Cinta Anggita

Cinta Anggita
Jemput Jessy 2


__ADS_3

Lalu di dalam kamarnya Gita, bu Siti pun membangun kan Gita. " Gita, Gita". Panggil Bu Siti dengan menepuk nepuk pipi Gita .


"Heemmm.... Apa si Bu Gita baru tidur". Jawab Gita dengan mata terpejam nya.


"Iya ibu tau, tapi di luar ada tamu, ada bos kamu, papahnya Jessy udah di luar buat jemput Jessy". Ucap Bu Siti yang langsung membuat mata Gita terbuka dengan sempurna.


"Apa ... Pak bos sudah di luar,, astaga kenapa aku lupa kalau Jessy tidur di sini. Ya ampun gue lagi acak acakan lagi.. Iiissshhh.... Kenapa gue sampai lupa bos mau kesini." Gita bicara dalam hati. Dengan ekspresi bengong.


"Gita ... Iiiiihh.... Kenapa bengong si.. ayo bos kamu di luar Kasian...." Bu Siti mengagetkan Gita dalam lamunannya.


" Aaahhh iya ... Sebentar lagi aku keluar bu hihihi....." Jawab Gita dengan cengengesan.


"Udah cepetan cengengesan aja lagi di bilangin nya kamu tuh. Ibu keluar dulu buatin minum bos kamu." Omel Bu Siti .


"Iya ibu ku sayang. Muuuaaacchh...." Gita mencium ibunya.


Dan membuat Ibu nya Gita keluar dari kamarnya.


Saat ibu Siti di depan kamar Gita. Bu Siti pun berhenti." Dasar anak itu kelakuan " dengan menggelengkan kepalanya.


"Pak Gilang mau minum apa biar saya buatkan." Tanya Bu Siti.


"Tidak usah repot-repot Bu, tadi saya habis minum kopi pas mau kesini. Kalau kebanyakan minum kopi,nanti saya takut susah tidur." Jawab Gilang menolak dengan sopa.


Gita yang berada di dalam kamarnya, mengikat rambut nya dengan gaya Cepol.


Dan merapihkan bajunya takut berantakan. Lalu Gita pun keluar menemui Gilang." Maaf pak Gilang Jessy nya tertidur sangat pulas. Saya tidak tega membangunkannya. Mendingan bapak langsung gendong Jessy nya saja, dia berada di kamar saya ". Ucap Gita membuat Gilang merasa sedikit terkejut.


"Apa, saya masuk kedalam kamarnya, cewek ini waras nggak si. Dia itu gadis masa nyuruh cowok masuk ke kamarnya." Ucap Gilang dalam hati.


"Tidak apa-apa pak Gilang nanti kalau Saya yang gendong takut Jessy nya nangis. Mendingan bapak yang masuk, nggak apa-apa ko pak." Kata Gita dan di angguki oleh orang tuanya.


" Baik lah saya masuk ya, buat ambil Jessy. Mohon maaf jika saya sudah lancang masuk ke kamar kamu Git." Jawab Gilang merasa tak enak.


"Iya pak, ayo pak tuh Jessy nya tidur pulas di kasur saya." Gita pun menunjukkan di mana Jessy tertidur.


Gilang pun dapat melihat kamar Gita yang rapih penuh dengan foto nya. Bersama Reni dan Andi .


Kamar yang bernuansa putih. Terdapat sebuah gitar di pojok ruangan.

__ADS_1


Kasur yang berada dibawah, tanpa ada tempat tidur. Membuat kesan kesederhanaan.


Gilang berlutut mendekati sang anak yang sedang tertidur.. "Jessy sayang pulang yuk.. Sayang bangun ini papah jemput kamu loh. Kita nginep di rumah Oma yuk...". Ucap Gilang yang membangunkan Jessy.


Gita yang melihat kalau bos nya itu. Yang bagi Gita itu terlihat galak,tegas, berwajah dingin. Tapi jika sama anaknya bisa menjadi sosok yang lembut. Dan Gita yang melihatnya pun tersenyum.


"Coba pak biar saya yang bangun kan Jessy nya." Gita pun mendekat ke arah Jessy. Lalu duduk di dekat Jessy Gilang pun sedikit menggeser duduknya.


"Jessy bangun yuk,, papah kamu sudah datang. Jessy cantik bangun nanti papah kamu pulang lagi loh." Mata Jessy terbuka sedikit sedikit, saat matanya sudah terbuka Jessy melihat papahnya dan Gita duduk di dekat Jessy . Jessy pun tersenyum.


"Ya Allah Jessy ingin seperti ini. Punya yang slalu tersenyum dengan papah jika bersama Jessy. Tapi Mamah yang baik hati dan sayang sama Jessy ya Allah. Amiin...." Doa Jessy dalam hati.


"Papah sudah datang, maaf ya ka Gita Jessy ketiduran di kamar KA Gita." Jessy pun duduk .


"Ya sudah yuk kita pulang sudah malam Oma dan Opa nyariin kamu terus. Sekarang kamu pamitan sama KA Gita dan orang tuanya KA Gita oke." Pinta Gilang yang yang mengusap kepala sang anak.


"Ka Gita trimakasih ya Jessy sudah boleh main di sini Jessy senang banget..Ow iya Jessy pamit pulang ya. Nanti Jessy main lagi boleh kan ka?" Tanya Jessy ke Gita .


Lalu Gita tersenyum," boleh dong sayang Kaka senang kalau Jessy main di sini. Pak Gilang boleh ya kalau Jessy main di sini lagi ". Tanya Gita yang melihat ke arah Gilang dengan tersenyum.


"Boleh Gita". Gilang membalas senyuman nya Gita.


Karena dapat senyuman dari Gilang, langsung saja Gita menoleh ke arah lain. Dan Gilang dapat melihat kalau Gita jadi salah tingkah di Lihat oleh dirinya. Tentu Gilang pun jadi tersenyum.


Lalu mereka bertiga pun keluar dari dalam kamarnya Gita. Dan ke ruang tamu, di sana terlihat ada kedua orangtuanya Gita sedang menonton Tv.


"Ibu ,ayah. Jessy pamit pulang ya. Nanti Jessy boleh kan main lagi ke sini?" Tanya Jessy dengan mata berbinar.


Kedua orang tua nya Gita pun melihat ke arah Gilang, dan dapat jawaban anggukan dari Gilang ."Ow... Boleh dong Jessy sayang Jessy boleh main. Tapi kalau papah membolehkan Jessy main.


"Iya ibu, nanti Jessy main nya kalau sama papah di izinkan." Jawab Jessy dan membuat orang tua nya Gita merasa gemas.


"Kalau begitu saya pamit ya pak, Bu,Gita. Sudah malam juga kasian Jessy besok harus sekolah." Ucap Gilang yang tangan bersalaman dengan kedua orang tuanya Gita dan termasuk Gita.


Gilang dan Jessica di antar sampai teras rumah.


"Jangan kapok ya pak Gilang buat main kesini lagi," Ledek Bu Siti.


"Tidak ko Bu. Anak saya betah malah main kesini. Kalau begitu kami permisi. Assalamualaikum...." Dengan tersenyum

__ADS_1


"Waalaikumsallam salam". Jawab nya .


Jessy pun masuk ke dalam mobil. Dan melambaikan tangannya tanda pamitan.


Begitu Gilang yang sudah masuk ke dalam mobil lalu membunyikan klakson mobil nya. Dan mobil pun melaju meninggalkan rumah Gita. Setelah mobil itu tak terlihat. Gita dan keluarganya pun baru masuk.


Saat gita masuk ke dalam kamarnya, Gita mencari benda kesayangan nya yang berbentuk pipih. Di lihatnya terdapat banyak pesan dari Andi. Lalu Gita membalas.


✉️" Maaf aku ketiduran , maaf ya Andi .


Lalu Gita dapat panggilan telpon dari Andi.


"Ya ampun dia langsung nelpon, dasar Badrun." Ucap Gita dengan tersenyum.


Gita angkat panggilan tersebut.


📞"Hallo. Assalamualaikum Ndi.


📞"Waalaikumsallam ,pacar aku lagi apa baru bangun ya.


Gita yang mendengar Andi menyebutkan nama pacar rasanya aneh, tapi Gita hanya tersenyum .


📞" Iya aku baru bangun ke tiduran. Kamu sendiri lagi apa?'' Tanya Gita lalu Gita merebahkan dirinya di kasur.


📞"Aku lagi mikirin kamu aku kangen sama kamu Git. Kamu nggak kangen apa sama aku Git. Aaahh aku yakin kamu nggak kangen setiap hari kamu nggak kangen waktu aku jadi sahabat kamu ."pancing Andi yang di sana.


📞"Apaan si kamu. Siapa yang bilang kalau pas kamu jadi sahabat aku, aku nggak kangen kamu. Uuupss...." Sambil menutup mulutnya.


📞" Jadi ku kangen sama aku waktu aku jadi sahabat kamu ". Ledek Andi di sana.


📞" Iya cuma Reni bisa mengalihkan itu.. Kemarin kamu boleh ya jarang datang tapi kalau sekarang jangan ya ." Kata Gita .


📞"Iya sayang,kalau aku jarang datang apa kamu kangen sama aku Git" . Yang di sana tentu sangat senang.


📞"Enggak tuh.aku kangen traktiran kamu hihihi...." Gita cekikikan.


📞"Iiih..... Jahat banget sama pacarnya jawab gitu ". Kata Andi dengan suara kesal,tapi ada senyuman di bibirnya..


📞"Cie kesel, marah. Iya dong aku kangen sama kamu,masa baru pacaran udah LDR an. Bete tau nggak". Jawab Gita yang membuat Andi tersenyum lebar.

__ADS_1


📞"Iya sayang nanti kita ketemu . Seperti biasa Jumat sore aku kesana. Kan biasanya Sabtu aku ketemu kalian. Sekarang Jumat. Bagaimana senang nggak ". Tanya Andi dan membuat Gita merasa senang.


Dan mereka pun saling mengobrol lewat panggilan telpon. Sampai kuping mereka panas mungkin author nggak tau.hihihi....


__ADS_2