
"kenapa mesti buka di rumah si Andi".Gita penasaran sama isi kotak tersebut.
"Iiihh....Bawel banget di bilang entar ya entar masa di kasih kado mau buka di depan orang nya,kan ga enak kalo kamu suka kalo engga Giman"?.Kata Andi sambil pencet hidung Gita.
"Andi kenapa mesti di pencet si hidung gue, yaudah terus gimana nih,kita nungguin Reni di sini atau kita jalan duluan aja.Soal nya tadi dia bilang , kalau mau jalan duluan engga apa-apa nanti dia bakal nyusul kita gitu kata Reni ".kata Gita menjelaskan.
Andi sambil tersenyum melihat ke arah Gita."Kita jalan duluan aja yuk,,,sambil kita cari tempat bagaimana".kata Andi karena kesempatan untuk bisa naik motor dengan Gita.
Karena kalau Reni sudah Dateng pasti Gita harus naik motor sama Reni.dan kesempatan Andi untuk Deket sama Gita sudah pasti gagal..
"Yaudah Reni gue kabarin dulu ya biar dia enggak marah".Gita menelpon Reni.
Tut..Tut...Tuuuut..
Reni,📞
"Hallo Maimunah kenapa?"
Gita📞
"Zubaidah gue jalan duluan ya sama Andi ,nungguin Lo kelamaan kata Andi ".Sambil melirik Andi .
Yang di lirik hanya senyum senyum geleng-geleng kepala."pasti dia kesel".kata Andi dalam hati
Reni📞
"Mana Andi nya Maimunah?gue mau ngomong sama dia".
Lalu Gita memberi kan handphone nya ke Andi."Reni mau ngomong sama Lo".kata Gita.
Andi📞
"Ya ada apaan ,?
Reni📞
"Hei ..Badrool Lo mau jalan duluan,seneng Lo ya bisa Deket sama Gita,kalo Lo suka Lo ngomong aja kenapa Lo harus rahasia in segala,mau Lo Gita di embat orang".
__ADS_1
Andi📞
"Ya enggak lah mangkanya gue jalan duluan ya,gue mau bilang sama dia".dia akhir kalimat Andi bicara sangat pelan,takut Gita dengar..
Reni📞
"Iya lo jalan aja duluan,semoga sukses niat lo.Good luck
Andi 📞
"Thank ya Ren,gue jalan dulu an.
Telpon pun di tutup,dan handphone pun di kembali ke Gita.
"Yuk kita jalan sekarang Git".Andi sambil tersenyum ke Gita
Gita pun membalas"yuk,nanti Reni nyusul kan".Gita pun menaiki motor.
Ya karena memang Andi tidak membawa mobilnya.
Andi sudah naik di atas motornya lalu Andi tidak lupa memakai helm.Lalu Andi memberikan helm kepada Gita. Saat Gita ingin meraih helm itu,Andi mengambilnya .Lalu di pasang kan di kepala Gita..
"Andi kenapa ko dari tadi senyum senyum sendiri ngeliatin gita,memang ada yang aneh ya sama Gita"gita melihat penampilan nya sendiri.
"Enggak ko Lo udah cantik malahan,yuk".Andi menyentuh pipi Gita yang chubby dengan tersenyum.
"Ko Andi tumben lagi sweet banget si ke gue kenapa ya"?.Gita bicara dalam hati
Lalu Gita naik ke atas motor andi. Lalu Gita bingung karena motor nya sedikit nungguin, kalau enggak pegangan Gita takut jatuh,tapi jika pegangan takut Andi risih.
"Andi naik motornya jangan ngebut ya gue takut".Gita sudah berada di atas motor Andi.
Andi dapat melihat wajah bingung gita,dari kaca spionnya,dan Andi hanya tersenyum.
"Gue nggak akan ngebut ko kalau Lo pegangan ke gue,dan sebalik nya jika Lo enggak pegangan, gue bakal ngebut naik motornya.Lalu Andi memegang dua tangan Gita dan di pindahkan ke perut Andi,dan kalau di lihat Gita itu seperti sedang memeluk Andi dari belakang .
Beeeuuhh... Andi modus bener jadi cowok.Menang banyak donk.wkwkwkw.....
__ADS_1
"Jangan pindah posisi tangan Lo Git.Gue mau tetap begini sampai kita sampai Ok".Kata Andi dengan masih mode senyum nya..
Gita pun hanya mengangguk,Gita sebenarnya takut jika naik kuda terbang sama Andi,karena Andi suka ngebut kalau lagi bawa kuda terbangnya.
"Itu mah modus nya Andi aja gita.hati hati loh.Hihihi....
entah kenapa Andi bisa suka dengan Gita.Hanya Andi saja yang tau kenapa dia bisa jatuh cinta sama Gita , temannya sejak waktu di sekolah.
Balik ke tempat lain .Sejak dari tadi ada seorang laki laki yang sedang mengawasi gerak-gerik seorang gadis dari layar komputer..orang itu tak lain adalah pak Gilang .Bos itu slalu memperhatikan Gita dari baru absen sampai keluar dan sampai sedang berduaan dengan Andi. Gilang terus memperhatikan layar tipis itu dari hadapannya dengan sangat serius.
"Siapa pria itu apa dia pacar nya,tapi semenjak saya di sini baru pertama ini dia di jemput oleh laki-laki. Biasanya kan selalu bersama Reni. Aaah... Sudah lah apa urusan ku dengan gadis itu kenapa aku jadi mikirin dia,Gadis itu jauh dari kriteria ku.aaahh...pusing setiap kali aku menemukan kriteria ku,selalu tak pernah cocok oleh anak ku".Kata Gilang sambil memijat dahi nya yang terasa pening..
Ya begitu lah pak bos yang satu itu.walaupun pun tampang nya yang garang,tapi akan mengalah jika dengan anak semata wayangnya itu..Dan setiap kali Gilang membawa seorang gadis untuk di perkenalkan oleh keluarga dan anak nya. Untuk di jadikan istri oleh Gilang,anak nya yang menolak lebih dulu untuk tidak menikahi gadis itu.
Dan sudah berapa gadis yang di kenalkan tetapi anak nya itu selalu menolak, jika Gilang keras kepala dan kekeh untuk tetap menikah dengan gadis itu.Justru ancaman untuk Gilang karena anaknya akan jatuh sakit,dan lagi lagi Gilang pun frustasi akan masalah dengan seorang gadis.Dan sampai saat ini Gilang tidak memikirkan kriteria pilihan gadis nya itu.jika anak nya setuju Gilang akan mengikuti nya asal anak semata wayangnya itu sehat. Sedangkan orang tua nya slalu menuntut untuk Gilang menikah.
Terkadang isi kepala Gilang itu ingin pecah jika memikirkan itu semua,,masalah perusahaan yang di bandung yang ia tinggal kan.dan di pegang oleh asisten pribadinya. Dan Gilang harus mengikuti apa yang di minta oleh orang tua nya,untuk membantu usaha dari orang tuanya..sedangkan adiknya satu satunya Gilang.Ia masih belajar di universitas XXX yang di luar negri.
Terkadang Gilang harus mengecek perusahaan nya yang di Bandung,walaupun itu seminggu sekali, atau dua Minggu sekali.Ya begitu lah pak bos satu ini, walaupun wajah nya seperti beruang kutub.Tapi untuk keluarga nya dia akan menjadi teddy bear.yang akan membuat keluarga nya slalu tersenyum..
Setelah menempuh perjalan kurang lebih tiga puluh menit di perjalanan menuju Mall XX yang tempat biasa mereka kumpul.kini Andi dan Gita sudah sampai di tempat yang mereka sudah janjian.
Andi slalu menggandeng tangan gita,rasanya tangan Gita sudah kebas di pegang terus oleh Andi.andi mengajak Gita jalan jalan dulu,karena Reni memberi kabar kalau dia akan datang terlambat karena sedang menghitung barang untuk pengiriman barang.Andi membawa Gita ke lantai atas melalui lift.karena terdengar suara adzan Maghrib, mereka pun pergi ke musholah yang berada di Mall tersebut,untuk melakukan shalat magrib.
Sesudah Andi dan Gita selesai shalat.Andi mengajak Gita lantai atas,
Di mana tempat itu ada cafe rooftop.Andi sudah memberi tahu Reni kalau mereka sudah sampai di cafe rooftop di salah satu di Mall XX.Di mana tempat itu mereka sudah janjian,dan akan berkumpul di sana.
waktu sudah menunjukan jam sudah jam enam sore,tapi masih belum ada tanda-tanda Reni datang.
"Andi ko Reni belum datang si,kemana si dia lama banget.Sudah lewat Maghrib loh belum datang".Kata Gita dengan wajah bete nya.
"Iya iya aku telpon Reni ya jangan bete lagi donk kamu nya".Kata Andi dengan menyentuh pipinya Gita.
"Kenapa Andi dari tadi sweet banget si sama gue,biasa nya dia slalu nyeletuk ke gue. Hari ini dia lagi beda banget si , ganteng ,terus manis,tambah lagi dari tadi sweet banget..Tapi gue penasaran banget sama sikap dia hari ini, dari pesan dia, dari cara ngomongnya ke gue,bikin penasaran gue aja si Lo Andi .Aaahhh....Ko jantung gue berdebar gini ya,,ya ampun kenapa si ini gue.Gue nggak boleh baper dong sama sikap Andi yang seperti ini".si hati Nia seolah olah bicara.
Andi dengan posisi duduk sambil menelpon Reni,dengan senyum senyum sendiri. Ntah lah apa yang di bicarakan Reni dan Andi,hanya Andi yang tahu.
__ADS_1
bersambung......