nantinya bisa membuat hubungan itu hancur. Kita harus pandai untuk bisa menyelesaikan permasalahannya itu kembali, agar tidak ada kata hancurnya kata persahabatan.


Dan tidak banyak pula yang mau menjalin hubungan asmaranya di atas kata persahabatan, karena jika masalah di dalam hubungan itu terjadi maka kata persahabatan itu yang akan terancam bahkan bisa hancur nantinya.


Lukman pun merasa miris melihat rasa frustasinya Andi akan permasalahan hubungan nya dengan Gita.


Ya di dalam kamus Lukman, tidak ada kata wanita dan pria itu bersahabat. Pasti masing-masing akan timbul mempunyai perasaan yang sama.


" Begini nih yang gue takutin menjalin hubungan sama sahabat pasti ribet nantinya." Gumam Lukman dalam hati nya.


Back to Gita.


Kita mobil yang Gilang kendarai berhenti di suatu tempat. Ya Gilang mengajak Gita ke suatu tempat, yang cukup tenang. Mereka pun keluar dari dalam mobil,Gilang mengandeng tangan Gita. Dan membawa Gita ke sebuah bukit yang cukup tinggi.


Gita melihat sekeliling nya cukup sepi,dan Gita tidak merasakan takut atau gimana karena bos nya membawa ketempat seperti itu. Gita melihat dari atas bukit, banyak cahaya lampu yang menyinari kegelapan malam.


Gilang yang berdiri di samping Gita,melihat wajah Gita tanpa ekspresi.

__ADS_1


" Saya tidak tau apa yang kamu rasakan sekarang Git, tapi saya tau pasti kamu sedang ada masalah saat ini. Mangkanya saya mengajak kamu ketempat ini untuk menenangkan diri kamu, tidak mungkin kamu pulang dengan kondisi yang memprihatinkan yang bisa membuat orang tua kamu khawatir nantinya. Untuk sekarang kamu teriak sekencang kencangnya,agar kamu merasakan lega. Kamu luapkan emosi kamu, anggap saya tidak ada di sini. Kalau perlu saya akan tunggu kamu di dalam mobil,agar kamu puas mengeluarkan uneg-uneg kamu Git." Lalu Gilang berbalik arah dan akan meninggalkan Gita.


Namun baru dua langkah, Gita memegang tangan Gilang, dan Gilang pun menoleh ke arah Gita." Jangan pergi Pak Gilang, tetap di sini temani Gita di sini ." Gilang pun mengangguk,Gilang melihat Gita kembali menangis. Dengan menutup wajahnya dan sesenggukan. Dan Gilang masih berdiri di samping Gita.


Lalu Gita pun menghapus air matanya, dan berteriak." Aaaaaaaaaaaaa.......Aaaaaaaaaaaa.....


Aaaannndiiiii... Kaaamuuu jaaaahaaat..kaaamuuu yaaang memberiiiikaaaan haaarappan iiiituuu... Kaaaamuuuu juuugaaaa yaaaang haaaancuuurkaaaaan ". Gita berteriak dengan tangan yang terkepal,Gilang hanya diam mendengarkan sakit hatinya yang sekarang Gita rasakan.


Hiks... hiks... Hiks...Lalu Gita pun menangis sesenggukan. Mengingat akan baik dan perhatian nya Andi,Andi Sosok yang perhatian, selalu ada untuk dia. Selama akrab dengannya,Gita dan Reni selalu bersama sama dengan Andi. Sosok sahabat laki laki yang selalu melindungi nya ,di mana dirinya selalu jadi bahan bully di sekolah. Andi dan Reni lah yang selalu membantunya .


Gilang merasa tak tega melihat Gita yang seperti itu. Gilang pun menyentuh pundak Gita, dan Gita menoleh ke arah bos nya.


Gilang pun membawa Gita kedalam pelukannya,dan entah kenapa Gita pun tak menolak saat Gilang menarik dirinya .


Gita pun menangis dalam pelukan Gilang, dan Gita pun merasakan ketenangan saat berada di pelukan Gilang. Entahlah Gita sepertinya membuang rasa malunya saat di peluk oleh bosnya itu. Mungkin bagi Gita, bosnya itu mempunyai sikap hangat karena memiliki seorang anak. Yang memang mempunya sisi hangat pada dirinya.


Bersambung


...**Hai hai hai... Maaf ya Kemarin aku libur. Sekarang aku membuat tiga episode cerita yang sedih sedihnya. Mungkin insyaallah besok aku bisa membuat tiga episode....


Ow iya trimakasih yang sudah mau membaca ceritaku, aku senang kalau ada yang menanti ceritaku.

__ADS_1


...Dan tak pernah bosen juga author meminta dari kalian, jangan lupa tinggalkan jejak kalian. Jangan lupa like,dan komentarnya dong, agar author nggak galau terus.hihihi....😄😄**...


__ADS_2